JANGAN DIBACA!!

JANGAN DIBACA!!
eps.10


__ADS_3

"Daniel kau bisa berhenti dulu?"tanya alina.


"untuk?"tanya balik daniel.


"jawab saja bisa tidak,"tutur alina.


"baiklah"daniel pun menghentikan mobilnya.


Alina pun turun dan pergi kearah toko.membuat rey keheranan,


"mau apa dia kesana?"tanya rey.


Rey teringat kalau diakan ada meeting bersama kliennya.


"Daniel kita ada meeting, apa kau lupa lagi?!"tanya rey.


"hehe,,iya rey aku lupa lagi,"jawab daniel membuat rey lama - lama menjadi seperti kakek - kakek yang sudah tua.


"yasudah ayo kita kekantor!"kata rey menajamkan matanya kedaniel karena kesal.


"baiklah!tapi alina bagaimana?"tanya daniel.


"lisa,"panggil rey.


"iya tuan ada apa?"tanya Lisa yang tersadar akan lamunannya.


"kau bisa turun dan temani alina?"tanya rey dijawab anggukan oleh lisa lalu berkata


"bisa pak,"jawab lisa sembari turun dari mobil dan mengikuti jejak alina kedalam toko.


Rey dan daniel pun pergi menuju kantor dengan kecepatan maksimal agar lebih cepat sampai.


*****


"Dimana dia?"tanya rey karena ia tak melihat alina dimana pun, ia sudah berkeliling dan mengecek semua rumahnya namun orang yang dicarinya tak ada.


"sudahlah lagipula ngapain aku cari perempuan gak jelas itu!?"tutur rey dan langsung kembali kekamarnya.saat rey membuka pintu kamarnya ia terkejut melihat alina sedang tidur diatas sofa kamarnya sambil memegang buku dalam pelukannya.


"dia tertidur?"gumam rey dan meletakan tasnya ditempatnya lalu mengambil handuk dan masuk kekamar mandi.


setelah rey selesai mandi ia tak melihat alina.


"astaga! perempuan itu sudah seperti hantu saja hilang dan muncul tiba - tiba!"kata rey dan membuka lemarinya namun saat ia hendak menutup kembali pintu lemarinya ia terkejut bukan main.


"Aaaa,,,,hantuu!!"teriak rey dan baju yang dipegangnya berhamburan kelantai.


"ini aku alina!kenapa kau setakut itu!"tutur alina memegang tangan rey.


Rey pun langsung diam dan menahan malunya.


"kau takut pada hantu?"tanya alina dan tersenyum meledek.


"mana ada, aku tadi terkejut kau mengerti dan keluarlah dari kamarku!"tegas rey menutupi rasa malunya.


Alina pun keluar dan kembali kedapur untuk melanjutkan masakannya yang sempat tertunda karena ia mengantarkan teh untuk Rey.


"kau tadi kemana?"tanya rey sembari mengunyah makanannya.


"aku pergi ketoko buku.memangnya kenapa?"tanya alina.


"buku untuk apa dia ketoko buku"gumam rey membuatnya mengerenyitkan dahinya.


"kenapa memangnya?"tanya alina lagi.

__ADS_1


"tidak apa-apa"jawab rey datar.


diseberang sana mobil daniel sedang mogok,


"bagaimana ini aku ingin pulang daniel!"tutur Lisa sambil menguap.


"sabar dulu aku sedang membenarkannya"seru daniel.


"cepatlah sedikit aku sudah mengantuk"desak Lisa membuat daniel bingung harus melakukan apa."diamlah berisik sekali kau ini!"Daniel terus mengecek mesin mobilnya.


"lama sekali!apa dia tidak tau cara membenarkan mobil bodoh sekali bila dia tidks tau sudah pelupa bodoh pula!"gerutu lisa terdengar oleh daniel.


"lebih baik kau diamlah atau mulutmu akan kusobek!diamlah dan jangan menggerutu kau mengerti!?"tegas daniel membuat lisa terdiam.


"telinganya tajam sekali seperti rey"gumam Lisa bergidik ngeri melihat daniel kalau sedang kesal agak sama dengan rey.


"baiklah ini sudah selesai"tutur daniel setelah satu jam setengah membenarkan mobil itu saat ia melihat Lisa perempuan itu sudah tertidur dan sandaran kepalanya adalah sebuah pohon yang ukurannya agak besar.


Daniel membangunkan lisa namun perempuan itu tak kunjung bangun.


"dia ini tidur atau mati"gerutu daniel mengangkat tubuh Lisa dan mendudukkannya dimobil.


"berat sekali dia ini makan apa"daniel tak berhenti menggerutu.


daniel pun menginjak gas dan langsung menuju rumah Lisa untuk mengantarkannya.


"aku sangat mencintainya namun itu kututupi dengan kegalakanku alina"tutur Lisa mengigau.daniel terus mendengar setiap kata yang dikeluarkan Lisa saat ia tidur.


"Alina kumohon cari solusi untukku aku sangat mencintainya tapi kurasa dia tidak tahu kalau aku mencintainya!"kata lisa.ia mengigau membuat daniel penasaran siapa sebenarnya laki - laki yang dimaksud oleh lisa.


