
" Apa maumu? ke...".. sebelum Ega meneruskan kata-katanya,Abi datang lalu menarik Ega ke belakangnya.
Hanya melihat pria itu dan tanpa mengatakan apapun,pria itupun pergi.
Abi pun membalikkan badannya menghadap Ega.
" Kamu tidak apa-apa?siapa dia?" tanya Abi, walaupun dia kesal,tapi dia menahannya karena takut Ega menangis. Abi melihat pria itu memegang tangan Ega.
Ega pun mengadahkan kepalanya.Ega yang hanya setinggi dada Abi.
" Dia kekasih mantan istri Rai,aku tidak tau kenapa dia tiba-tiba mendekatiku. Sungguh menjijikan bila ingat bagaimana mereka mengkhianati Rai." ucap Ega yang meneteskan matanya,ia ingat bagaimana hancurnya Rai saat itu.Sakit..itu yang di rasakannya.
Abi pun menghapus air matanya,kekesalan yang tadi ia rasakan pun musnah hanya karena melihat air mata Ega yang jatuh di pipinya. Lalu Abi pun memeluknya, membiarkan Ega menangis
" Cengeng sekali calon istriku ini, terlalu lembut hatimu sayang." ucap Abi tersenyum seraya mengusap kepala Ega.
(hayaaaaang....😣😣)
" Kamu sudah selesai belanjanya?" tanya Abi
Ega pun melepaskan pelukannya. "Aaahhhh....malu sekali aku,sudah berapa kali aku di peluk Abi hari ini" ucap Ega dalam hati,wajahnya sudah merah seperti kepiting rebus.
Sungguh menggemaskan,itulah yang d pikiran Abi.
__ADS_1
" Be belum...sudah bagaimana,apa aa ga liat keranjang belanjaanku masih kosong?" ucap Ega yang gugup,ia pun melanjutkan mencari cemilan.
Abi yang melihat Ega gugup pun,tertawa kecil.Ia pun mengikuti Ega dari belakang dan mengambil alih keranjang bawaannya.
(atulaaahhh ni baper...mau Abi 1 atau ga babang Rai sini sama othor)
Setelah selesai mereka pun membawanya ke kasir untuk di bayar,antrian cukup panjang..Ega yang lelah ia pun menyandarkan tubuhnya di selving sebelahnya.
" Kamu lelah?masuklah duluan ke mobil,biar aku yang mengantri"ucap Abi seraya memberikan kunci mobilnya.
" Bolehkah? aa ga papa sendiri di sini?" tanya Abi dengan menerima kuncinya.Abi pun menganggukkan kepalanya tersenyum.
Orang-orang sekitar yang memperhatikan mereka di buat baper,.
" siapa wanita yang bersamanya,imut sekali"
" Mungkin itu adiknya"
" Bukankah dia anak bungsu?"
"apa mungkin kekasihnya?"
" Pupus sudah harapanku menjadi nyonya Abi"
__ADS_1
" Huuuu....halunya ketinggian,jangan tinggi-tinggi nanti sakit kalo jatoh"
Ramai yang membicarakan mereka,Ega pun berlalu pergi menuju mobil.Ia sungguh lelah hari ini,waktu pun sudah menunjukkan pukul 8 malam. Tanpa ia rasa,iapun tertidur di jok sebelah kemudi
Saat Abi kembali,ia pun melihat Ega yang terlelap tak tega membangunkannya,Abi memasangkan seat belt Ega dan melajukan mobilnya.
Setelah sampai,Abi menggendong Ega ala-ala bride style.
uuuuhhh...sepanjang lorong mereka menjadi pusat perhatian orang di sekitarnya.
( terus aja bikin orang baper,haishhhh.....aku kapaaaan???Ya Allah kirimkan aim 1 pria sepertinya ya Allah)
Abi pun membawa Ega ke ruangan Ammar,dan membaringkannya ke ranjang tempat Ega tertidur tadi siang.
Semua yang di ruangan itu melihat Abi dan Ega pun senyum-senyum sendiri. Kemajuan nih...hihi
Saat Abi akan keluar untuk mengambil belanjaannya tadi,ia tertahan oleh Mia.
" Maafkan Ega yang sudah merepotkan mu tuan" ucapnya
" Jangan panggil tuan teh,panggil Abi saja" ucap Abi
" Tidak apa-apa teh,Abi senang melakukannya. Apa teteh setuju bila Abi menjadikan Ega istri Abi?" tanyanya
__ADS_1
" Apa kamu yakin? Statusnya dan keadaan kami yang jauh di bawah mu,apa tidak akan mempermalukan keluargamu nanti?" tanya Mia. Biar bagaimanapun Mia takut akan gunjingan orang pada Ega,