Janda?Istrinya Tuan Abi

Janda?Istrinya Tuan Abi
part 7


__ADS_3

Ega pun kembali pingsan,semua panik melihat kondisi Ega. Mia pun meminta Mira memanggil dokter dekat rumahnya,yang sekaligus sahabat Ega dan Mia.


Mira pun berlari keluar,tak lama mereka kembali.


Dokter Kia kaget melihat kondisi Ega.


" Ada apa ini Mia?kenapa dengan Ega?"


Mia pun menceritakan kejadian yang baru saja terjadi dan Kia kaget mendengar semuanya.


" Innalilahi wa innailaihi Raji'un" Kia pun mendekati Ega dan memeluk tubuh yg sedang tidak sadarkan diri itu.


" Ega...yang sabar Ga" ucap Kia sambil menangis,setelah Kia dapat menguasai diri,diapun memeriksa Ega.


"Gimana Kia?bagaimana kondisi Ega?"tanya Mia


"Kondisi Ega sangat lemah,dia shock dengan kejadian ini.,Tambah lagi sepertinya dia belum makan,sehingga dia mengalami dehidrasi. Namun janinnya InsyaAllah dia sehat Mi"jawab Kia

__ADS_1


Mia pun bingung,ingin membawa Ega ke rumah sakit,tapi jenazah suami dan anak-anak belum sampe ke rumah.Karena Mia takut Ega marah,bila tidak melihat jenazah ketiganya.


Beberapa jam kemudian,semua keluarga dan tetangga berdatangan ke rumah Ega,ikut berbelasungkawa dan ikut mendo'akan jenazah sebelum di bawa ke tempat peristirahatan terakhirnya.Jenazah pun sudah di rumah 1 jam yang lalu.


Ega terus menangis,melihat jenazah suami dan anaknya.Berkali kali pingsan karena tidak siap dengan semuanya.


Para tetangga berbondong bondong membantu keluarga Ega.Mereka semua tidak ada yang menyangka bila kehidupan Ega akan seperti ini.


Ega yang periang juga ramah pada siapapun,Ega dan Ardi suka membantu orang lain walaupun keadaan ekonominya berada di bawah orang lain.Namun tidak segan mereka menolong.


" Jangaaaaan...jangan bawa suami dan anak-anak ku"


" Mereka masih hidup,aa bangun a..a Ardi janji mau pulang kan sama anak-anak, bukan sama jenazah anak-anak."


" Risa,Riko... anak-anak mama,bangun sayang,jangan tinggalin mama sayang.Nanti kalo Ade bayinya lahir gimana?kalo nanyain teteh sama Kaka nya kemana,mama jawab apa?"


" Aa...bangun a ,gimana kalo detun lahir,ga ada papanya. Nanti siapa yang adzanin detun. Katanya mau dikasih nama Ammar ya. Hayu atuh bangun aaaaa"

__ADS_1


Teriak Ega sambil menangis dan akhirnya Ega pun pingsan kembali. Segeralah di bopong oleh Raihan adik laki-laki nya. Di bawa ke rumah sakit,karena khawatir dengan kondisi kakanya.


" Ya Allah teh...jangan kaya gini teh,Rai ga tega liat teteh gini."ucap Raihan sambil menangis,begitupun Mia dan Mira.


Raihan ijin pulang untuk melanjutkan proses pemakaman Kaka ipar dan ponakannya pada Mia.


Sungguh...hari ini adalah hari yang penuh duka mendalam untuk Ega.Hal yang di takuti selama ini,di tinggalkan orang-orang terkasihnya benar-benar terjadi.


Umur,Rezeki dan Jodoh memang hanya rahasia sang Khaliq.Kita umatnya hanya bisa menerima dengan ikhlas dan lapang dada.


Pemakaman pun selesai,para tetangga yg ikut melayat pun pulang dan akan kembali saat tahlilan.


Ega bangun dengan pandangan yang kosong,sesekali menangis histeris bila ingat kematian keluarganya.Karena sering melakukan percobaan bunuh diri,mau tak mau tangan Ega di ikat.


Dia tak mau makan ataupun minum,hanya infusan asupan yang masuk.Mia dan Raihan bingung harus bagaimana.Kia pun tak kuasa melihat sahabatnya seperti ini


Hati siapa...

__ADS_1


__ADS_2