"Alina tolonglah aku.aku selalu bersamanya dia selalu mengajakku berbicara namun aku pura - pura tidak tahu"ucap Lisa mengigau.


"kalo dari kata - katanya itu aku!"tutur daniel merasa dirinya lah yang disebut oleh lisa didalam mimpinya.


"apa benar dia mencintaiku?sudahlah dia juga sedang mengigau"Daniel pun mengantarkan Lisa pulang kerumahnya.


****


sesampainya dirumah Lisa, daniel membangunkan lisa namun perempuan itu tak kunjung bangun ia menepuk-nepuk wajah Lisa sehingga membuat perempuan itu terbangun dan mengadu kesakitan akibat daniel menepak wajahnya terlalu kuat.


"tidak bisa pelan sedikit apa?"ketus lisa.


"kau itu sudah kebangunkan tapi tidak bangun - bangun nenek lampir!jadi cuman cara ini yang membuatmu terbangun dari tidurmu itu..!"kata daniel dan menyuruh Lisa keluar dari mobilnya.


"kau ingin keluar atau tetap diam disini?"tanya daniel datar.lisa pun turun dan mengucapkan


terimakasih pada daniel.


****


keesokan harinya rey sedang bersiap-siap dikamarnya untuk melanjutkan melihat proyeknya dikota surabaya.


"tok,,,tokk,,"Alina mengetuk pintu kamar rey.


"masuklah"seru rey dari dalam kamar.


"ini tehmu tuan muda rey"tutur alina.


"kenapa kau memanggilku tuan muda?!"tanya nya kebingungan kenapa dengan istrinya tersebut.


"aku ingin kesurabaya jadi kau baik - baik disini"ujar rey sambil membenarkan dasinya.


"apa kau mau kesurabaya dan tidak mengajakku!"alina pun bersedih dan memasang wajah sedihnya.

__ADS_1


"lagipula untuk apa aku mengajakmu?kau tidak punya urusan dengan proyekku!"seru rey dan meminum teh yang telah dibuatkan oleh alin.


"kau sangat pelit! lihat saja aku akan lebih pelit darimu!"ketus alina dan keluar dari kamar rey.


"terkena virus apa dia menjadi seperti itu?"Rey kebingungan sendiri dengan sikap istrinya itu.


"Alina,,"teriak rey namun tak ada sahutan dari alina.ia memanggil alina lagi namun Tak ada respon lagi.jadi dia lebih memilih untuk pergi kesurabaya sebelum berpamitan dengan alina.


dan ternyata alina berada diteras sedang menjemur bajunya.


Alina yang melihat mobil rey hendak pergi ia berteriak memanggil nama rey namun tak mungkin terdengar oleh rey karena dia berada didalam mobil.alina mengambil batu yang ada disalah satu pot bunga dan melemparnya kemobil rey dan terkena lah kaca mobil rey dan mobilnya pun stop mendadak.


"siapa yang berani melempar mobilku menggunakan batu selain alina?!"tanya rey dalam hatinya.ia keluar dari mobil dan tak melihat siapa pun disana hanya ada dia saja disana.


"siapa yang melempar mobilku menggunakan batu hah!?"teriak rey.


"tidak mungkin aku jujur nanti dia memarahiku!


aku pura - pura tidak tahu saja"tutur alina dan turun dari teras dan menuju keluar rumahnya untuk melihat rey.


"kau inginkan pergi?kenapa tidak memanggilku"kata alina agar rey tak mengetahuinya kalau dia yang melempar batu itu.


"Kau yang melempar batu itu?"tanya rey kesal.


"melempar batu? yang benar saja aku baru saja dari toilet dan kau menuduhku!"tutur alina tak terima.


"jangan pernah berbohong alina!aku tidak suka orang pembohong!"bentak rey.


"iya baiklah aku yang melemparnya, karena kau tak mendengar aku memanggilmu jadi aku melempar batu kemobilmu!"jelas alina membuat Rey semakin kesal.


"sudah dua kali kau melempar mobilku menggunakan batu alina!"tutur rey kesal.


"hehe,, aku tidak sengaja rey,"seru alina sembari terkekeh.


"aku akan pergi.apa kau ingin ikut?"ajak rey.


"Mau aku mau ikut! kenapa kau mengajakku?"tanya Alina.


"karena lisa ikut dalam pembangunan proyek itu!dan kurasa kau tidak mempunyai teman selain lisa"jawab Rey dan alina pun tersenyum bahagia.


Alina mengemasi semua pakaiannya dan masuk kedalam mobil Rey.


mobil Rey pun melaju dengan sangat kencang


"entahlah kenapa aku mau mengajaknya"gumam rey merasa ada yang aneh pada dirinya.


.


.


.


.


.


semoga suka!!


Salam dari Rey dan Alina🤗❤️


bye-bye sampai ketemu di episode berikutnya.


jangan lupa kasih like, vote dan komennya🤗

__ADS_1


__ADS_2