Janda?Istrinya Tuan Abi

Janda?Istrinya Tuan Abi
extra part 6


__ADS_3

" Sayang" ucap Abi seraya menoleh pada Ega.


" Terimakasih" ucapnya lagi seraya mencium kening Ega.


" Istirahat dulu a,cobain bolu buatan Ega." ucap Ega semangat.


Abi pun menutup laptopnya dan menarik Ega ke pangkuannya.


" Kapan kamu buat bolu ini yang. Perasaan dari tadi kamu sama aa." ucap Abi sambil memakan bolunya


" Kemaren a,waktu aa sibuk di ruang kerja sama asisten aa. Gimana rasanya?" tanya Ega


" Enak sayang...semua masakanmu sangaaatt enak." puji Abi


" Alhamdulillah...makasih aa" ucap Ega seraya mencium pipinya Abi dan ia pun berdiri untuk keluar dan memasak untuk makan malam.


" Ya udah Ega ke dapur dulu ya,mau masak buat makan malem. Aa selesein aja kerjaannya" ucap Ega.


Abi yang mendapat serangan mendadak di pipinya pun mematung sampai akhirnya tersadar saat Ega menutup pintu.


' Sudah mulai berani kamu sayang' gumam Abi,ia pun melanjutkan makan bolunya dan meminum kopi buatan Ega. nikmatnya kamu Bi...Bi...


Abi pun melanjutkan pekerjaannya. Selesai bertepatan dengan adzan Maghrib. Ia pun bergegas membereskan mejanya dan keluar untuk melaksanakan shalat. Saat ia membuka pintu,ia di kagetkan dengan Ega yang sudah berdiri depan pintu.


" Astaghfirullah yang...Untung aa ga jantungan." ucap Abi sambil mengusap dadanya

__ADS_1


" Ishhh....apa sih a? emangnya Ega hantu apa?" ucap Ega sambil cemberut. Abi yang melihat bibir Ega pun langsung mengecupnya.


" Aa cuma kaget yang,begitu buka pintu udah ada ayang di depan." ucap Abi


Ega pun tertawa.


" Ya udah yu a,kita shalat dulu. Kerjaan aa udah selesai?" tanya Ega seraya berjalan beriringan menuju kamarnya.


" Alhamdulillah sudah,besok aa dah mulai masuk kerja. Ga papa kamu di rumah sendiri yang? Kan besok teh Mia juga pulang,apa mau pake ART?" tanya Abi


" Ga papa atuh a,kan ada Ammar. Ga usah pake ART ah, InsyaAllah Ega masih sanggup a. Lagian Ega kan ga kemana-mana,Ega ga kerja. Kalo semisal nanti Ega cape,baru Ega bilang nanti ke aa" ucap Ega seraya ke kamar mandi untuk berwudhu dan bergantian dengan Abi.


Setelah shalat,mereka bertadarus sambil menunggu adzan Isya.


Mereka pun berkumpul di ruang keluarga.


" Mira...kamu kelas berapa sekarang? tanya ibu pada Mira yang sedang bermain dengan Ammar.


" Kelas 2 SMP nek" jawabnya sambil tersenyum


" Bentar lagi SMA dong,sekolah di sini aja. Nanti biar tinggalnya sama nenek. Nenek ga ada temen semenjak om Abi menikah." tawar nenek


Mira yang mendengar pun berbinar binar dan menatap ibunya. Seolah memohon untuk di perbolehkan.


" Masih lama Bu,nanti saya diskusikan sama ayahnya Mira." ucap Mira

__ADS_1


Mira yang mendengar pun bahagia.


" Assiiikkk" ucap Mira senang


Sedangkan yang lain hanya geleng-geleng kepala.


#


Tak terasa sudah akan menjelang hari pernikahan.


H -2...Ega dan Abi sudah tiba di kota C. Jangan lupakan Ammar,saat ini mereka menginap di rumah Mia. Begitupun kedua orang tua Abi, tapi mereka tinggal di kediaman mereka di kota C.


Hari pernikahan


Ega yang sudah siap dengan kebayanya memasuki kamar Rai, ia melihat Rai yang sibuk bolak-balik depan lemari.


" Ari kamu kunaon Rai? pulang anting siga licinan, lila-lila rapih eta teheul." ucap Ega


( kamu kenapa Rai? bolak-balik kaya setrikaan, lama-lama rapih itu keramik)


" Isshhh...si teteh.Gugup teh liat tangan Rai sampe keringetan gini." ucap Rai


" Ya ampun Rai, waktu nikahan kamu sama si Tae dulu ga gini-gini amat. Malah kesannya kamu kaya yang mau ga mau nikah sama dia." ucap Ega


" Ya dulu...pokonya Rai gugup teteh" ucap Rai lagi yang masih enggan untuk bilang kalo ia mencintai Kai dari dulu.

__ADS_1


__ADS_2