Janda?Istrinya Tuan Abi

Janda?Istrinya Tuan Abi
part 39


__ADS_3

" Ibu akan merestui kalian nak, mumpung besok Minggu aku akan mengundang Ega ke rumah" gumam Bu Asih sambil terkikik.


Hari pun berganti,karena Ega sedang datang bulan ia tidak melakukan kewajibannya.


Setelah selesai mencuci muka,ia pun ke dapur untuk memasak,terlihat Bu Uti sedang memasak.


" Pagi bu.."sapa Ega


" Pagi nak..tumben jam segini udah ke dapur." tanya Bu Uti


" hehe..Ega lagi ga sholat bu,jadi ga ada tadarus juga!Ammar blm bangun,jadi Ega bingung mau ngapain?" Jawab Ega sambil cengengesan.


" Hari ini ibu mau masak udang asem manis,cah kangkung sama sayur sop buat Ammar." ucap bu Uti


" Sayurnya biar Ega aja yg masak Bu." ucap Ega langsung mengambil bahannya dari kulkas.


Mereka pun memasak sambil ngobrol,Ega cerita tentang Abi.


Dan ibu Uti pun bahagia mendengarnya.


" Apa kamu menerimanya nak?" tanya ibu


" Belum tau Bu,Ega belum liat perjuangan a Abi meluluhkan hati Ega." jawabnya tersenyum

__ADS_1


Saat sedang asik memasak,ponsel Ega berdering.Ia pun bergegas mengambilnya dan menjawab panggilan nya.


" Assalamu'alaikum..."


" Wa'alaikumsalam nak,ini ibu Asih"


" ah iya ibu,kenapa Bu?"


" Apa hari ini kamu sibuk nak,ibu ingin mengundang nak Ega dan Ammar berkunjung ke rumah ibu."


" Kebetulan ga Bu,baik Ega akan main ke rumah ibu.Mungkin Ega kesananya jam 9 an ya Bu,setelah semua selesai."


" Baiklah..nanti ibu akan suruh supir ibu menjemput mu"


" Eehhh...jangan repot-repot Bu, biar saya naik taxi aja."


" Iya atuh kalo gitu Bu. Wa'alaikumsalam."


Setelah selesai,ia pun bergegas mandi karena berkeringat setelah masak.Saat masuk ia liat Ammar sudah terjatuh dari atas ranjang,Ega pun berteriak karena kepala Ammar berdarah.


" AMMAAAARRR....." Ega pun langsung mengangkatnya dan menangis.


Rai yg saat itu baru keluar pun kaget, langsung masuk ke dalam kamar Ega.

__ADS_1


" Astaghfirullah teh...ayo kita bawa ke rumah sakit"


Bu Uti pun ikut panik,tapi dia tidak ikut ke rumah sakit.


Selama diperjalanan Ega hanya menangis dan memeluk Ammar,ia takut kalo harus kembali di tinggalkan orang yg ia sayangi.


Raihan yg melihat itu pun ikut panik,karena ia pun takut.Tak lama mereka pun sampai.


Ega langsung turun dan berlari masuk ke dalam rumah sakit, perawat yg melihatnya pun mengambil alih Ammar dan membawa masuk Ammar ke UGD,saat Ega ingin ikut masuk,ia di tahan oleh perawat.


Ia hanya bisa menangis, dengan menjambak rambutnya. Dengan keadaannya yang mengkhawatirkan di tambah darah Ammar yang ada pada baju dan tubuhnya. Tubuhnya bergetar,ia takut...sangat takut.


Rai yang baru masuk setelah memarkirkan mobilnya,tak sanggup melihat keadaan Ega.


Ia pun memeluk tubuh Ega yang bergetar.


" Ammar ga bakalan kenapa-kenapa kan Rai? iyakan?"


" Dia tidak akan meninggalkan teteh seperti yang lainkan Rai" teriak Ega histeris


" Ga teh..Ammar sangat kuat,dia pasti di jagain sama ayah dan kaka-kakanya. Teteh harus kuat,kalo teteh gini siapa nanti yang jagain Ammar." ucap Raihan,ia pun ikut menangis karena melihat keadaan Ammar dan kakanya. Ia pun sama takutnya,namun harus kuat demi kakanya


Tak lama dokter keluar dr ruang IGD.

__ADS_1


" Keluarga pasien?"


( Sebelumnya maaf,karena ada beberapa yang komen jatuh dari ranjang aja sampe berdarah-darah!!! Saya bikin cerita part ini,karena dengar cerita dari almarhumah nenek saya. Dulu anak pertamanya,meninggal karena jatuh dari atas ranjang. Karena beliau tinggal ke sawah,padahal di rumahnya ada mertuanya)


__ADS_2