Istri Jelek Tuan Playboy

Istri Jelek Tuan Playboy
Bab 95


__ADS_3

Kanza hanya diam mematung sambil menunduk.Ia tak mengira jika sang ibu harus pergi begitu cepat.Tanpa sebelum ia meminta maaf,karna sikapnya yang sempat bicara kasar pada ibunya


Karin lagi lagi menatap tajam kearah Kanza.Hati dan pikirannya pun kini mulai terbakar oleh emosi yang tak bisa ia tahankan lagi


Ia pun kembali ingin menyerang Kanza dan mendorong tubuh Kanza dengan kasar


"Seharusnya yang mati adalah kau..Kau perempuan pembawa sial..!!!Akan ku bunuh kau..!!!"Teriak Karin yang langsung akan mencekik leher Kanza


Tatapan Karin seolah sudah ditutupi oleh amarah yang ingin menyakiti Kanza dan membunuhnya


Leon dan ayah Kanza yang melihat langsung menarik tubuh Karin untuk menjauh dari Kanza


Kanza yang terlepas dari cekikan Karin,langsung berusaha mengatur nafasnya yang membuatnya terbatuk batuk


"Uhuk..Uhuk."Rintihnya

__ADS_1


Leon pun langsung mendekap tubuh Kanza dan berusaha melindunginya.Dari tindakan Karin yang semakin brutal dan tak terkendali


Leon seketika menatap tajam kearah Karin yang sudah ditahan oleh sang ayah


"Apa kau sudah gila??Kau ingin membunuh dia??Dasar perempuan sial..!!!"Sentak Leon yang jadi ikut emosi


"Kau tidak usah ikut campur..!!!Aku akan menyingkirkan perempuan sialan ini..Dia harus membayar kematian mama ku..Akan ku bunuh kau perempuan brengsek...!!!"Jawab Karin yang histeris dan terlihat seperti orang yang kehilangan akal sehatnya


"Jika kau berani menyentuhnya,akan ku buat kau menyesal..Ayo kita pergi.."Ucap Leon dengan nada tegas dan langsung membawa Kanza pergi


"Kau akan membayar ini semua Kanza..!!!"Teriak Karin lagi


"Sudah Karin..Papa minta kau harus tenang..Kau harus sadar,Apa pun yang akan kau lakukan pada Kanda..Itu tidak akan membuat mama mu tenang disana..!!"Ujar sang ayah menenangkan Karin


"Tapi..Mama pa..Huaaa..Hiks..Mama sudah pergi..Aku tidak mau meninggalkan ku..Hiks.."Isak Karin yang kembali menangis

__ADS_1


...****************...


Diperjalanan,Kanza masih terdiam dengan perasaan yang syok dan sedih.Ia seakan menyalahkan dirinya,karna belum sempat meminta maaf pada sang ibu disaat detik detik kepergiannya untuk selama lamanya.Walau sang ibu tak pernah bersikap baik dan tidak pernah menyanyanginya,Karna selalu menyakiti dirinya.Namun,dihatinya terus tersimpan rasa sayang yang begitu besar pada sang ibu.Menganggap sang ibu tetap lah ibu kandungnya


Maafkan aku bu..Aku terlambat untuk minta maaf padamu..Ku harap,ibu tenang disana..Dan segala perbuatanmu dimaafkan Tuhan..Batin Kanza yang termenung memikirkan sosok ibunya yang sudah tiada


Leon yang sesaat melirik kearah Kanza,hanya bisa menghela nafas panjang nya dan mengusap rambut Kanza dengan lembut


"Jangan terlalu dipikirkan..Ini bukan salahmu..Dia hanya tidak terima dengan kematian ibumu."Sahut Leon


Kanza pun menoleh kearah Leon


"Iya..Aku hanya tidak menyangka jika ibu ku akan pergi secepatnya..Tanpa ada kesempatan untuk ku meminta maaf,karna sempat berdebat dengannya..Aku merasa sangat bersalah padanya..Karna belum bisa membahagiakannya.."Jawab Kanza dengan nada tenang


"Ini bukan salah mu..Jangan menyalahkan dirimu..Itu sudah takdir Tuhan..Hidup dan mati hanya ditangan Tuhan..Begitu juga garis kehidupan kita..Doakan saja mendiang ibumu,agar tenang disana dan segala dosanya diampuni oleh Tuhan."Ucap Leon

__ADS_1


__ADS_2