Istriku Ternyata Ketua Mafia

Istriku Ternyata Ketua Mafia
Dinner


__ADS_3

"Rey, sepertinya setelah ini kita akan bersiap-siap berperang lagi," kata Megan dengan nada seriusnya.


"Hah, berperang apa Queen? bukankah kita sudah tak memiliki musuh lagi?" tanya Reyhan dengan mengerutkan keningnya.


"Kata siapa tidak, apa kamu lupa dengan Gerald, dia sekarang telah melarikan diri dari penjara bawah tanah," jawab Megan yang membuat Reyhan terkejut, karena setahu Reyhan. Musuh mereka yaitu Gerald masih berada di bawah pengamanan pihak kepolisian.


Saat melihat ke arah Megan yang tampak serius, Reyhan tidak kembali melanjutkan pembicaraannya tentang Gerald, sang musuh abadi mereka. Apa lagi saat ini, ditengah-tengah mereka masih ada mantan suami Megan yaitu Kenan.


Beralih lagi ke arah Kenan yang sekarang tengah mendekati ke arah Megan. Ya, setelah puas berkelahi dengan Beno, sekarang tampaknya Kenan kembali merubah raut wajahnya menjadi lebih tenang sembari tersenyum ke arah Megan.


"Sayang, nanti malam kita dinner berdua ya, sembari merayakan hari perceraian kita," ucap Kenan yang tanpa di filter ucapannya, sehingga membuat Reyhan hanya bisa menggelengkan kepalanya saja sembari tertawa keras, sedangkan untuk Megan sendiri, dirinya lebih banyak mengelus dada, sebab ucapan mantan suaminya ini sangatlah konyol.


"Oh, berarti kamu senang ya Mas, bercerai dariku?" tanya Megan yang langsung melirik Kenan dari bawah sampai atas, hingga sang empunya langsung terdiam dan langsung menutup mulutnya sendiri.


"Ti-tidak sayang, maaf aku tadi keceplosan eh bukan keceplosan, tadi aku masih terkena virus Beno saja," kilah Kenan sembari meruntukki kebodohannya.


"Eh, anu sayang, kamu mau kan dinner berdua denganku, karena mulai malam ini kita ngedate berdua, ya berdua tanpa ada gangguan bocah ingusan itu dan juga laki-laki yang ada disebelah mu itu," tunjuk Kenan ke arah Reyhan, hingga membuat Reyhan hanya bisa mencebikan bibirnya saja.


"Hmm, baiklah Mas aku ikut saja," balas Megan yang membuat Kenan langsung menghamburkan pelukannya ke dalam Megan.


Entah sadar atau tidak, Megan juga membalas pelukan Kenan yang membuat seseorang jengah melihatnya, siapa lagi kalau bukan Reyhan yang sampai saat ini masih menjadi jomblo karatan.


"Sudahlah, kalian jangan terlalu lama-lama, aku risih melihatnya," ketus Reyhan yang disambut decitan oleh Kenan.


"Ck, bilang saja kalau kamu iri melihat kami, makannya cari pacar sana," sahut Kenan yang sedikit sebal mendengar perkataan Reyhan yang mengganggunya untuk memeluk lebih lama mantan istrinya.

__ADS_1


"Sudahlah Mas, kalian jangan ribut lagi, pokoknya nanti malam aku akan memenuhi janjiku, nah sekarang kita pulang ya," kata Megan yang langsung menghentikan pembicaraan itu.


"Iya sayang, oh iya kamu mau diantar sama Mas?" tanya Kenan.


"Tidak perlu Mas, karena aku membawa mobil sendiri kok."


"Baiklah sayang, kalau begitu Mas pulang dulu ya."


Setelahnya Kenan langsung bergegas pulang, begitu juga dengan Megan dan Reyhan.


Saat hari telah menjelang malam, saat itulah kedua mantan saling mempersiapkan diri untuk dinner berdua.


Dimana saat ini, Megan tengah berdandan ala-ala ABG muda, begitu juga dengan Kenan yang tengah menggunakan stelan pakaian ABG juga.


"Ayo sayang, kita berangkat bersama."


Selama diperjalanan, baik Kenan dan juga Megan, keduanya saling curi curi motor, eh ralat maksudnya saling curi-curi pandang.


