JANGAN DIBACA!!

JANGAN DIBACA!!
eps.8


__ADS_3

mama mey dan alina terkejut saat melihat siapa yang memegang bahu mereka ialah daniel yang memakai topeng hantu.


"aku seorang hantu hihihi,"daniel menakuti mama mey dan alina.namun mama mey malah memukul daniel.


"Kau ini jahil sekali!"tutur mama mey.


"ya, begitulah daniel bibi sangat jahil!"timpal Lisa,"Kau disini juga lisa"alina memeluk lisa dengan sangat erat,akhirnya mereka berdua pun mengakhiri pelukan karena ada seseorang mengetuk pintu rumahnya.alina langsung membuka pintu lalu ia tersenyum saat melihat ibunya lah yang datang.


"Ibu, aku sangat merindukan ibu"ucap alina dan memeluk ibunya.mereka berdua pun masuk kedalam rumah.


"Daniel dimana rey?kenapa tidak pulang bersamamu"tanya alina.


"dia belum pulang?"tanya balik rey.


"Kau ini bodoh sekali!kalau rey sudah pulang ngapain Alina nanya!"seru Lisa.


"maksudku kenapa dia belum pulang, waktu aku masih dikantor rey bilang kepadaku bahwa dia ingin pulang awal, karena ingin bertemu dengan alina,"tutur daniel.


"tapi dia belum pulang sampai sekarang"Alina semakin khawatir takut terjadi apa-apa pada Rey.alina pun mengambil tas jinjingnya yang ada dikamar,"ibu aku mau kesupermarket sebentar"tutur alina.dijawab anggukan oleh mama Mey dan ibu alissa."Hati - hati ya nak dijalan"teriak ibu alissa.


"Aku harus mencarinya kemana?"ucap alina.


pak rizki sang supir yang melihat alina hendak pergi ia pun memanggilnya.


"Nyonya mau kemana?"tanya pak rizki.


"Mau kesupermarket pak,"jawab alina.


"saya antar saja bu,"


"gak usah pak, saya naik taksi aja"tutur Alina dan menaiki taksi yang sudah ia pesan.


diperjalanan alina tidak kesupermarket melainkan mencari suaminya rey.


"Mbak, ini kita tujuannya kemana?"tanya supir taksi itu.alina masih diam melamun mengamati jalan - jalan disana.


"Mbak,"panggil sang supir lagi.alina tersadar dari lamunannya.


"Iya, pak ada apa?"tanya balik alina.


"kita mau kemana mbak?"tanya supir lagi.


"stop didepan aja pak"ucap alina dan mengambil beberapa lembar uang dari tas jinjingnya.akhirnya taksi yang ditumpangi alina stop didepan sebuah restoran mewah yang biasanya didatangi oleh kalangan atas.


Alina pun masuk kedalam restoran itu dan mengambil tempat duduk yang berada didekat jendela yang menampakkan pemandangan indah sekali.ada seorang pelayan restoran itu


bertanya pada alina.


"Mau pesan apa nona?" tanya pelayan itu.


"saya pesan minum jus jeruk aja mbak"jawab alina."gak sekalian makanan nya nona?"tanya pelayan itu lagi.namun Alina menggelengkan kepalanya memberi tanda tidak usah.


"baiklah"pelayan itupun pergi.


Alina pun melihat kesekelilingnya dan melihat banyak sekali orang kalangan atas yang makan direstoran itu.


Namun matanya terhenti melihat seorang laki-laki yang tak lain ialah Rey.

__ADS_1


"itukan rey sedang apa dia disini?"tanya alina.


"bersama perempuan lagi"sambungnya lagi.


Rey yang duduk dengan seorang perempuan sangat membencinya.


"Rey aku sangat mencintaimu"ucap perempuan itu yang tak lain aurel.aurel menggenggam tangan Rey sambil berlinang air mata namun itu tak akan pernah bisa membuat hati rey luluh


"cihh, berani sekali dia menggenggam tangan suamiku"tutur alina kesal.


"Aku saja tidak berani menggenggam tangannya,kenapa dia berani sekali"tutur alina.


pelayan restoran itupun datang membawa jus pesanan alina."ini silakan diminum"tutur pelayan itu dan berlalu pergi dari meja alina.


Alina masih saja mengawasi rey dan aurel.


