Janda?Istrinya Tuan Abi

Janda?Istrinya Tuan Abi
part 8


__ADS_3

Hati siapa yang tidak hancur melihat orang-orang yang di sayangnya terbaring kaku tak bernyawa. Kuatkah?Bisakah Ega melalui cobaan ini,tanpa suami dan anaknya?dalam kondisi hamil.


40 hari berlalu...keadaan Ega masih sama, tubuhnya makin kurus.semenjak kematian suami dan anak-anak nya,dia belum keluar dari rumah sakit. Mia dan Raihan dg setia bergantian menjaga Ega.


Para tetangga pun bergantian menengok Ega,semuanya menyayangi Ega karena sifat dan sikapnya. Dan untungnya kandungan Ega tidak bermasalah,dia bertahan demi Ega...maybe.


(urang Sunda mah nya,rek sakumaha cilaka salila masih hirup mah.Anggeur di sebut untung...Matak selalu bersyukur)


( orang Sunda,mau segimana celaka selama masih hidup. Akan tetap di sebut untung...makanya selalu bersyukur)


Usia kandungan Ega kini menginjak 6 bulan lebih,di saat semua menyerah dengan kondisi Ega. Namun tidak dengan janin dalam perutnya. Dia menendang..sehingga Ega tersentak kaget dan membuatnya sadar kalau bukan hanya dia yg di tinggalkan. Dia pun menitikkan air mata nya.


"Maafkan mama sayang,karena meratapi kepergian papa dan kaka-kakamu,mama melupakanmu."ucap Ega sambil menangis dan mengelus perutnya.


"Maafkan mama sayang,mama janji akan berusaha bangkit demi kamu sayang...papa dan kakak-kakakmu pasti tidak suka melihat mama seperti ini."tangisan Ega pun pecah


Semua keluarga yang menyaksikan Ega pun ikut menangis dan bersyukur,ada kelegaan dalam hati mereka.Menyaksikan Ega menjerit histeris, berkali kali ingin mengakhiri hidupnya.sungguh sakit melihatnya.Sekarang Ega sudah kembali sadar. Sadar akan kesalahannya karena telah menelantarkan kesehatannya sehingga melupakan janin yang ada dalam kandungannya yang hampir terancam kematian.


Entah apa yang akan terjadi pada Ega,bila benar hal itu sampe kejadian.Mia dan Raihan pun mendekati Ega lalu memeluknya .Tanpa sadar Mia dan Raihan pun meneteskan air mata mereka.


Kia yang menyaksikannya pun ikut menangis.


Tak terasa 3 bulan berlalu...

__ADS_1


Keadaan Ega sudah lebih baik dan berisi. Kondisinya sudah pulih. Berat badannya sudah normal sesuai dengan kehamilannya yang menginjak 9 bulan. Keluarga Ardi pun tak angkat tangan ,mereka suka mengirimi uang dan makanan. Dan sesekali menengok Ega di rumah Mia.


Sudah mendekati HPL ,entah hari ini atau besok Ega akan melahirkan. Saat Ega dan Mira sedang duduk nonton TV di ruang keluarga, tiba-tiba merasakan keram pada perutnya. Kontraksi pada perutnya sudah beberapa menit sekali.


"Aaww...Mir"teriak Ega sambil memegang perutnya.


Mira yang sedang asyik menonton TV sambil ngemil pun kaget,toples yang dia pegang pun jatuh dan terberailah isinya.


author : euuhhh...tandean..Tandean,ni lalebar aing mah


( tangkap...tangkap..,sayang ih)


Mira : apa sih Thor..orang lagi panik juga,malah mikirin cemilan😒


( sayang itu makanan,mubazir!!!bukan di lempar ke othor ihh )


Mira : isshhh...pikaseubeuleun


( nyebelin )


"Mah...mama kenapa mah?" tanya Mira


Ega hanya bisa menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Ibu...ibu..mamah Ega bu,perutnya sakit" tambah panik lah Mira saat melihat cairan yang keluar di sela-sela paha Ega.


" Ibu...cepet ibu" teriak Mira


Mia yang sedang di dapur pun segera berlari mendekati Mira dan Ega.


"Ya Allah Gustiiii...Ega,perutnya udah kontraksi?" teriak Mia


"Iya teh...perut Ega sakit."


"Ya Allah... Mira tolong panggil pa Wisnu,minta tolong kemari sama bawa mobilnya,buat bawa mama Ega ke rumah sakit." ucap Mia dengan paniknya


"Iya bu.." jawab Mira langsung berlari ke luar.


Tak lama Mira kembali dengan pa Wisnu


" Assalamu'alaikum" ucap pa Wisnu seraya masuk dan menghampiri Ega.


" Wa'alaikumsalam,masuk pa!!Tolong Ega pa..bawa Ega ke rumah sakit." ucap Mia


"Ayo bu "jawab pa Wisnu langsung membopong Ega dan di bawanya ke dalam mobil.


Mia di belakang bersama Ega, sedangkan Mira duduk d depan.

__ADS_1


Ega mencengkeram tangan Mia."sakit teh...Allahu Akbar,ya Allah mudahkanlah persalinan hamba."


__ADS_2