"Ehem, ini ada bunga untukmu sayang," ujar Kenan yang langsung memberikan bunga yang ia beli ke Megan dengan tangan kirinya, sementara untuk tangan kanannya, masih stay mengemudikan mobilnya.


"Terima kasih Mas, bunganya cantik sekali, tapi lain kali kalau kamu mau membelikan aku hadiah, lebih baik belikan senjata seperti sniper, pistol atau shotgun ya Mas," pinta Megan yang membuat Kenan hanya menelan air liurnya dengan kasar, sebab baru pertama kalinya ada seorang wanita yang meminta senjata api kepadanya.


"I-iya sayang, apa sih yang enggak untuk kamu," balas Kenan dengan nada rendahnya.


Hampir beberapa menit mereka berkendara, akhirnya sampai juga di sebuah restauran mewah. Ya, makan malam kali ini sekaligus ngedate pertamanya, Kenan langsung berinisiatif untuk membawa sang mantan istrinya untuk makan di restauran mewah ala-ala bergaya Prancis.

__ADS_1


"Sayang, ayo kita masuk bersama," ajak Kenan dengan menyambut tangan Megan dan kemudian langsung ia genggam dengan begitu erat.


Kenan membawa Megan masuk ke dalam privat room yang telah di desain unik dengan penuh love merah dan juga bunga-bunga mekar yang persis seperti hatinya saat ini yang begitu mekar, saat bisa bersama dengan Megan.


Baru duduk di kursinya masing-masing, Kenan dan Megan langsung disambut dengan beberapa orang yang memainkan biola dan juga piano yang tampak indah di dengar dan setelahnya, barulah beberapa pelayan masuk ke dalam ruangan mereka, untuk menyajikan beberapa makanan. Baik dari makanan pembuka sampai dengan makanan penutup yang manis.


"Mas, sepertinya kali ini aku tidak bisa makan dengan anggunly, sebab makanan yang ada di depan kita sangatlah enak aromanya Mas," kata Megan pelan.


"Iya, tidak apa-apa sayang, tidak perlu jaim kok, karena Mas tidak berselera juga dengan makanan itu, sebab Mas hanya bisa fokus dengan wajah cantikmu saja," balas Kenan yang memang sedari tadi menatap ke arah Megan dengan penuh kekaguman.


"Baiklah Mas, kalau begitu aku tidak perlu terlalu sungkan," imbuh Megan dan selanjutnya benar saja, Megan langsung memakan hidangan yang ada di depannya dengan penuh barbarly, sehingga sudah tak nampak lagi sisi anggunly.


Kenan yang melihat Megan makannya sangat barbar dan sedikit rakus, hanya biasa saja pandangannya tanpa ada rasa jijik. Sebab saat ini dirinya masih terhipnotis dengan kecantikan mantan istrinya.


"Ternyata kamu sangat cantik sekali ya sayang, aku begitu menyesal telah mendua darimu dan ternyata dari dulu hatiku yang selalu degdegan melihatmu bukan karena serangan jantung, tapi karena memang sedari dulu aku sudah terserang dengan cintamu," batin Kenan dalam hati.


Hampir satu jam, Megan yang asik dengan makanannya dan Kenan yang asik memandang ke arah Megan, akhirnya selesai juga dengan ditandai oleh pelayan yang tiba-tiba masuk membawa bill yang langsung disodorkan ke arah Kenan.


"Permisi Mas dan Mbak, maaf mengganggu kegiatannya ya, ini saya membawa bill nya," ucap sang pelayan di restauran tersebut.


Sehingga dengan segera, Kenan langsung membayar dinner nya malam ini.


"Ini ya lima ratus juta, sudah saya bayar lunas," balas Kenan dengan menumpuk uang pecahan seratus ribunya di atas meja.


Megan yang sedari tadi asyik dengan makanannya, langsung melebarkan matanya saat Kenan dengan santai menumpuk uangnya yang langsung ia berikan kepada pelayan tersebut.

__ADS_1


"Mas, ini tidak salah, kita makan segini habisnya segitu," tunjuk Megan ke arah tumpukan uang yang sekarang telah berada di tangan pelayan restauran.


"Iya sayang, tidak apa-apa kok, harta Mas tidak akan habis," jawab Kenan santai namun masih menimbulkan rasa keterkejutan untuk Megan.


__ADS_2