Janda?Istrinya Tuan Abi

Janda?Istrinya Tuan Abi
part 12


__ADS_3

Entah kenapa di usia pernikahannya yg sudah 4 tahun ini,dia belum juga di karuniai anak. Padahal tanpa sepengetahuan Rai,Rae memasang alat kontrasepsi.Karena dia tidak mau mempunyai anak dari Raihan.


Raihan tidak tau kalau dia hanya di manfaatkan oleh istrinya.Selama pernikahan itu juga sebenarnya Rae mempunyai kekasih,dan berpacaran jauh sebelum mereka menikah.


( ni da...karunyanya!!ku jahat jahatna eta istri,sok hayang meuncit)😂


( kasian ya!!saking jahatnya itu istri,suka ingin motong)


" Ya udah,kita pamit ya teh.. Assalamu'alaikum" pamit Rai dan mencium punggung tangan Mia,dan berlalu sambil membawa koper Ega.


"Ega juga pamit ya teh,salam buat a Hilman. Assalamu'alaikum" pamit Ega tak lupa juga mencium punggung tangan Mia,walau bagaimanapun Mia adalah pengganti orang tuanya.


" Wa'alaikumsalam " jawab Mira dan Mia bersamaan.


Sepanjang perjalanan,Ammar tidur di pangkuan Ega.Sambil bercerita banyak pada Raihan tentang tumbuh kembang Ammar.sesekali mereka tertawa karena cerita kelakuan Ammar.


Tak terasa akhirnya mereka sampai di kota J. Lumayan jauh,sehingga membutuhkan waktu 4 jam perjalanan itu.

__ADS_1


Tanpa sepengetahuan Rae,ternyata Rai membelikan rumah sederhana untuk Ega,yang memiliki 3 kamar yang masing-masing ada kamar mandinya,ruang tamu,ruang keluarga,dapur juga kamar mandi di dekat dapur. Tak lupa ada halaman belakang dan taman di depan rumah.


" Alhamdulillah..sampe teh" ucap Rai


" Iya Alhamdulillah de...tapi ini bukan rumah kamu de,rumah siapa ini? tanya Ega


" Maafin Rai teh,Rai ga bisa bawa teteh ke rumah,Rai takut teteh di kasarin sama Rae.Jadi Rai beliin teteh rumah sederhana ini,maaf kalo rumahnya kecil ya teh"ucap Rai dg perasaan bersalah.


" MasyaAllah de...ini mah bukan sederhana atuh ,lebih dr cukup.Tapi apa Rae ga akan marah,kamu keluar duit buat beliin teteh rumah?"


"Rae ga tau teh,lagian ini bukan uang Rai.Ini uang warisan dari ayah sama ibu yang Rai simpan untuk teteh,karena waktu itu teteh nolak,


Ega pun memeluk Rai dengan Ammar di tengah.


Sebenernya Kaka dan adik Ega termasuk keluarga yang mapan,namun Ega selalu menolak bantuan dr mereka,karena Ega menghargai penghasilan suaminya.Dia selalu bersyukur dg apa yg di dapat.


" Makasih de,teteh ga tau lagi harus ngomong apa. Teh Mia sama kamu selalu ada di saat teteh sedang berada di titik terendah."ucap Ega sambil menangis.

__ADS_1


" Udah ah teh,ko malah jadi nangis.Rai sayang sama teteh,apalagi sama ponakan Rai yang ganteng ini." ucap Rai seraya mengambil alih Ammar dari gendongan Ega.


"Kamu yang sabar ya,kelak akan hadir malaikat kecil yang melengkapi keluarga kecilmu." ucap Ega


" Aamiin teh...aamiin."seraya membawa mereka masuk ke dalam rumah.


" Kamu mau langsung pulang apa diem di sini dulu."tanya Ega


" Rai mau di sini dulu teh,lagian Rae ga tau kalo Rai pulang hari ini"


" Ya udah biar teteh masakin makanan kesukaan kamu.ehhh....rumahnya udah isi perabotan kan ya" tanya Ega


Seketika Rai pun tertawa, " ya udah atuh teh,masa kosong?nanti gimana teteh tinggalnya?"


Rai senang dengan karena Ega sudah kembali menjadi kakanya yg dulu ceria.


"Ga usah masak teh,kita makan di luar aja. Di deket sini ada kafe yg nyaman banget,aman juga buat anak-anak. Makanannya juga enak-enak dan terjangkau.Teteh di jamin suka.

__ADS_1


Sekarang kita istirahat dulu,kasian juga Ammar,pasti cape"


__ADS_2