
"Aku cuma memastikan keadaanmu saja..Tadi kau sempat pingsan dan kau demam..Jadi aku merebahkanmu diatas sofa.."Jawab Kanza menjelaskan
"Lalu,apa makanan ini kau yang membuatnya??"Tanya Leon lagi
"Iya..Supaya kau bisa minum obat.."Jawab Kanza lagi
"Singkirkan makanan mu dari hadapanku."Ucap Leon menyuruh Kanza
"Kenapa??Bukankah sebaiknya kau makan sedikit setelah itu minum obat.."Tanya Kanza
Tanpa menjawab,Leon pun beranjak bangkit dan mengambil makanan yang sudah dibuatkan Kanza untuknya.Ia pun berjalan ke dapur dan langsung membuangnya ketempat sampah
Hal itu membuat Kanza langsung terkejut,melihat tindakan Leon
"Kenapa kau buang??Itu susah payah ku buat,karna kau sakit."Tanya Kanza yang terkejut
"Bahkan jika aku sekarat dan akan mati,jangan berharap aku akan menyentuh makanan mu..Kau pikir,apa yang kau lakukan ini bisa menarik simpati ku terhadapmu??Heuh..Bermimpi lah terus."Jawab Leon dengan nada sombongnya dan akan berjalan melalui Kanza
"Heiii.."Teriak Kanza memanggil Leon
__ADS_1
Membuat Leon langsung menoleh
"Apa kau tidak bisa sedikit saja menghargai kebaikan orang..Daripada kau berpikir jika aku ingin menarik simpati mu??Aku melakukan itu bukan karna aku ingin menarik perhatian mu..Tapi karna rasa kemanusiaan ku yang tidak tega melihat kau sedang sakit..Kau memang pria kejam,tidak punya perasaan..!!!"Ucap Kanza meluapkan semua emosinya pada Leon
Seketika membuat Leon menatap tajam
"Silakan kalau kau mau membenci ku,dan memperlakukan ku seperti musuh..Tapi jangan libatkan makanan ini karna kebencianmu..Kau memang pria munafik..Tidak tahu berterima kasih..!!!"Sahut Kanza lagi masih dengan perasaan emosi
Ia pun langsung pergi keluar dari rumah Leon,karna rasa emosinya yang tak bisa ia tahankan karna sikap Leon
Sementara Leon seperti orang yang merasa tak bersalah dan tak memperdulikan Kanza yang pergi begitu saja
Kanza terus berjalan dengan perasaan yang sangat kesal,namun juga kecewa.Mengingat tindakan Leon yang sudah keterlaluan.Harus melibatkan makanan yang seharusnya tidak ia buang
"Lelaki munafik,tidak tahu bersyukur..Aku tidak mengharapkan ia berterima kasih,asal dia tidak membuang makanan yang sudah susah payah ku buatkan..Dia benar benar punya kelainan jiwa..Aku tidak tahan melihat sikapnya..Huft.."Keluh Kanza bicara pada dirinya sendiri sambil terus berjalan.Dan sesaat ia pun menendang sebuah batu kecil yang ada dijalan
Dan tanpa sadar batu tersebut mengenai seseorang yang juga sedang berjalan
"Augh.."Lirih seorang pemuda asing
__ADS_1
Seketika membuat Kanza menoleh dan menghampiri pemuda tersebut
"Ah..Maaf,aku tidak sengaja.."Sahut Kanza meminta maaf
Sang pemuda pun langsung tersenyum
"Apa kau tadi yang sudah menendang batu tadi?"Tanya pemuda asing itu
Dengan perasaan tidak enak,Kanza pun mengangguk
"I..Iya..Maaf batu tadi mengenai mu."Jawab Kanza menunduk
"Apa kau sedang kesal?"Tanya pemuda itu lagi
Seketika membuat Kanza menoleh
"Eh..??Ah..Tidak.."Jawab Kanza menggelengkan kepalanya
"Jangan bohong..Aku tahu kau pasti sedang kesal..Karna aku juga sering melakukan itu..Melampiaskan kekesalan dengan menendang sesuatu yang ada dihadapanku."Jawab pemuda itu dengan jelas
__ADS_1