
Alina pun masuk kedalam mobil dan menaruh paperbag berisi kue itu disampingnya.
"ayo, pak kita jalan"pinta mama mey.dijawab anggukan oleh pak supir yang bernama Fathur.
setelah 40 menit mereka berjalan akhirnya mereka sampai kerumah ibunya Alina.
"Alhamdulillah kita sampai dengan selamat"tutur mama Mey.
"iya mah,"sahut alina sembari mengetok ointu rumahnya.
setelah beberapa saat pintu itupun terbuka.
"Alina dan bu mey"bu alissa memeluk alina lalu berganti memeluk besannya itu.
"Mari masuk"ajak ibu alissa.
"makasih Alissa"mama Mey pun duduk dekat Alina.
"ini bu, buat ibu"Alina mengasih kue tadi keibunya yang ia beli tadi.
"apa ini nak?"tanya ibu Alina.
"itu kue buat ibu dari Alina sama mama"jawab Alina.
sedangkan rey dan daniel sedang dalam perjalanan ingin menemui klien direstoran dekat rumahnya ibu alina.
"Daniel apakah tuan yuka sudah lama menunggu kita?"tanya Rey.
"tidak tuan, tuan yuka baru saja tiba disini"jawab daniel.
"Oo...baiklah"Rey mengambil handphonenya dan mengirim pesan kealina.
"kau dimana?"~ Reydan.
Alina yang mendapat pesan dari rey langsung membacanya.
"aku ditempat ibu!tidak usah berbicara padaku aku sedang kesal denganmu!?"~ Alina.
Rey pun membaca pesan dari Alina.
"lihat saja aku akan memberinya hukuman"ucap Rey sembari menyimpan handphonenya.
"Sudah sampai tuan"Daniel membukakan pintu untuk Rey.
"terimakasih"Rey dan Daniel masuk kedalam restoran tersebut dan mereka memulai meeting mereka.
"yaudah ya lis, aku sama Alina pulang dulu ini udah hampir malam"tutur mama Mey seraya memeluk ibu alissa.
"baiklah hati-hati dijalan ya nak,"Alissa bergantian memeluk Alina.
"iya ibu"
mereka pun menaiki mobil dan pergi dari rumah ibu alissa.
sesampainya di rumah Alina langsung kekamar bermaksud ingin mandi dan mengganti bajunya namun saat ia ingin masuk kekamar ia terkejut sudah melihat suaminya tertidur diatas kasur.
"Dia sudah tidur?cepat sekali.kapan dia pulang?"pikirannya bertanya-tanya.
__ADS_1
Alina pun masuk kekamar mandi ia mengisi air panas dalam bath up.
setelah 32 menit ia mandi ia pun keluar dengan menggunakan baju tidur.
"Masih tidur"tutur Alina melihat Rey yang masih terlelap.
"bangun saja sangat tampan apalagi tidurnya"Alina tersenyum melihat wajah tampan dan imut saat suaminya sedang tidur.
Rey yang saat itu berpura-pura tidur mendengar setiap perkataan Alina.
"sungguh aku sangat tampan saat tidur"Rey masih memejamkan matanya.
Alina begitu terkejut saat rey berbicara saat masih memejam.
"astaga!dia tidak tidur"Alina langsung keluar dari kamarnya dan menuju dapur.
"dia tadi mendengar perkataanku"gumam Alina bertanya-tanya pada dirinya sendiri.sangat malu sekali bukan ketahuan sedang memandangi orang lagi tidur.
Alina saat itu memotong sayur ia terkejut ada seseorang dari belakang tiba-tiba memeluknya.
Alina meronta-ronta agar dilepaskan,
"diamlah!lanjutkan saja memotong sayur"tutur Rey memeluk alina dengan eratnya.
"lepaskan aku"alina merasakan semburan nafas rey yang menghembus ditengkuk lehernya.
"lepaskan aku Rey"Alina memegang tangan Rey agar bisa melepaskan pelukan Rey dari tubuhnya."kubilang diam ya diam!?"bentak rey seraya melepaskan tangannya.
"kau lupa aku menikahimu karena jebakanmu"kata Alina.
Rey yang mendengar itu tiba-tiba emosinya meluap, dan ia mengepalkan tangannya.entah mengapa Rey sangat marah saat mendengar Alina berkata seperti itu.