"Lepaskan jangan berani kau melihatkan wajahmu didepanku, karena aku sudah memiliki istri yang lebih baik darimu!"ketus rey.


"dan satu lagi tidak perlu mengeluarkan air mata palsumu itu juga jangan ganggu aku lagi kau mengerti!?"bentak rey dan berdiri sembari membenarkan jasnya.


Rey hendak keluar dari restoran itu namun ia berhenti tatkala ia melihat alina sedang melihat kearahnya.alina yang melihat rey sedang melihat kearahnya ia pun berlari keluar restoran karena tertangkap basah oleh rey.


"Astaga, aku harus apa nanti dia akan memarahiku"tutur alina sembunyi dibalik pohon besar didekat restoran itu.


"Sedang apa kau disini?"tanya rey yang mengejutkan alina.


"ehm,, aku ingin makan direstoran ini, kenapa memang tak boleh"ucap alina.


"Makan atau memata - matai orang?"tanya Rey lagi.rey semakin membuat alina gugup.


"Aku ingin pulang saja"sambung alina lagi.namun rey langsung menghentikannya.


"ini sudah malam pulang bersamaku"ajak Rey dan masuk kedalam mobilnya.alina pun mengangguk dan masuk kedalam mobil rey.


Rey menginjak gas dan berlalu dari restoran itu,


akhirnya mereka sampai dirumah.


Alina membuka pintu dan melihat keadaan rumah senyap sekali tak ada satu orang pun.


"kemana mereka?"Alina bertanya pada rey.


"mereka siapa?"tanya rey bingung setahunya cuman dia dan alina yang ada disini.


"maksudku ibu dan mama juga daniel dan lisa"alina dan rey pun masuk.


"Assalamualaikum"ucap rey dan alina.


"waalaikumsalam"jawab semua orang dan hasilnya rey dan alina terkejut.


"mama, ibu dan kalian ada disini juga"Rey begitu terkejut melihat semuanya tiba - tiba ada dirumahnya.


"kenapa kamu terkejut?"tanya mama mey.


"Apa,, rey gak terkejut kok ma,"


"Rey tadi cuman bingung kenapa kalian semua bisa ada disini"tutur rey sembari melepas jasnya lalu memberikannya pada alina.

__ADS_1


Alina pun meletakannya ditempat mencuci.


"Hem,,alin mana plastik belanjaannya?"tanya Lisa, membuat alina bingung harus menjawab apa."plastik belanjaan aku ketinggalan ditaksi yang aku tumpangi tadi"jawab alina mengelak.


Rey semakin curiga dengan alina.


setelah mereka semua selesai melepaskan rindu akhirnya mama Mey, ibu alissa, Daniel dan Lisa memutuskan untuk pulang.


Rey dan alina masuk kedalam rumah setelah mobil daniel sudah pergi.


Alina pergi kedapur sedangkan rey pergi kekamarnya.


namun rey menghentikan langkahnya tatkala dia teringat alina berbohong.


ia turun kembali dan menuju dapur,


"Katakan yang sebenarnya"kata rey mengejutkan alina yang saat itu sedang minum menjadi batuk Karena tersedak.


"cepat katakan"sambungnya lagi.


"Katakan apa?"tanya alina pura - pura tidak tahu


"jujur atau tidak"Rey semakin mendekatkan tubuhnya kealina.


"iya baiklah aku akan jujur, aku sedang mencarimu namun karena aku haus aku masuk kedalam restoran itu dan aku tidak sengaja melihatmu bersama selingkuhanmu"jawab alina dengan ketusnya.


"siapa yang kau bilang selingkuhanku?"tanya


Rey lagi."siapa lagi kalau bukan perempuan tadi"jawab alina kesal.


"perempuan tadi bukan selingkuhanku kau mengerti!"tegas Rey dan berlalu dari sana.


"Lalu siapa kalau bukan selingkuhan"tutur Alina.


"orang yang paling kubenci!"jawab rey datar dan ia pun berlalu dari dapur itu.


"astaga dia ini selalu saja bikin orang jantungan


bukannya tadi dia keatas kenapa bisa disana?"tanya alina bingung.karena rey mendengar celotehan istrinya itu lalu dia kembali dan menjawabnya.


.


.


.


.


.


.


semoga suka😘


jangan lupa kasih like, vote dan komentar yang baik....!


Salam dari rey dan alina🤗❤️

__ADS_1


__ADS_2