
Plak..
Sebuah tamparan keras pun mendarat tepat di wajah Kanza
Membuat Sang ibu yang melihat sontak terkejut .Melihat tindakan Karin yang secara spontan menampar wajah Kanza
Kanza yang menerima tamparan tersebut seketika menatap tajam
"Kenapa??Kau tidak terima dengan tamparan ini??Bagaimana rasanya??Sakit bukan??Ini akibatnya jika kau berani melawan ku Kanza.."Ujar Karin sambil menatap sinis
Kanza pun berusaha menahan emosinya dengan nafasnya yang tidak beraturan
"Kau akan menyesalinya..Ingat..Tidak akan ada seperser pun uang yang akan ku berikan pada kalian..Kalian tunggu saja,aku akan membuat hidup kalian hancur..Bahkan perusahaan ayah akan ku hancur kan..!!!!"Jawab Kanza dengan nada tinggi dan langsung pergi meninggalkan kediamannya
Sementara sang ibu seketika raut wajahnya menjadi panik dan menatap Karin
"Apa yang sudah kau lakukan pada Kanza ??Kau sudah menghancurkan rencana kita Karin..!!!"Tanya ibunya dengan protes
"Aku tidak terima dia mengataiku sampah ma..Dan itu juga reflek aku melakukannya.."Jawab Karin membela diri
__ADS_1
"Tapi kau tidak dengar apa yang sudah dia katakan..Dia sudah memberi peringatan pada kita..Bagaimana jika itu benar benar terjadi..?"Tanya ibunya yang semakin panik
"Mama tenang saja..Dia tidak mungkin berani melakukannya..Dia cuma mengancam kita saja..Tidak akan mungkin dia tega melakukan hal itu pada kita."Ucap Karin
"Bagaimana mama bisa tenang..Kanza sudah menikah dengan lelaki kaya raya,dia bisa melakukan apa saja dengan uang..Termasuk membalaskan apa yang selama ini sudah kita lakukan padanya..Kenapa kau begitu ceroboh sampai memancing amarahnya..?"Ujar ibu menyalahkan Karin
"Kenapa mama jadi menyalahkan aku??Bukan membela ku??Aku jelas tidak terima dengan hinaanya..!!!'Protes Karin mulai kesal
"Karna kau selalu bertindak semaumu..Kau tidak pernah berpikir dulu sebelum bertindak..Kau sama saja dengan Kanza,tidak pernah pintar dalam bertindak..!!"Ujar ibunya yang ikutan kesal
"Arrghhhhhh..!!!Kenapa mama jadi orang menyebalkan seperti dia??Percuma saja aku mengikuti semua rencana mama..Kalau pada akhirnya tetap saja aku yang disalahkan..Aku malas berdebat terus dengan mama..Mama menyebalkan..!!!"Teriak Karin yang tak bisa menahan emosinya dan langsung pergi
Namun Karin tak memperdulikan dan tetap pergi
Sang ibu hanya bisa menghela nafasnya dengan kesal.
Namun sesaat tiba tiba saja..
...****************...
__ADS_1
Diperjalanan,Kanza berusaha menahan tangis nya.Ia tak.mengira jika keluarganya masih saja tak merubah sikapnya.Dan justru ingin memanfaatkannya
"Ku kira kalian adalah keluarga ku..Tapi sampai kapan pun kalian tetap saja musuh ku..!!!Aku sangat benci kalian semua..!!!Aku muak pada kalian semua..!!!"Umpat Kanza meluapkan semua emosinya
Dan beberapa saat ia menghentikan laju mobilnya.Ia mencoba menenangkan dirinya dengan mengatur nafasnya secara perlahan
Karna tak kuasa menahan sedihnya,akhirnya ia pun menangis
"Hiks..Kenapa??Kenapa kalian masih terus seperti ini??Kenapa kalian tidak bisa membiarkan hidup ku lebih tenang..Hiks..Ibu..Kenapa kau masih saja memusuhi ku sebagai anakmu..Huaaa.."Isak Kanza yang akhirnya menangis tersedu sedu
...****************...
Dikediaman...
Tiba dirumah,Kanza memasukinya sambil berjalan dengan wajah yang murung
Leon yang melihat langsung menghampirinya
"Kau harus ikut aku."Ujar Leon dengan tatapan serius dan menarik tangan Kanza untuk pergi
__ADS_1
"Ke..Kemana??"Tanya Kanza bingung