Janda?Istrinya Tuan Abi

Janda?Istrinya Tuan Abi
part 44


__ADS_3

Abi pun membawa Ega ke ruangan Ammar,dan membaringkannya ke ranjang tempat Ega tertidur tadi siang.


Semua yg di ruangan itu melihat Abi dan Ega pun senyum-senyum sendiri. Kemajuan nih...hihi


Saat Abi akan keluar untuk mengambil belanjaannya tadi,ia tertahan oleh Mia.


" Maafkan Ega yang sudah merepotkan mu tuan" ucapnya


" Jangan panggil tuan teh,panggil Abi saja" ucap Abi


" Tidak apa-apa teh,Abi senang melakukannya. Apa teteh setuju bila Abi menjadikan Ega istri Abi?" tanyanya


" Apa kamu yakin? Statusnya dan keadaan kami yang jauh d bawah mu,apa tidak akan mempermalukan keluargamu nanti?" tanya Mia. Biar bagaimanapun Mia takut akan gunjingan orang pada Ega.


" Teteh tidak perlu khawatir,keluargaku sudah merestuinya. Apalagi ibu,ia sangat menyukai sifat dan sikap Ega" jawab Abi

__ADS_1


" Apa kamu bisa berjanji akan selalu membahagiakan Ega, ia cukup menderita selama ini. Kepergian orang-orang yang di sayangi nya sempat membuat ia depresi dan membuatnya selalu mencoba untuk bunuh diri. Teteh ga mau hal itu terulang lagi." ucap Mia


Abi yang mendengarnya pun kaget, kenyataan Ega yang mencoba bunuh diri. Abi tidak menyangkanya wanita yg selalu terlihat tegar dan ceria melakukan hal itu. Sakit...iya sakit yang di rasakan Abi saat mendengarnya.


" Abi janji teh,akan selalu berusaha membuat Ega tersenyum dan bahagia" ucap Abi


Mia pun tersenyum mendengar jawab Abi


" kalau begitu teteh merestuinya, sekarang tinggal kamu yang berusaha mendapatkan hati Ega. Berusahalah membuat Ega untuk membuka hatimu " ucapnya


Setelah Abi meletakkan belanjaannya,keluarga Mia dan Rai pamit pulang untuk istirahat dan menitipkan Ega dan Ammar pada Abi.


Abi pun tidak keberatan..Setelah semua pulang,Abi merebahkan tubuhnya di sofa yang cukup besar di ruangan itu. Setelah sebelumnya ia menghubungi Leo agar menghandle pekerjaan nya beberapa hari ke depan,bila ada yang penting ia meminta Leo membawanya ke rumah sakit,tak lupa ia pun meminta di bawakan baju untuknya dan Ega.


Setelah selesai,ia pun berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri.Saat keluar,Leo sedang duduk menunggunya.

__ADS_1


Abi pun berjalan mendekatinya,ia mengambil baju gantinya dan kembali ke kamar mandi.


Setelah selesai..ia berbincang sebentar dengan Leo masalah perusahaan.Tak lama Leo pun pamit pulang,dan Abi merebahkan tubuhnya di sofa.Tak terasa iapun terlelap


( cape meureun si babang teh...karunya teuing,sini sini othor kelonin 😅)


( cape mungkin si babang...kasian banget,sini sini othor peluk)


Saat waktu menunjukkan pukul 2 dini hari,Ega terbangun. Dia melihat sekelilingnya dan terhenti saat matanya melihat sosok yang sedang tertidur pulas di sofa.Ia pun turun dan mendekatinya, untuk memakaikan selimut.


Ega memandangi wajah Abi, " tampan" gumamnya.


" Apa aku sudah mulai membuka hatiku untukmu,bila di dekatmu aku merasakan kenyamanan seperti saat aku bersama alm.a Ardi. Apa boleh? Apa aku boleh menyukai Abi a? Apa Abi tidak akan meninggalkan aku kelak? Aku takut ia juga akan meninggalkanku seperti a Ardi meninggalkan Ega" ucapnya pelan sambil menangis dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Abi yang sudah bangun,saat Ega memakaikan selimut padanya mendengar semua yang di katakan Ega.

__ADS_1


" Aku tidak akan meninggalkan mu,aku akan selalu menjagamu dan menjaga Ammar sampai kita tua nanti. Aku akan selalu meminta kita tidak akan terpisahkan sampai ajal menjemput kita, kalaupun ajal menjemput kita,aku akan meminta bila kita akan mati bersama."


__ADS_2