
"Kakek..''Seru Leon sedikit terkejut melihat sosok sang kakek yang saat ini ada dihadapannya
"Ya..Aku kesini ingin mengantar Kanza..Suami macam apa kau ini??Tidak mengkhawatirkan Kanza istrimu..''Jawab sang kakek sekaligus menegur Leon
Leon hanya menatap datar pada kakek
"Untuk apa aku mengkhawatirkannya??Bukankah kau yang membawanya pergi kek??"Tanya balik Leon menatap sinis pada sang kakek
"Ya..Aku membawanya pergi,karna kau tidak memperlakukannya dengan tidak baik..Bagaimana bisa dihari pernikahan kalian,kau justru membiarkan Kanza tidur diluar,tanpa kau memberikannya kamar..Kenapa kau tega sekali??"Tegur kakek Antonio dengan tegas
"Sudah lah kek..Hari ini aku tidak mau berdebat denganmu..Kalau kau bisa mengatakan hal itu,untuk apa kau mengantarnya lagi kesini..Kau bawa lagi saja..Aku juga tidak peduli jika dia sekarang bersama ku..Daripada menyusahkan ku.."
"Kapan dia menyusahkan ku??Justru dia berusaha ingin menjadi istri yang baik untukmu..Tapi kau justru membalasnya dengan semua hinaanmu.."
"Cukup kek..Dia tinggal bersama ku baru dua hari,kenapa kau seakan menganggap aku sudah menyiksanya cukup lama??Kenapa kalian justru sangat berlebihan??Dimana dia sekarang??Temui aku sekarang,apakah aku pernah bersikap kasar padanya??"
"Kau memang tidak bersikap kasar padanya,tapi kata kata mu yang justru sangat kasar padanya..Kau tidak memandangnya sebagai istrimu..Setidaknya kau hargai sedikit dia sebagai wanita."
__ADS_1
"Orang jelek seperti itu,aku harus menganggapnya sebagai wanita??Sebagai istriku?Heuh.."Ucap Leon langsung sinis sambil menyunggingkan bibirnya keatas
"Dia lebih pantas menjadi pembantuku,daripada harus menjadi istri ku kek.."
"Leon..!!!!"Sentak kakek Antonio dengan nada tinggi
Leon hanya diam dan mengalihkan pandangannya
"Kakek.."Sahut Kanza yang tiba tiba muncul dari belakang kakek Antonio
"Tidak apa apa kek..Aku ikhlas kalau tuan menganggap ku seperti itu..Kakek jangan marah pada tuan Leon..Pikirkan kesehatan kakek ya.."
"Cih..Dasar penjilat.."Sahut Leon dengan nada pelan
Membuat kakek Antonio melirik tajam
"Kanza sebaiknya kau ikut kakek lagi..Ini keputusan yang salah jika kau ingin pulang kesini."Ujar kakek Antonio pada Kanza
__ADS_1
"Maaf kek..Biarkan aku disini..Biar pun tuan tidak menganggap ku,tapi aku tetap ingin melakukan tugas ku sebagai istri."Jawab Kanza dengan pelan
"Tapi kau bisa lihat kan??Bagaimana sikap Leon padamu??Kakek khawatir kau akan diperlakukan lebih buruk lagi olehnya.."
"Kek..Kenapa kau menilai aku saja yang sangat buruk ??Aku memang membenci gadis ini..Tapi aku masih menjaga sikap ku..Kau tanyakan saja padanya."Sahut Leon mulai sewot
"Kakek..Tuan Leon benar..Tuan tidak pernah bersikap kasar padaku.."Jawab Kanza yang justru menutupi kesalahan Leon
Leon lupa,jika dirinya pernah bertindak kasar padanya.Namun Kanza lebih memilih menutupi kesalahan,agar Leon dan kakek Antonio tidak saling berdebat
"Kau dengar kan??Jadi hentikan caramu yang selalu ikut campur ..Sudah ku bilang,kalau kami sudah menikah artinya kau tidak berhak lagi untuk mencampuri urusan kami.."
Seketika membuat kakek Antonio terdiam
"Sekarang terserah kau,kau ingin tetap disini apa kau ingin ikut kakek..Karna aku tidak peduli .."Sahut Leon dengan tegas menatap Kanza
Kanza pun membalas tatapan Leon dan sesaat menatap kakek Antonio
__ADS_1