Istri Jelek Tuan Playboy

Istri Jelek Tuan Playboy
Chapter 72


__ADS_3

Beberapa minggu kemudian..


Setelah beberapa lama Leon dirawat dirumah sakit,kini ia pun sudah berada di apartemen nya seorang diri.Dan tak ada yang bisa ia kerjakan.l,Selain menghabiskan waktunya duduk di kursi roda.Dengan kondisinya yang sekarang,ia tak bisa kemana mana,selain melakukan terapi dirumah sakit.Untungnya Gerry masih setia menemaninya dengan kondisinya saat ini


Dan untuk keperluannya di apartemen nya,hanya ada seorang asisten rumah tangga yang mengurusnya.Namun sayangnya ia tak bisa tinggal di apartemen Leon.Sebab sang asisten rumah tangga sudah memiliki keluarga


Sementara untuk seorang pelayan,Gerry belum menemukan yang cocok untuk mengurusi keperluan Leon.Karna beberapa yang sudah berkerja pada Leon,tak ada satu pun yang betah


Melihat sikap Leon yang sangat temperamen dan selalu bertindak kasar,membuat beberapa pelayan enggan untuk bekerja lagi padanya


Hari harinya Leon selalu mengamuk tidak jelas,karna ia begitu marah dengan kondisi kakinya yang sekarang.Ia merasa seolah tak bisa melakukan apa pun.Seperti orang yang tak berguna dan kini menyusahkan orang orang didekatnya


Leon pun terlihat melamun didepan kaca jendelanya.Seakan sedang merenungkan nasibnya yang terlihat menyedihkan


Disaat dirinya melamun,tiba tiba Gerry datang mengunjunginya


Melihat Leon yang sedang melamun sendirian,Gerry hanya bisa menghela nafas dengan perasaan yang kasihan

__ADS_1


Bagaimana aku akan menyampaikan padanya??Tapi jika aku tidak mengatakannya ,dia pasti akan mengetahuinya..Kenapa hidupmu jadi seperti ini Leon??Tidak bisa berjalan,Ditinggal pergi oleh istrimu,dan sekarang...Akh..Rasanya aku semakin tidak tega untuk mengatakannya padamu Leon..Ternyata karma itu memang ada,dan mungkin saat ini karma ini sedang memberimu teguran ..Batin Gerry sesaat melamun


...****************...


Kediaman kakek Antonio..


Kanza pun menemui kakek Antonio yang sedang berada di taman belakang


"Kakek."Sapa Kanza


Kakek Antonio pun langsung menoleh kearahnya


"Ya kek.."Jawab Kanza mengangguk


"Apa kau sudah siap menghadapi Leon??"Tanya kakek Antonio memastikan


Kanza pun kembali mengangguk

__ADS_1


"Mudah mudahan aku siap kek..Tapi apa kakek yakin dengan rencana kakek??"Tanya Kanza


"Ya..Ini hanya sebuah pelajaran kecil untuknya,agar dia sadar dan bisa merubah hidupnya lebih baik lagi."Jawab kakek Antonio


"Tapi,aku merasa tidak tega melihat kondisi tuan Leon saat ini kek."Ujar Kanza yang ternyata sudah mengetahui kondisi Leon yang lumpuh


"Tidak apa apa..Terkadang kita memang harus sedikit tega,demi membuatnya bisa sadar dan lebih menghargai orang orang yang sudah disakiti nya.."Jawab kakek Antonio menjelaskan


"Begitu..Ya sudah kek..Aku akan mencobanya..Kuharap ini akan menjadi awal yang baik untuknya."Ujar Kanza


"Ya..Kau tenang saja..Kakek juga tidak akan membuatnya benar benar hancur..Hanya memberinya sedikit pelajaran..Karna sudah cukup dia bertindak semaunya dan selalu merugikan orang orang di dekat nya.."Ujar kakek Antonio


"Baik kek..Aku mengerti..Kalau begitu aku berangkat kek..Doakan aku semoga semuanya sesuai harapan kita."Ucap Kanza berpamitan pada kakek Antonio


"Ya..Kau harus hati hati..Dan pak Roby akan menemanimu..Jadi kau jangan khawatir jika Leon bertindak kasar padamu."


"Ku pikir tuan Leon tidak akan bertindak seperti itu lagi padaku kek..Melihat kondisinya sekarang..Kakek tenang saja..Aku pamit kek..Dahh kek."Ucap Kanza langsung pergi

__ADS_1


Kakek Antonio pun hanya tersenyum


__ADS_2