
Leon tampak diam mematung,ia masih tak percaya dengan tindakan Kanza.Seakan ia sedang bermimpi
Sesaat Kanza melepas pelukannya dan menatap serius pada Leon.membuat Leon tanpa sadar merasa malu
"Kau masih ingin menolak perpisahan ini tuan??"Tanya Kanza
"Ti. Tidak..Aku ..Aku ingin kau tetap bersamaku.."Jawab Leon yang langsung bersikap salah tingkah
"Tapi ada satu hal yang aku inginkan."Ujar Kanza dengan serius
Leon pun langsung menatap Kanza
"Aku ingin kau berjanji ,kalau kau bisa berubah..Merubah sifatmu yang selama ini sangat menyebalkan."Ucap Kanza melanjutkan kalimatnya
"Hanya itu??"Tanya Leon
"Ya..Aku tidak mau menuntut lebih dari itu..Aku ingin kau menjadi suami yang bertanggung jawab..Menyayangi istrimu,dan berhenti bermain dengan setiap wanita."Jawab Kanza dengan jelas
Sesaat Leon pun menatap senyum
"Bisakah kau pejamkan matamu??"Tanya Leon
__ADS_1
"Pejamkan mata??Untuk apa??"Tanya Kanza penasaran
"Penjamkan saja.."Ujar Leon
Kanza pun menurutinya dan langsung menutup kedua matanya.Dan disitulah Leon langsung mencium bibir Kanza untuk pertama kalinya.Mencium bibir Kanza dengan sangat lembut,saat Kanza masih menutup matanya
Kanza pun langsung terkejut sambil membuka matanya,dengan tindakan Leon
"Apa yang kau lakukan??"Tanya Kanza terkejut
"Kau bisa memberiku pelukan,dan aku membalasnya dengan sebuah ciuman.. Ciuman yang mengartikan aku akan menuruti semua keinginanmu..Aku janji.."Jawab Leon sambil tersenyum
"Iya..Tapi tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan.."Ujar Kanza sesaat manyun
"Ya,itu Karna dulu aku sangat jelek..Kau mana Sudi menyentuhku apa lagi melihatku..Sekarang kau melihat ku menjadi wanita cantik,kau langsung berubah pikiran kan??"Sahut Kanza menyindir
Leon pun langsung menarik nafas panjangnya sambil menunduk
"Ya..Ku akui aku memang salah saat itu..Aku terlalu jahat dan sombong..Sampai aku harus memandang sebelah mata dengan fisikmu..tapi melihatmu begitu sabar menghadapiku dan apa yang terjadi padaku saya ini..Seketika langsung menyadarkan ku,kalau karma itu memang ada..Dan aku sudah menerima karma atas apa yang ku lakukan selama ini padamu..Karna itu hanya permohonan maaf yang hanya ku katakan padamu,dan berjanji aku kan berubah."Jelas Leon panjang lebar dengan wajah penuh penyesalan
Sesaat Kanza pun ikut tersenyum
__ADS_1
"Iya..Aku mengerti..Setiap manusia pasti punya kesalahan,dan akan ada kesempatan untuk bertobat..Penyesalanmu sudah membuatku yakin kalau kau akan benar benar berubah.."Sahut Kanza membalsnya dengan pelukan hangat
Leon pun memeluk tubuh Kanza dengan sangat erat
......................
Beberapa bulan kemudian..
Kondisi Leon semakin membaik,dengan ketulusan Kanza yang merawatnya.Leon pun sudah dapat kembali berjalan secara normal.Leon merasa bersyukur memiliki Kanza yang benar benar ikhlas menerima dan memaafkan semua kesalahannya
Setelah kondisinya sudah kembali mebaik dan normal,Leon kini mulai melakukan aktifitasnya kembali kekantor
Sebelum berangkat,Leon dan Kanza sedang sarapan pagi bersama
Saat sedang menikmati sarapan pagi,tiba tiba saja terdengar suara bel pintu berbunyi
"Biar aku saja.."Sahut Kanza langsung beranjak bangkit
Leon hanya mengangguk dan menikmati sarapan paginya
Kanza berjalan menuju pintu dan segera membuka pintu tersebut
__ADS_1
"Selamat pagi,apakah disini kediaman Leon??"Sahut seorang wanita yang berdiri dengan dalam keadaan hamil