Janda?Istrinya Tuan Abi

Janda?Istrinya Tuan Abi
part 21


__ADS_3

Sudah lama dia tidak menggendong anak kecil,anak pertamanya yg sudah menikah selama 8 tahun belum juga di karuniai seorang anak,sedangkan anak bungsunya belum juga menikah sampe sekarang.


Dia pun sangat senang bisa bermain dg Ammar.


Ega pun datang dengan membawa nampan yang berisi 3 gelas jus mangga dan menaruhnya di meja.


"Silahkan bu di minum,maaf hanya ada buah mangga di rumah"ucap Ega


"Tidak apa-apa nak Ega, sebenarnya ga usah repot-repot di buatkan minum." karena sudah di buatkan bu Asih pun meminum jus tersebut untuk menghargai Ega


"Tidak repot bu,saya malah senang kedatangan tamu."


"Ammar ayo sama mama,Oma nya cape" ucap Ega


"Ga apa-apa nak Ega,ibu senang bisa memangku Ammar..sudah lama ibu tidak memegang anak-anak."jawab bu Asih

__ADS_1


Ega pun hanya tersenyum,lalu Rai berpamitan masuk kamar sambil membawa jusnya dan mengambil Ammar yg sudah tertidur di pangkuan bu Asih untuk di baringkan di tempat tidur.


" Kemana suamimu nak Ega, dari tadi ibu tidak melihatnya."tanya bu Asih


Ega yang di tanya pun terdiam


"Maaf...Apa ibu sudah menyinggung mu nak?tanya bu Asih merasa bersalah.


"tidak...tidak apa-apa bu."Ega pun menghembuskan nafas pelan,lalu menceritakan tentang alm.suami dan anak-anaknya.


"ibu ingat saat pertemuan kita di kota C?" bu Asih pun mengangguk


deg...


" Innalilahi wa innailaihi Raji'un" ucap bu Asih sambil menutup mulutnya.

__ADS_1


" Apa mungkin karena ucapanku saat itu ya Allah" ucap bu Asih dalam hatinya,dia pun merasa bersalah karena sudah mengucapkan hal yang tidak baik.


" Maafkan ibu nak,ibu tidak bermaksud mengingatkan mu pada kejadian itu."


" Tidak apa-apa bu, InsyaAllah saya sudah ikhlas menerima kenyataan yang sudah di gariskan Tuhan pada saya.Saya pun tidak boleh terlalu lama terpuruk,karena saya mempunyai Ammar yang saat itu masih dalam kandungan saya." ucap Ega dg tersenyum


"Ega juga bahagia bu,karena masih ada Ammar titipan a Ardi.Ega ga sendiri,hanya dengan melihat Ammar hati Ega juga tenang karena Ammar benar-benar duplikat suami Ega.Allah masih sayang sama Ega,makanya Allah pun tidak mengambil Ammar saat itu.


Padahal saat kejadian naas itu,Ega sempat depresi selama hampir 2 bulan... berkali-kali mencoba mengakhiri hidup Ega karena Ega tidak kuat menerima cobaan yang Allah berikan.Namun saat keluarga Ega menyerah menghadapi Ega,Ammar menyadarkan Ega dengan tendangannya di perut Ega"


" Sejak itu Ega tersadar,bahwa Ega tidak sendiri,ada malaikat kecil yang harus Ega jaga. Malaikat yang Allah dan suami Ega titipkan." cerita Ega sambil mengusap air mata yang tidak berhenti mengalir.


Walau mulut berucap ikhlas,tapi hati tidak benar-benar ikhlas.


Karena kehilangan seseorang yang kita sayangi adalah hal yg paling berat.

__ADS_1


Di saat-saat tertentu,kita pasti akan mengingat memory kita saat bersama mereka yang meninggalkan kita.Namun kehilangan bukan untuk kita ingat agar terus terpuruk,namun kita pun tetap bisa mengenang,kenangan saat berkumpul bersama untuk semangat kita menyongsong masa depan.


Bu Asih pun ikut menangis mendengar kisah Ega dan memeluknya dengan sayang.


__ADS_2