
Seminggu kemudian..
Setelah kepergian sang ibu,Kanza menjalani kehidupan nya seperti biasa
Dan ia juga tidak pernah bertemu lagi dengan Karin,sejak meninggalnya sang ibu
Sementara Karin,hidup dengan penuh keterpurukan.Selalu menghabiskan waktu dirumah.Dan terkadang ia suka menangis histeris dan bahkan berteriak
Sang ayah hanya bisa menghela nafasnya.Tak banyak ia bisa lakukan,karma segala cara untuk menenangkan dan memberi pengertian pada Karin.Namun Karim tetap tak mendengarkam
Tak bisa menerima kematian sang ibu yang pergi begitu saja.Membuat jiwa Karin begitu terguncang dan syok berat.Ia masih belum mengikhlaskan kepergian sang ibu untuk selama lamanya
...****************...
Kediaman Leon..
"Hari ini kau tidak bekerja??"Tanya Kanza saat ia dan Leon sedang sarapan bersama
"Tidak ..Hari ini aku libur..Aku akan ingin mengajak mu pergi."Jawab Leon
"Kemana??"Tanya Kanza penasaran
__ADS_1
"Rahasia..Kau bersiap siap lah..Aku akan tunggu di mobil."Jawab Leon beranjak bangkit dan keluar
Kanza hanya memandang kepergian Leon
"Memangnya dia mau membawa ku kemana??"Tanya Kanza yang bingung
Tiba di suatu tempat,Leon mengajak Kamza memasuki sebuah gedung yang tak lain adalah sebuah gedung bioskop
Leon sengaja mengajak Kanza pergi,karna untuk menghibur dirinya.Yang terkadang sering terlihat murung dan menyendiri.Dengan membawanya menonton film,Leon berharap Kanza bisa kembali seperti biasa
Setelah menonton,Leon mengajak Kanza makan siang bersama disebuah resto ditempat mereka biasa makan
Saat makam siang,Kanza begitu lahap menyantap makan siangnya.Leon yang melihat hanya bisa tersenyum
Sesaat Kanza pun menoleh kearahnya
"Memangnya selama ini aku tidak lahap makan?"Tanya Kanza
"Tidak..Akhir akhir ini kau terlalu sedikit jika sedang makan..Aku memahami perasaanmu,yang masih belum siap kehilangan ibumu..Tapi setidaknya kau harus mengikhlaskan nya..Dan kembali lah pada dirimu seperti sebelumnya."Jelas Leon
Kanza pun terdiam dan menyadari jika dirinya memang benar apa yang dkatakan Leon.Untungnya Leon masih bersabar menghadapi sikapnya yang seperti itu
__ADS_1
"Maafkan aku..Aku sudah membuatmu khawatir..Aku tidak sadar jika aku bisa seperti ini..Terima kasih karna kau masih bersabar menghadapi ku..Sejujurnya aku bahagia untuk hari ini..Perasaanku seketika merasa lebih bahagia dan tenang..Terlebih kau selalu ada disampingku.."Ungkap Kanza
Leon pun menggenggam tangan Kanza
"Apa pun itu,aku akan berusaha membahagiakan mu..Tidak akan ku biarkan kau merasa sedih..Kebahagiaan hanya kita berdua yang rasakan..Jika kau bahagia,aku akan lebih sangat bahagia..Karna aku sangat mencintaimu."Ungkap Leon sambil tersenyum
Begitu juga dengan Kanza yang membalas Leon dengan senyuman manis Kanza
"Terima kasih suamiku..Aku juga sangat mencintai mu.."Balas Kanza
Dan mereka pun melanjutkan makan siangnya.
Setelah makam siang,Leon dan Kanza kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan untuk pulang kerumah
Ditengah jalan,Kanza meminta Leon untuk menghentikan laju mobilnya.Karna Kanza ingin membeli roti,yang tempatnya tepat diseberang jalan
Kanza berjalan menuju toko roti tersebut.Setelah membeli roti tersebut,Kanza menuju mobil Leon
Namun saat ia akan menyebrang jalan,tanpa sadar,Sebuah mobil putih melaju kencang kearah jalan Kanza yang akan menyebrang
Dan mobil yang melaju kencang tersebut,dengan sengaja akan menabrak Kanza
__ADS_1
Dan..