
" eehh..ga papa a,saya aja yang pundungan itu mah. Karena emang saya ga pernah kena bentakan,jadi saya ga terbiasa dengan suara bernada keras." ucap Ega dengan tersenyum.
'haaaahhh....ingin sekali aku memeluknya' gumam Abi seraya menghembuskan nafas panjang.
Saat sedang makan Abi di kagetkan dengan kedatangan mantannya yang pernah mengkhianati nya dulu . Tapi dia bisa menguasai dirinya,dia sudah tidak mencintainya lagi. Namun Abi sangat jijik melihatnya.
" Hai bi...udah lama kita ga ketemu." sapanya
namun Abi cuek, tidak menanggapi
Dan mantannya pun melirik pada Ega dan Ammar
" kamu siapanya Abi?" tanyanya lagi
Saat Ega akan menjawab,Abi memotongnya
" Kenalkan dia Mega istriku dan yang di stroller anak kita."
Ega dan mantannya pun kaget dg penuturan Abi, dengan refleks Ega menginjak kaki Abi yg ada d kolong meja. Namun Abi hanya tersenyum. Ega pun mengerti,jadi lebih baik dia diam.
Mantan Abi yg mendengarnya pun kaget tak terima dan beranjak pergi.
__ADS_1
Setelah kepergian mantannya Abi pun menarik nafas panjang.
( aku ga mau bikin novel yg ada pelakor-pelakoran ya gengs,jalan hidup Ega aja udh miris banget🥺)
" Maksudnya apa a? Kenapa bilang saya istri aa?iisshh"protes Ega
" Maafkan saya Ga...dia mantan saya yang mengkhianati saya di saat saya sedang sayang-sayangnya. Sampai saat ini saya udah ga ada rasa sama dia, cuma y Gedeg aja..jijik kalo inget-inget kesalahannya." jawab Abi
Ega pun hanya ber oooohhh ria.
" Kamu bilang...tadi kamu gaa pernah kena bentak sama sekali,maaf sebelumnya..memang suamimu dulu tidak pernah membentakmu sama sekali?"tanya Abi
Ega yg mendapat pertanyaan Abi pun terdiam
" Apa kamu ga berniat membuka hatimu untuk pria lain? Kasian Ammar,dia juga membutuhkan kasih sayang seorang ayah." ucap Abi
Ega yg mendengarnya pun tersenyum.
" Bukan tidak mau,tapi belum...saat ini saya masih merasa nyaman seperti ini. Entah nanti kalo ada yang bisa membuat saya nyaman dan menerima Ammar dg tulus." ucapnya
Abi pun mengangguk
__ADS_1
" Apaaa aku boleh masuk menjadi salah satu kandidat ayah Ammar?" ucap Abi to the point
Ega pun kaget dg ucapan Abi.
" Aa ini ngomong apa?kalo bercanda jangan terlalu tinggi a,ntar kalo jatoh kan sakit. Sakit ke Eganya kalo udah mulai berharap" jawab Ega tertawa
" Ga ...apa saya terlihat bercanda?."
Ega pun menjadi gugup,dia bingung harus menjawab apa "Sebelumnya saya minta maaf a,bukan maksud menolak,tapi saya masih nyaman dengan keadaan saya saat ini.Hanya berdua dengan Ammar." jawab Ega tersenyum
" Saya tidak memaksamu menerima saya sekarang,cukup kamu diam dan melihat saya berjuang mendapatkan cintamu. Sampai kamu bilang 'ya aku menerimamu' .Jangan menghindari saya ataupun menjauh." ucap Abi bersungguh-sungguh
( uuunnnnchhh...co cweet)
" Jujur...selama ini tidak ada yang membuat saya seperti orang gila bila tidak melihat seseorang,seperti saya bila tidak melihatmu. Saya jatuh cinta padamu dari pandangan pertama, saya pun menerima Ammar dengan tulus. Saya pun sudah tidak muda lagi,saya butuh pendamping yang siap menerima saya apa adanya bukan karena ada apanya."
Abi menghembuskan nafas panjang
" Apakah kamu bisa memberikan saya kesempatan untuk berusaha mendapatkan cintamu?" lanjut Abi
Ega pun terdiam dan hanya bisa mengangguk.
__ADS_1
" Tapi...