
Kanza kembali menatap Leon yang masih terbaring lemah diatas ranjangnya
Apakah aku harus memberi mu kesempatan??Tapi aku tidak tahu,jika keputusan ku bisa membuat mu berubah..Batin Kanza merasa prihatin dengan keadaan Leon
Beberapa jam kemudian,Leon mulai sadar.Perlahan membuka matanya dan membangunkan dirinya
Sesaat ia menoleh kearah Kanza,yang ternyata sedang tertidur disisi ranjang Leon
Dan Kanza pun terbangun menoleh kearah Leon
"Tuan sudah bangun..Bagaimana dengan keadaanmu tuan??Apakah masih sakit??"Tanya Kanza sedikit mencemaskan keadaan Leon
Leon hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya
"Tidak..Aku sudah lebih baik.."Jawab Leon dengan nada sendu
"Oh..Syukur lah..Mulai sekarang kau jangan melakukan sesuatu sendirian..Kau harus panggil aku..Sampai kaki mu sembuh tuan..Oke.."Ujar Kanza
"Maksudmu,kau ingin mengurusi ku??"Tanya Leon
"Iya..Mulai sekarang aku akan merawat dan mengurusi mu..Jadi jangan menyusahkan dirimu lagi sendirian.."Jawab Kanza
"Kenapa kau melakukan ini??Apa karna kau merasa kasihan padaku??"Tanya Leon
Sesaat Kanza terdiam menunduk
__ADS_1
"Jangan lakukan jika kau merasa kasihan padaku..Aku juga tidak mau lagi menyiksa batin mu selama kau tinggal bersamaku..Aku akan melepasmu..Walau dihatiku sebenarnya tidak ingin melepasmu..Tapi aku sadar,ini semua karna ku..Jadi kau cukup hari ini saja mengurusi ku..Aku tidak akan menahanmu."Ujar Leon panjang lebar yang kembali mengingatkan Kanza
Kanza pun masih terdiam
"Pulang lah..Aku berubah pikiran,biar saja aku sendiri disini..Dan aku akan segera menandatangani surat perpisahan kita."Ucap Leon lagi
Kanza pun menatap Leon dengan serius
Kanza langsung bangkit dan keluar dari kamar Leon
Dan beberapa saat ia kembali lagi menghampiri Leon sembari membawa surat perpisahannya.Kanza juga menatap tajam kearah Leon
Sementara Leon justru menatap bingung saat Kanza memegangi surat perpisahan mereka
"Itu alasannya kenapa kau masih membutuhkan ku tuan..Karna kau lelaki yang tidak punya pendirian..Kau terlalu labil,mengambil keputusan seenak mu sendiri..Merasa hidupmu terlalu miris.."Ujar Kanza dengan kata kata menyindir
Dan tanpa diduga,Kanza langsung merobek surat perpisahan nya didepan mata Leon.Seketika membuat Leon terkejut dengan tindakan Kanza
"Apa yang kau lakukan??Kenapa merobek surat itu??"Tanya Leon terheran
"Surat ini sudah tidak ada guna nya lagi untuk kita."Jawab Kanza
"Maksudmu??"Tanya Leon bingung
"Kau bisa merubah keputusanmu seenak mu,kenapa aku tidak bisa??Karna aku juga memutuskan untuk membatalkan berpisah denganmu.."Jawab Kanza dengan tegas
__ADS_1
"Hah??Apa??Apa kau sedang bercanda??"Tanya Leon lagi semakin bingung
"Sudah lah..Aku hanya menegaskan padamu,bahwa kita masih sah suami istri..Dan kau tidak bisa memutuskan untuk berpisah dengan ku.."Jawab Kanza lagi dengan tegas
"Tapi surat itu sudah ku tanda tangani.."Ujar Leon
"Ya..Memang ..Tapi surat itu tidak asli."
"Apa??Bagaimana bisa??"
"Bisa saja.."
"Jangan katakan kalau ini semua rencana kakek ku.."Ujar Leon menebak
Sesaat Kanza pun tersenyum.Bukan menjawab,Kanza justru mendekati Leon dan merangkul kan kedua tangannya dileher Leon.Memberikan sebuah pelukan yang tak pernah Leon bayangkan sebelumnya
Leon masih tak percaya dengan apa yang dilakukan Kanza padanya.Seolah ia merasa syok dan hanya diam.Merasakan pelukan yang nyaman dari Kanza.Wanita yang sempat ia benci
...****************...
Maaf readers..Author lama up
Othor berpindah lapak,karna semakin hari up di NT/Mt semakin buat othor miris..
Mental othor langsung down,saat view semakin turun.Jadi othor mencoba mencari yang lebih baik..
__ADS_1
Dan othor akan usaha kan buat tamatin cerita ini..Makasih yg msh tanyain kapan up cerita ini..😊😊😊