
' Benarkah ia masih menungguku? Apa aku masih pantas bila mengharapkan ia untuk jadi pendampingku? Seandainya dulu aku tidak menolaknya,mungkin aku dan dia sudah mempunyai anak sekarang. Aku menyesal telah mengalah pada pria brengsek yang jadi sahabatku,sampai aku memilih pergi ke kota ini dan meninggalkannya. Dan ternyata ia hanya menjadikan kami ajang taruhannya dengan teman-teman brengseknya.'
Flashback
Raihan POV
Sahabatku yang bernama Doni mendekatiku.
" Rai...aku menyukai Kai. Apa kamu bisa membantuku untuk mendekatinya?" ucapnya
Aku yang mendengarnya pun kaget,karena aku pun sama menyukai Kai. Tapi karena aku tidak ingin merusak persahabatan kami,aku yang berniat menyatakan perasaan ku. Ku kubur dalam-dalam niatku.
" Baiklah...akan ku coba." jawabku
Jujur...hancur hatiku mengatakan itu.
Seminggu kemudian aku meminta Kai untuk datang ke kafe dekat kampus kami. Ya saat itu kami masih kuliah di semester akhir. Kai pun menyetujui permintaanku,namun yang datang bukan aku melainkan Doni. Sedangkan aku melihat mereka di luar kafe.
Aku bisa melihat wajah kecewa Kai. Tapi aku tidak bisa mendekatinya.
__ADS_1
Setelah pertemuan mereka,aku pun tak mau tau lagi urusan mereka bagaimana. Aku memilih menyibukkan diri dengan membuat skripsi dan sidang. Setelah lulus Kai menyatakan perasaannya padaku tapi karena aku masih berpikir Doni menyukainya,aku pun menolaknya. Sakit...itu yang kurasakan ' Maafkan aku '
Aku pun memilih pergi ke kota J,di sini aku mulai mencoba peruntunganku mengembangkan skill dengan membangun restoran seperti yang aku cita-citakan. Sampai aku bertemu dengan mantan istriku dan kami mulai dekat.
Saat aku sudah memutuskan untuk menikah dengan mantan istriku. Aku tak sengaja melihat Doni dengan teman-temannya berkumpul di restoran ku dan tanpa sengaja aku mendengarkan pembicaraan mereka yang membuat aku emosi. Ternyata selama ini Doni tau aku dan Kai saling menyukai,namun mereka bertaruh kalo aku tidak akan bisa bersama Kai.
Aku yang emosi,aku pun memukul Doni karena merasa sudah di permainkan. Aku masih menyukai Kai,tapi aku pun sudah melamar mantan istriku dan pernikahan kami hanya tinggal hitungan hari. Aku menyesal tapi aku tetap harus memegang ucapanku untuk menikah dengan mantan istriku. Sampai akhirnya kami bercerai
Flashback end
Rai : sungguh...aku ingin mengutukmu Thor,pandai sekali kamu mempermainkan kami.
Othor : Lohh...ko saya yang di salahin? Saya hanya menuangkan isi kepala saya dan menjadikannya cerita.π
( njirr..asli ingin ambil tali,aku ikat kakinya,terus aku gantung di pohon nangka) π€¬π€¬
Othor : Sabarrrrrrrr....ini ujian
' Apa aku masih pantas untuk memperjuangkanmu Kai? Jujur...aku masih menyukaimu,aku benar-benar tidak menyangka kamu masih menyimpan dan bertahan dengan perasaanmu padaku.'
__ADS_1
" Aku akan ke kota C dan melamarnya,masalah diterima atau ditolak urusan belakangan. Semangat Rai" ucapnya pada diri sendiri
Ia pun bergegas keluar dari restoran miliknya. Dan berjalan ke arah parkiran menuju mobilnya. Ia pun melajukan mobilnya menuju kota C.
( owh...owh...owh...apa aku harus buat happy ending buat hubungan si Raihan? cihh...tapi tadi dia bilang mau mengutuk dan menggantungku. Menyebalkan...ππ)
Rai : Thor...aku tarik ucapanku yang tadi. Yang tadi cuma becanda,cuma khilaf. MasyaAllah...Thor meuni geulis,bageur,Solehah,pokona mah Ter the best lahππ
Othor : ada maunya tuhπ,kita lihat nanti. Penonton...
reader : oooiiiii
othor : gimana nih menurut klean klean? Di bikin bahagia jangan si Raihan?
reader : bahagialah Thor,kasian udah 5 tahun loh itu
othor : cihhh...di bayar berapa klean sama si Raihan?
reader: lumayanlah Thor...kopi m goreng balai-balai selama sebulan.
__ADS_1
othor : murahnya klean...
π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£π€£