
Dengan seksama ia membaca semuanya, yang membuat ia terkejut, ternyata selama ini Ega kerja di perusahaannya.Bagai mendapat jackpot,ia pun menyuruh sekertaris Rena memanggil Ega untuk menghadapnya.
Rena pun menghubungi bagian resepsionis dan meminta Ega datang ke ruangan Abi.
"Ada apa ya Ma?kenapa aku di panggil sama tuan Abi?Apa aku sudah membuat kesalahan?Apalagi kata Rai aku tidak boleh membuat kesalahan,jika tidak mau berurusan dengan tuan Abi" cerocos Ega dg wajah ketakutan
" Jangan suka su udzon ka, mungkin tuan Abi ada keperluan lain sama Kaka" jawab Ema menenangkan Ega
Ega pun berlalu pergi menuju ruangan Abi,di lantai 45
( jiaaaaa....luhur-luhur teuing Abi,kumaha Mun Aya bencana.Rek luncat sugan mah nya.
Akhirnya mereka mau bertemu...aaahhh..CIA..CIA..CIA)
( jiaaaaa..atas-atas banget Abi,gimana kalo ada bencana. Mau loncat kayanya)
Dengan perasaan yang tidak karuan Ega pun mengetuk pintu dan dia pun masuk setelah mendengar Abi mengijinkannya.
__ADS_1
" Selamat pagi tuan, sekertaris Rena bilang anda memanggil saya.Apa saya membuat kesalahan tuan?apa saya sudah menyinggung tuan?" cerocos Ega dg menundukkan kepalanya yang mana membuat Abi tersenyum.
( Meleleh aku....😅)
"Ekhem...apa kamu sedang berbicara dg lantai?saya di hadapanmu bukan di lantai" ucap Abi,yg seketika itu juga membuat Ega mengangkat kepalanya.
deggg...
"aishhh...kenapa jantungku tidak bisa di kontrol"ucap Abi dlm hati.
" Ekhem...kamu tidak membuat kesalahan, hanya saja setelah saya baca data diri kamu,kenapa kamu mau menjadi resepsionis padahal titel mu lulusan S2 ." ucap Abi menghilangkan kecanggungan.
"Apa tuan mau memecat saya?"tanya Ega dengan wajah polos dan menggemaskan untuk Abi.
"Seandainya kamu kekasih ku,ingin aku peluk dan aku cium bibirmu,kenapa harus memasang wajah seperti itu?".ucap Abi dlm hati
" Tidak...bukan begitu,saya ingin menaikkan jabatanmu menjadi sekertarisku." ucap Abi
__ADS_1
" hahh???maaf tuan,bukan saya menolak tawaran anda,tapi saya sudah nyaman dengan pekerjaan saya saat ini."jawab Ega dg meremas baju bawahnya.Tak terpikir bila karyawan baru sepertinya harus naik jabatan menjadi sekertaris, terus sekertaris Rena mau d kemanain?Kalo pun iya ad sekertaris baru,masih banyak karyawan yang lebih lama kerja daripada dia dan lebih bertalenta. Apalagi ia tidak ada pengalaman jadi sekertaris.ohh...big NO
Tambah lagi Ega tidak mau membuat dirinya di gunjing orang,atau membuat iri orang-orang,ia juga tau karena statusnya yg janda,banyak yang membicarakannya,tapi ia tidak ambil pusing.Apa kata orang kalo dia menerima jadi sekertaris?membayangkan nya saja sudah membuat dia bergidik ngeri dan tanpa sadar ia pun mengedikan bahunya.Dan terlihat oleh Abi,sehingga Abi berasumsi kalo dia tidak mau dekat-dekat dengannya.
" Kamu menolak karena tidak mau dekat dengan saya?Apa saya semenyeramkan itu, sampai kamu seperti itu?" ucap Abi
" hah??ngomong naon sih ieu jelema?" ucapnya dlm hati
( hahh???ngomong apa ini orang??)
" Bu bukan,tidak seperti itu tuan.Saya hanya menikmati pekerjaan saya saat ini." ucap Ega
"Sombong sekali kamu,banyak yang menginginkan posisi ini!Tapi kamu dengan mudahnya menolak tawaranku.Kamu mau saya pecat hahh!!!" bentak Abi
Ega yang tidak pernah kena bentakan,ia pun kaget.Pada saat pertemuan pertama pun sebenarnya ia ingin menangis saat di bentak,namun karena ia sedang menggendong Ammar ia tida bisa menangis.
Pertahanannya runtuh,ia pun meneteskan air matanya.
__ADS_1
" Ma maaf tuan,saya permisi." ucap Ega seraya keluar dari ruangan Abi dan menghapus air matanya.