
alina melihat kejendela namun tidak ada apa-apa disana.
"honey ... kau kenapa berteriak tadi?"tanya rey lagi sambil memegang telinganya.
"tidak apa - apa aku hanya terkejut saja,"jawab alina sambil tersenyum menghilangkan rasa takutnya itu.
"my love ... apa kau melihat bayangan putih diluar jendela?!"tanya alina.
"bayangan putih.apa itu? kau kan tau dari tadi aku sibuk dengan laptopku, jadi mana mungkin aku melihat kejendela."jawab rey sembari melihat kearah jendela namun tak ada apa - apa.
"tokk..tok"Mama mey mengetok pintu kamar rey dan alina.
"Rey, alina.makan malamnya udah siap nak."panggil mama Mey.
"iya,ma."jawab rey lalu berdiri dan membuka pintu dan tampaklah mama mey sedang berdiri tak lupa dengan senyumnya.
"ayo rey ajak istri kamu makan malam..."
"iya,ma.honey ayo turun semua orang lagi makan malam!"tutur rey dan alina pun dengan cepat keluar dari kamarnya dan turun kebawah menuju meja makan bersama rey.
Rey dan alina duduk bersampingan dan alina mulai mengambil semua lauk pauk dan diletakkannya semua lauk itu diatas piring rey.
"honey ... kau ingin membuatku cepat gemuk"bisik rey ditelinga alina.
"hehe .. My love, aku hanya ingin kau sehat saja bukan membuatmu cepat gemuk!"jawab alina sambil berbisik ditelinga rey membuat vero dan carly yang melihat mereka berbisik-bisik membuat mereka berdua keheranan dengan suami istri itu.
"ini malam bukan pagi sehat dari mana..."ketus rey dan memulai makan malamnya begitupun dengan alina.
"Alina ... kita tidur dikamar Lisa aja ya!"ajak carly sembari mengunyah makanannya.
Alina sejenak menoleh kearah rey yang sibuk mengunyah makanannya.
"baiklah..."jawab alina.
"tidak boleh!kau tidak boleh tidur dikamar lisa"ketus rey sambil meminum airnya.
"kenapa memangnya kak?"tanya carly.
"kalau kataku tidak boleh ya tidak boleh.kau mengerti!?"tegas rey dan beranjak berdiri dari tempat duduknya dan kembali menuju kamarnya meninggalkan alina yang masih menatapnya.
"astaga!ada apa dengan kak rey"tutur carly dan melanjutkan makannya.
setelah makan malam selesai carly membawa sepiring makanan dan membawanya kekamar Lisa.
ceklekk
lisa yang merasa pintu kamarnya terbuka langsung tersadar dari lamunannya dan ternyata carly lah yang masuk kedalam kamarnya membawa nampan berisi sepiring makanan dan satu gelas air putih.
__ADS_1
"ini makanlah ... aku membawakannya untukmu,"tutur carly begitu lembut.
"terimakasih carly ... tapi kau tidak perlu repot-repot membawakannya untukku."ujar lisa sembari meminum air putih yang dibawa carly.
"lisa... apa aku boleh bertanya padamu?"tanya carly mendudukkan tubuhnya disamping lisa.
"kau ingin aku bertanya apa.aku akan menjawabnya,"jawab lisa sambil memakan makanannya.
"lisa bila kau ingin bercerita.berceritalah kepadaku anggaplah aku ini saudaramu"tutur carly.lisa menatap manik mata carly yang berwarna coklat.
"terimakasih carly ... tapi kurasa tidak perlu,"
jawab lisa sambil tersenyum pada Carly.
"Lisa apa kau mencintai salah satu kakakku?"
tanya carly membuat lisa tersedak makanannya lalu dengan cepat carly memberinya air.
lalu lisa menerimanya dan langsung meneguknya.
"mencintai antara kedua kakakmu....mana mungkin carly,"jawab lisa sambil tertawa.
"cepatlah jawab lisa jangan berbohong!"saut carly sedikit kesal pada temannya yang satu ini.
"aku ingin tidur dan terimakasih makanannya!"
