
"Leon..Ku mohon,ampuni aku..Aku terpaksa melakukan ini semua..Hiks..Aku hampir gila,karna dia tidak mau bertanggung jawab..Huaa.."Isak Rose yang kini memohon pada Leon
Namun Leon justru menatap tajam
"Kau pikir aku peduli wanita brengsek???Nikmati saja mimpi buruk mu dipenjara..Dan seharusnya kau bersyukur,kau dan anak haram mu tidak mati ditangan ku..Paham..!!!"Ucap Leon dengan tajam dan langsung pergi meninggalkan Rose yang masih terikat dan juga membiarkan pria tersebut tetap dalam keadaan sekarat
"Tidak Leon..Jangan lakukan ini padaku..Tolong ampuni aku Leon..Leon...!!!!"Teriak Rose sekuat mungkin memanggil Leon yang sudah pergi
Gerry yang masih berada ditempat berjalan menghampiri Rose
"Rose..Rose..Kalau salah memilih sasaran yang justru membuatmu terjebak dalam permainan mu sendiri..Jangan kau pikir Leon masih seperti yang kau kenal dulu..Dia yang begitu tergila gila padamu,tapi sekarang dia justru ingin melenyapkan mu..Tapi kau masih beruntung,karna anak haram mu itu membuatnya ingin kau lebih baik mendekam dipenjara..Bersama pria sampah mu itu..Oke.."Ucap Gerry tersenyum seperti merasa puas dengan kekalahan Rose
...****************...
Setelah mengintimidasi Rose,Leon pun pergi menuju kediamannya.Sebelum tiba dikediaman nya,ponselnya pun berbunyi
Leon langsung menerima panggilan masuk yang ternyata adalah Kanza,istrinya
__ADS_1
"Halo.."Sahut Leon
"Hari ini aku tidak dirumah.."Sahut Kanza disana
"Memangnya kau kemana?"Tanya Leon ingin tahu
"Aku ijin pulang kerumah keluarga ku .."Jawab Kanda
"Kerumah keluarga mu??Untuk apa??Bukankah mereka masih membencimu??Untuk apa kau kesana??"Tanya Leon yang terheran dengan jawaban Kanza
"Tidak..Mereka sekarang sudah berubah..Bukan seperti dulu lagi..Jadi aku berniat ingin mengunjungi mereka..Tidak masalah kan?"Jelas Kanza
"Mungkin besok pagi.."Jawab Kanza
"Oke..Jangan berkeliaran kemana pun selain dirumah keluarga mu..Jika terjadi sesuatu,kau harus cepat memberitahu ku."Ujar Leon dengan tegas
"Iya baik lah..Aku mengerti tuan..Sampai jumpa besok..Bye."Jawab Kanza langsung menutup panggilannya
__ADS_1
Sementara Leon hanya menghela nafas panjangnya
"Ah..Sial,malam ini aku harus tidur sendiri.."Gerutunya sendiri
......................
Kanza yang tadinya sedang dalam perjalanan,akhirnya tiba dikediaman keluarganya.Sesaat ia memperhatikan suasana rumah yang sudah cukup lama ia tinggal.Setelah menikah,Kanza tak pernah sekali pun pulang kerumah.Sebab sebelumnya ,keluarganya tak menerimanya lagi jika ia mengunjungi mereka.
Namun seketika berubah,kala melihat Kanza yang kini berubah menjadi cantik.Kanza merasa keluarganya sudah berubah dan menganggap jika dirinya kini sudah kembali diterima dikeluarganya
"Ku harap,ini menjadi awal yang baik untukku kembali menjalin hubungan dengan keluargaku..Terutama ayah.."Ujarnya bicara sendiri
Kanza pun perlahan membuka pintu pagar rumahnya dengan pelan.Ia sengaja tak memberitahu keluarganya tentang dirinya yang akan mengunjungi mereka
Kanza serasa tak sabar ingin bertemu mereka lagi.Perasaan bahagia dan senang kini bercampuk aduk.Setelah sekian tahun ia bersikap sabar karna harus menerima perlakuan kasar dan benci dari keluarganya sendiri.Kini berubah seketika menjadi lebih menghargai dirinya dan benar benar menganggap dirinya bagian dari keluarganya sendiri
Kanza pun berjalan kearah pintu dan tetap perlahan membukanya.Karna kebetulan pintu tersebut tidak terkunci
__ADS_1
Kanza pun memasuki rumahnya dan berjalan kearah asal suara seseorang yang tengah mengobrol diruang keluarga
Namun sesaat langkahnya terhenti,kanza secara tidak sengaja ia mendengar percakapan mereka yang tak asing baginya