"ternyata kau ingat, kau menjebakku masuk dalam pernikahan ini"jawab Alina.
"jadi kau tak suka dengan pernikahan ini?baiklah"Rey mengambil sesuatu dari saku celananya.alina masih diam dan melihat apa yang akan dilakukan oleh Rey.
"baca ini dan pahamilah"tutur Rey dan pergi dari dapur itu.alina membuka kertas itu dan membacanya.
"jika kau tak suka dengan pernikahan ini kau boleh pergi.jika kau bosan denganku kau boleh mencari yang lain.aku tidak akan pernah menyentuhmu dan tak akan pernah tinggal satu kamar denganmu lagi.dan aku tak akan memberimu cinta, aku akan bertanggung jawab
dan memberimu nafkah.jadi kau jangan berharap lebih dariku, kau sendirikan yang tak mau pernikahan ini"Alina membaca surat itu dan ia terkejut Rey tak akan satu kamar lagi dengannya dan Rey tidak akan memberinya cinta.
entah kenapa hati Alina terasa sakit setelah membaca surat dari Rey.
"apa dia marah kepadaku?tapi aku tak pernah mencari ribut dengannya"ucap alina sambil menangis namun ia langsung menepisnya dan ia lanjut memasak, setelah selesai memasak Alina pergi kekamar untuk melihat rey dan mengajaknya makan malam.
"ehm,, rey waktunya makan malam"Alina memanggil rey yang saat itu berdiri menghadap luar jendela melihat pemandangan indah pada malam hari.
"kau sudah membacanya?"tanya Rey.
"iya, aku sudah membacanya"jawab alina sambil menatap rey.
"dan satu lagi kau tidak perlu memperdulikanku
karena aku bisa menjaga diriku sendiri"Rey langsung keluar dari kamar itu dan menuju meja makan.
semua orang sedang makan malam dimeja makan.hening tak ada suara apapun hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu.
__ADS_1
"mah, pah besok rey dan alina akan pindah rumah"Rey memecahkan keheningan dimeja makan tersebut.
"apa pindah rumah?"tanya mama mey memastikan.alina pun sangat terkejut mengapa Rey tiba-tiba memutuskan untuk pindah rumah.
"ia mama besok rey mau pindah rumah bersama Alina"jawab rey.
"baiklah kalau begitu keputusanmu rey"papa Nathan hanya menyetujui apa keputusan rey.
**keesokan harinya**
terlihat alina tengah siap-siap depan cermin ia memakai make up sangat tipis sekali ia memoleskan bibir mungilnya itu memakai lipcream yang tak terlalu terang hanya berwarna natural saja.
ia nampak terlihat sangat cantik sekali pagi itu dengan make up yang natural tak terlalu tebal juga balutan minidress yang sangat anggun bila dia yang memakainya.
ia turun dan menghampiri suaminya tersebut yang menunggunya didalam mobil.
"maaf aku lama"tutur alina.
"mama, papa rey dan alina berangkat dulu ya"rey menghidupkan mesin mobil.
"hati-hati nak, maaf papa dan mama tidak bisa menemani kalian dirumah baru kalian"jawab papa nathan sambil tersenyum.
Rey pun langsung menginjak gas dan melaju kerumah barunya.
dipertengahan jalan mereka terjebak macet,
Rey yang tatkala itu sedang terburu-buru ia melihat kearah mobil disebelahnya ia melihat perempuan yang dulunya sangat ia cintai kini bersama pria lain.
ya wanita itu adalah aurel perempuan yang sangat dicintai oleh rey.
"Aurel"tutur rey namun terdengar oleh alina.
"Aurel!siapa dia?"tanya Alina pada Rey uang sedari tadi melihat aurel bermesraan bersama seorang laki-laki.
Rey pun tersadar,"kau tadi bertanya apa?"tanya Rey balik."Aurel itu siapa?"tanya alina lagi.
"bukan siapa-siapa"jawab rey datar.
"sungguh?"Alina memastikan apa Rey berbohong atau tidak.
"akukan sudah bilang dia bukan siapa-siapa, aku tak suka perkataanku diulang lagi"bentak rey pada alina.alina hanya menatap Rey dengan sendu.
.
.
.
.
.
.
sampai ketemu keepisode berikutnya 🤗
semoga suka!!
__ADS_1
salam dari Rey dan Alina❤️🤗