Carly menghela nafasnya karena kesal pada kelakuan lisa yang tak mau jujur dengannya akhirnya carly keluar dari kamar lisa dan menuju dapur setelah dia sudah memberikan nampan berisi piring dan gelas yang kosong carly hendak kembali kekamarnya namun dia melihat daniel dan vero yang saat itu sedang bercerita sembari menonton tv.
"kakak... kenapa kalian belum tidur?"tanya carly sembari mendudukkan tubuhnya disamping daniel.
"kamu sendiri kenapa belum tidur?"tanya daniel menatap pada carly yang juga sedang menatapnya
"aku gak bisa tidur."jawab carly.
"sudahlah carly ini sudah malam!lebih baik kau tidur sana!"perintah vero.
"udah dibilangin aku gak bisa tidur..."ketus carly.
"ya,udah.terserah kamu"saut daniel yang kini berkutat pada laptopnya.
"kak daniel... apa kau mencintai lisa sahabatku?"tanya carly membuat daniel dan vero menoleh kearahnya dengan tatapan tajam.
"tidak!"jawab daniel singkat membuat carly tak puas dengan jawaban yang diberi daniel.
"kau yang benar saja carly.. kau masih kecil kau tak tahu arti cinta yang sesungguhnya!"ketus vero sambil menonton tv nya kembali.
"aku tahu apa itu cinta!mangkanya aku tanya kak daniel mencintai lisa tidak?"tanya carly lagi dan kali ini mendapat tatapan tajam lebih tajam dari yang sebelumnya membuat carly sedikit takut.
__ADS_1
"sudah kubilang aku tidak mencintainya, dan tak akan pernah mencintai siapapun karena aku benci pada cinta yang hanya membuat orang gila!kau mengerti.kembalilah kekamarmu jangan pernah bertanya seperti itu lagi kepadaku!?"tegas daniel.
"baiklah aku kembali ke kamarku dulu,"seru carly dan beranjak dari duduknya menuju kekamarnya.
*****
pagi itu terlihat rey dan alina sedang bersiap - siap untuk pulang ke Indonesia karena rey ada urusan yang sangat mendadak.
"honey ... cepatlah sedikit.kau ini lambat sekali!"
tutur rey sembari memasang sepatunya.
"sebentar, berani kau mengataiku lambat akan kulempar kau dari sini!?"ancam alina seketika membuat rey menatapnya dengan tatapan tajam yang hendak menerkam siapa saja.
"honey kau akan melemparku dari sini, bagaimana bisa?kau lah yang akan kulempar terlebih dahulu,honey!"ancam balik rey dan berlalu dari sana menuju meja makan.
"ish..dia itu selalu saja tak pernah menunggu orang selalunya ingin cepat ... cepat dan cepat!"Alina menggerutu tak jelas tanpa henti.
semua orang sudah berkumpul dimeja makan untuk sarapan pagi karena rey, daniel, lisa dan alina akan berangkat ke Indonesia karena ada urusan mendadak jadi hari ini mereka harus berangkat lebih pagi menggunakan pesawat pribadi milik papa nathan yang sudah disiapkan dari tadi.
"baiklah ma,pa.aku dan yang lainnya berangkat dulu ya,"pamit rey memeluk papa dan mamanya itu.
"kalian hati - hati ya.jaga diri kalian disana, maaf mama gak bisa ikut kalian"tutur mama mey sembari memeluk alina dan lisa.
"baiklah kami berangkat dulu pa,ma."pamit Daniel dan rey begitu pun dengan alina dan Lisa.
"paman, bibi.terimakasih atas semuanya kami berangkat dulu ya"pamit lisa tak lupa dengan senyumnya.
"Lisa tunggu..."panggil seseorang dari kejauhan.lisa pun menoleh kearah orang yang memanggil namanya.
"papa.."lirih lisa.
.
.
.
.
.
.
Hai semua semoga kalian suka cerita yang aku buat ya...
jangan lupa dukungannya like,vote dan komennya jangan lupa wkwkk😅❤️
__ADS_1
yayasmin_!