Janda?Istrinya Tuan Abi

Janda?Istrinya Tuan Abi
part 40


__ADS_3

Selama diperjalanan Ega hanya menangis dan memeluk Ammar,ia takut kalo harus kembali di tinggalkan orang yang ia sayangi.


Raihan yang melihat itu pun ikut panik,karena ia pun takut.Tak lama mereka pun sampai.


Ega langsung turun dan berlari masuk ke dalam rumah sakit, perawat yg melihatnya pun mengambil alih Ammar dan membawa masuk Ammar ke UGD,saat Ega ingin ikut masuk,ia d tahan oleh perawat.


Ia hanya bisa menangis, dengan menjambak rambutnya. Dengan keadaannya yang mengkhawatirkan di tambah darah Ammar yg ada pada baju dan tubuhnya. Tubuhnya bergetar,ia takut...sangat takut.


Rai yg baru masuk setelah memarkirkan mobilnya,tak sanggup melihat keadaan Ega.


Ia pun memeluk tubuh Ega yang bergetar.


" Ammar ga bakalan kenapa-kenapa kan Rai? iyakan?"


" Dia tidak akan meninggalkan teteh seperti yang lainkan Rai" teriak Ega histeris


" Ga teh..Ammar sangat kuat,dia pasti di jagain sama ayah dan kaka-kakanya. Teteh harus kuat,kalo teteh gini siapa nanti yang jagain Ammar." ucap Raihan,ia pun ikut menangis karena melihat keadaan Ammar dan kakanya. Ia pun sama takutnya,namun harus kuat demi kakanya


Tak lama dokter keluar dr ruang IGD.


" Keluarga pasien?"

__ADS_1


" Saya ibunya dok,bagaimana keadaan ank saya dok? Ammar baik-baik saja kan?" ucap Ega yang sangat kacau.


" Pasien membutuhkan donor darah dan kebetulan stok darah di rumah sakit ini habis,untuk saat ini pasien kritis karena ia mengeluarkan banyak darah."ucap dokter yang merasa kasian melihat keadaan Ega.


" Ambil darah say dok" ucap Ega


" Saya butuh golongan darah AB,apa golongan darah ibu sama?" tanya dokternya


Ega pun terdiam,karena golongan darahnya B,Rai pun sama.


" Bagaimana Bu,saya membutuhkan darahnya paling lambat 1 jam lagi. Karena kami harus melakukan operasi sesegera mungkin,tolong ibu segera usahakan ya" ucap dokternya dan berlalu masuk ke dalam


" Bagaimana ini Rai? teh Mia,tapi perjalanan dr sana kesini aja membutuhkan waktu 4 jam" ucap Ega


Bu Asih yang mendengarnya pun segera membangun kan Abi dan menariknya,Abi yang tadinya sempat bingung,namun setelah ibunya menjelaskan semuanya.Ia pun bergegas ke kamar mandi dan berganti pakaian.


Bu Asih yg melihat keadaan Ega pun tak tega,ia langsung memeluknya.


(sebenernya Abi juga pengen meluk,tapi ga berani)


"Bagaimana Ammar nak?"

__ADS_1


" Ammar keritis Bu,ia butuh donor darah. Tapi darah Ega sama Rai ga sama Bu." saat Abi mau bicara dokter ya tadi keluar dan memberitahukan kalo Ammar harus segera di operasi,dan ia membutuhkan darahnya sekarang


" Apa golongan darah nya dok" tanya Abi


" AB tuan" siapa yg g kenal Abi


"Saya AB,ambil saja darah saya sebanyak yang di butuhkan."


Ega yang mendengarnya pun terharu.


Namun Abi langsung masuk ke ruangan yang di minta dokter untuk pemeriksaan kelayakan pendonor darah.


Ammar pun di bawa ke ruang operasi,Ega yang melihatnya pun semakin histeris.


Raihan langsung memeluk kembali kakanya.


" Ammar tidak apa-apa teh,a Abi sudah mendonorkan darahnya..Jadi teteh harus tenang,jangan terus seperti ini"


Setelah 1 jam Abi pun keluar dan menghampiri Ega yg berada di pelukan Raihan.


" Kamu tenang saja,Ammar akan baik-baik saja"

__ADS_1


Ega yg mendengar Abi berbicara,ia pun langsung memeluk Abi.Abi yg di peluknya dag Dig dug derrr


" Terimakasih... terimakasih aa mau menolong Ammar


__ADS_2