
"Ga usah masak teh,kita makan di luar aja. Di deket sini ada kafe yg nyaman banget,aman juga buat anak-anak .Makanannya juga enak-enak dan terjangkau. Teteh di jamin suka.
Sekarang kita istirahat dulu,kasian juga Ammar pasti cape"
"Sekalian nanti kita ke mall dulu,buat belanja keperluan teteh selama seminggu."ucap Rai
" Ya udah,teteh bawa Ammar ke kamar dulu ya,sekalian istirahat."
"Oke teh,Rai juga mau rebahan dulu"
( ceritanya mereka udah makan siang dan shalat ya,pas d perjalanan )
Waktu pun berlalu,tak terasa sudah adzan ashar.Setelah shalat ashar merekapun berangkat karena akan berjalan-jalan dulu ke mall agar tidak terlalu malam pulangnya.
Hanya membutuhkan waktu 30 menit,merekapun sampai di mall cukup besar.
" waahhh...de,mall nya meuni besar gini.Teteh udah lama ga keluar jalan-jalan, terakhir jalan waktu masih ada a Ardi." ucap Ega sambil tersenyum,karena dia mengingat kenangannya saat masih bersama suami dan anak-anak nya. Padahal hanya jalan-jalan tanpa membeli sesuatu,namun mereka bahagia karena kebersamaannya.
__ADS_1
" Udah ah teh,jangan inget yang udah lalu. Masa lalu bukan untuk di ingat dan membuat teteh terpuruk,tapi bukan juga untuk di lupakan.Cukup di jadikan kenangan,karena mereka akan selalu ada di hati teteh."ucap Rai karena dia tau kakanya mau menangis.
Dengan tangan kanan menggendong Ammar,dan tangan kirinya memeluk kakanya dari samping.
" Hayuu teehhh...kita senang-senang." seru Raihan
" yuuuu...." di jawab Ammar.merekapun tertawa
Tak terasa waktu berlalu hingga menjelang Maghrib. Setelah semua keperluan Ega lengkap,merekapun membayarnya. Langsung mencari mushola untuk menunaikan shalat Maghrib.
Usai shalat,mereka akan lanjut menuju kafe yang Rai katakan. Namun saat mau ke parkiran,Rai pamit ke toilet. Egapun berlalu lebih dulu ke tempat parkir.
" Astaghfirullah...maaf tuan,maafkan saya karena tidak sengaja menabrak tuan." ucap Ega sambil menggendong dan menunduk.
Dengan tatapan yang dingin dan angkuhnya,pria itu membentak Ega.
"Kalo jalan lihat ke depan,jangan Meleng!Kamu ga lihat kopi saya tumpah dan mengenai jas saya.Hahh!!!"
__ADS_1
Karena kaget dengan bentakan pria itu,Ega pun mengangkat kepalanya bersamaan dengan Ammar yg menangis karena kaget.
degg...jantung pria itu memompa dengan cepat "cantik" satu ucapan yang terlintas dalam pikirannya. Namun diapun teralihkan dengan tangisan Ammar.
"Sekali lagi saya meminta maaf tuan...saya benar-benar tidak sengaja."ucap Ega dg menundukkan tubuhnya berkali-kali
Saat Abi akan bicara,Raihan datang.
Yaaaaa....jeng jeng jeng ternyata yang di tabraknya adalah Abi Maheswari.
"Teteh...teteh kenapa masih di sini,kirain Rai udah masuk ke mobil" ucap Rai sambil mengambil alih Ammar,karena dia masih menangis.
" cup..cup sayang,sama om sini."
" De...teteh nabrak tuan ini tadi,kopinya tumpah terus kena jasnya.Kumaha ( gimana)atuh?teteh ga sengaja,tadi terlalu asyik jalan sambil becandain Ammar." jawab Ega sambil mengigit bibir bawahnya.
Abi yg sedari tadi memperhatikan Ega bicara, tersenyum kecil tanpa di sadari adik Kaka itu. "menggemaskan"ucapnya dalam hati.
__ADS_1
Raihan yang baru menyadari kalau ada orang selain merekapun langsung melihat ke arah Abi.
"MAMPUS" jawab Rai dalam hati..