
"Ini semua karna gadis jelek itu..Akan ku pastikan dia akan menyesal,karna sudah masuk dalam kehidupan si pak tua itu.."Sahut Leon dengan tatapan dingin
"Jangan begitu,Gadis itu juga tidak tahu apa apa .. Dan kurasa dia juga tidak menginginkan pernikahan ini terjadi..Apa lagi menikah dengan buaya kelas kakap..Dia pasti berpikir sama saja seperti bunuh diri."Jawab Gerry dengan tenang dan santai nya
Leon lagi lagi melirik tajam kearah Gerry
"Hei..Kau sebenarnya niat memberiku dukungan apa menyindirku??"Sentak Leon dengan nada tinggi
"Hehehe..Kalem..Kalem..Canda bos..Jadi orang sentimen amat.."Sahut Gerry langsung menenangkan Leon
"Sepertinya suatu kesalahan aku berteman denganmu..Sialan.."Cetus Leon kesal
"Jangan begitu lah..Canda doank bos..Hehehe..Sudah lah..Jangan cemberut mulu..Nikmati saja apa yang kau jalani nantinya..Jangan dipikirkan..Yang terpenting kau jangan menindas gadis itu..Biar bagaimana pun sebentar lagi gadis itu akan jadi bini mu..Kau harus menerimanya,suka tidak suka..Mau tidak mau..Oke.."Ujar Gerry
Leon hanya mendengus kesal tanpa menjawab perkataan Gerry
💮💮💮💮
__ADS_1
Acara pernikahan yang dinantikan pun akhirnya tiba.Dan kedua pengantin yaitu Leon dan Kanza pun memasuki altar pernikahan.Semua tamu undangan yang pun memberi tepuk tangan yang cukup meriah.Walau pun acara diadakan secara tertutup,namun semua tamu yang menghadiri cukup meriah dan ikut merasa bahagia dengan pernikahan mereka
Dan justru tak ada satu pun dari pihak keluarga kakek Antonio yang memandang aneh pada Kanza yang terlihat cantik dan anggun karna sudah dirias
...****************...
Selesai acara,Sebelum mereka ajan berpisah sang kakek pun menghampiri Leon dan Kanza
Sementara keluarga Kanza sudah lebih pulang kerumahnya
"Apa cuma itu yang ingin kau katakan pada pernikahan kami??Mau ku apakan dia,itu terserah ku kek..Kau tidak bisa lagi ikut campur dalam pernikahan kami..Ayo.."Jawab Leon dengan tegas dan menarik paksa tangan Kanza untuk meninggalkan sang kakek begitu saja
Sang kakek pun tak bisa berbuat apa apa.Hanya bisa menahan dirinya dan berharap jika Leon tidak benar benar menyakiti perasaan Kanza
"Aku ingin kau terus awasi mereka..Jangan sampai Leon melakukan hal yang bisa menyakiti perasaan Kanza..Karna bagaimana pun aku ingin Kanza hidup bahagia.."Ujar kakek Antonio memberi perintah pada pak Robby
"Baik tuan besar."Jawab pak Robby mengangguk
__ADS_1
...****************...
Gerry pun mengantarkan Leon dan Kanza,ke kediaman Leon disebuah apartemen mewah
Diperjalanan lagi lagi tak ada obrolan sama sekali diantara Leon dan Kanza.Kanza lebih memilih mengistirahatkan tubuhnya sambil memejamkan matanya sejenak karna terlalu lelah
Gerry yang melihat Kanza tertidur tepat dikursi sebelahnya,hanya bisa menggelengkan kepalanya
"Sepertinya istrimu kelelahan.."Sahut Gerry pada Leon
Dan sesaat Leon melirik Gerry dari kaca spion
"Bukan urusan ku..Dan berhenti menyebut dia istriku..Dia bukan istriku."Jawab Leon dengan tajam
"Jangan seperti itu..Dia sudah menjadi istri sahmu..Jadi kau tidak bisa mengelak..Bersikap baik lah padanya."Ujar Gerry menasehatinya
Dan Leon menatap tajam kearah Gerry
__ADS_1