Istri Jelek Tuan Playboy

Istri Jelek Tuan Playboy
Chapter 51 - Gadis Yang menyedihkan


__ADS_3

"Jadi,boleh ku tahu siapa nama mu?"Tanya Ken penasaran


"Oh..Itu nama yang bagus..Apa kau tinggal dekat sini?"


"Ya..Cuma beberapa meter..Jadi apa kau tidak merasa malu meminta ku untuk menemani mu disini??"Jawab Kanza dan bertanya


"Memangnya kenapa!?Apa yang salah??"Tanya balik Ken


"Seperti yang ku bilang tadi..Karna wajah ku yang terlihat jelek dan aneh."Jawab Kanza menunduk


"Kenapa kau berpikir seperti itu??Aku justru tidak berpikir sampai kesitu??"Tanya lagi Ken


"Ya..Karna semua orang yang melihat wajah ku pasti akan memberikan reaksi seperti itu..Mereka pasti akan merasa jijik dan memperhatikan ku dengan tatapan aneh ."Jelas Kanza


"Ohhh..Jadi menurutmu begitu..Tapi kau harus tahu,kan tidak semua orang menilai mu seperti itu..Dan ku rasa juga bukan dirimu saja yang memiliki wajah seperti ini..Ini bukan penyakit menular..Wajah mu cuma karna jerawat bukan??"


Kanza pun mengangguk pelan


"Jerawat di wajahmu masih bisa dihilangkan..Lakukan perawatan rutin di klinik kecantikan atau kau memakai produk kecantikan skin care..Bukankah semua wanita akan selalu melakukan itu??"Jelas Ken


"Ya..Jika kau mempunyai uang..Aku tidak memiliki uang untuk melakukan itu.."Jawab Kanza dengan lesu


"Apa kau memiliki pekerjaan??"Tanya Ken

__ADS_1


Kanza pun langsung menggelengkan kepalanya


"Kau punya ponsel?"Tanya Ken lagi


Kanza kembali menggelengkan kepalanya


"Kau serius??Dijaman sekarang kau tidak memiliki ponsel??Seharusnya kau memilikinya,karna benda itu suatu kebutuhan."


"Ya..Memang..Tapi ada satu alasan yang aku tidak bisa menceritakannya padamu..Karna keadaan aku terlihat gadis yang menyedihkan."Jawab Kanza


Ken sesaat pun terdiam dan memperhatikan Kanza


"Begini saja,besok kita bertemu lagi ditempat ini..Sekitar jam 7an.Aja.Apa kau bisa??"


"Apa kau mau bekerja??"Tanya Ken balik


"Bekerja??"


Ken pun mengangguk


"Apakah bisa aku bekerja??"


"Jelas bisa,kau sehat,kau punya tangan dan kaki..Yang terpenting niatmu..Apa kau ada niat ingin bekerja??"

__ADS_1


Sesaat Kanza pun terdiam dan merenung


Dari dulu aku memang ingin bekerja..Tapi dengan kondisi wajahku ,keluarga ku justru melarangku bekerja ..Batin Kanza melamun


"Hei..Kenapa kau melamun??"Tanya Ken yang seketika membuat Kanza tersadar


"Ah..Iya."Sahut Kanza menoleh kearah Ken


"Jadi bagaimana?Kau bisa kita bertemu disini lagi?"Tanya Ken memastikan


"Oh..Iya..Baik lah..Aku akan usahakan."Jawab Kanza


Akhirnya mereka pun saling mengobrol,walau hari sudah semakin malam.Dan bagi Kanda setidaknya dapat melupakan amarahnya pada Leon


Sementara Leon yang belum tidur,merasa terheran karna Kanza masih belum pulang kerumahnya.Ia pun mulai kesal,dengan kondisi nya yang masih belum terlalu pulih.Leon mencoba menunggu Kanza sampai ia pulang.Karna ia tahu hari sudah malam.Namun karna keegoisannya,ia lebih memilih menunggu Kanza dirumahnya.Daripada ia mencari keberadaan Kanza yang pergi begitu saja


"Kemana gadis jelek itu...Bisa bisanya dia pergi seenaknya."Gerutu Leon sedikit kesal


Sedangkan Kanza,yang sudah cukup lama menghabiskan waktunya mengobrol dengan Ken.Akhirnya memilih untuk berpamitan pulang


"Ini sudah semakin malam,aku harus pulang."Ujar Kanza beranjak bangkit


"Biar ku antar."Sahut Ken yang ikut bangkit

__ADS_1


"Tidak usah..Aku tidak mau merepotkan mu."Jawab Kanza menolak


__ADS_2