JANGAN DIBACA!!

JANGAN DIBACA!!
eps.4


__ADS_3

saat alina ingin menyentuh foto berikutnya ada yang memegang bahu alina sehingga membuat Alina terkejut.


"Alina ngapain kamu disini nak?"tanya mama Mey. yang mengangetkan,


"Aku cuman mau lihat foto ini aja bibi, memangnya tidak boleh ya bi?"tanya Alina.


"Tidak!kamu dibolehkan menyentuh semua barang milik Rey karena sebentar lagi kan kamu jadi istrinya rey!"jawab mama Mey.


"terimakasih bibi"Alina mengambil foto berikutnya dan melihatnya, ternyata foto itu adalah foto Rey saat usinya masih 15 tahunan.


"Oo,, iya bibi mau ngapain keluar dari kamar?"tanya alina.


"Bibi hanya ingin mengambil air minum,"jawab mama mey sambil tersenyum.


"Sini biar alina aja yang ambil dan bibi istirahatlah,"Alina mengambil botol air minum itu dari tangan mama Mey.


"terimakasih ya nak."mama Mey pun langsung kembali kekamarnya.


Alina pergi menuju dapur untuk mengambil air minum.ia berpapasan dengan seorang pembantu rumah ini yang bernama mira.


"hai,, bibi"sapa alina.


"hai, juga non"sapa balik bibi Mira.


"nona mau ngapain bawa botol air?"tanya bibi mira."jangan panggil saya nona bi, panggil saja saya Alina."tutur alina sambil tersenyum.


"baiklah mbak Alina,"dijawab senyuman oleh alina.


Alina pun pergi kedapur untuk mengambil air minum.ia melihat jam waktu sudah menunjukkan pukul sebelas siang.


"hah,, sudah jam sebelas 11 siang"Alina pergi kekamar mama Mey untuk memberi air minum


ia membuka pintu itu secara perlahan, ia melihat mama mey sedang tidur.


"ternyata bibi sudah tidur"gumam Alina.


ia pun turun dan pergi kedapur untuk memasak makan siang.alina melihat bibi Mira sedang memotong sayuran."sini bi, biar Alina bantu"Alina mengambil pisau dari tangan bibi Mira dan ia pun memotong sayur.


"tidak apa-apa nak, bibi bisamemotongnya"tutur bibi mira.karena dia tak ingin merepotkan orang lain.


"bibi melakukan tugas yang lain saja dan ini biar aku saja,"Alina terus memotong sayur itu dan mencucinya, lalu ia menumis sayur itu.dan setelah itu ia memasak yang lain.ia melihat jam dan jam itu menunjukkan pukul 12.21 siang.


"saatnya aku membangunkan bibi Mey,"Alina menaiki tangga menuju kamar mama Mey.


sedangkan rey, daniel, dan Lisa mereka sekarang sedang menuju rumah.


"cepatlah sedikit pak Rey,"ucap Lisa memerintah.


"kau memerintahku?"tanya Rey menajamkan matanya kearah Lisa.


"ti,,tidak pak aku hanya menyuruhmu untuk mengebut saja"


"bukan ingin memerintahku"sambungnya lagi.


Rey pun semakin mengebutkan mobilnya dalam waktu singkat akhirnya mereka sampai dirumah.


"Assalamualaikum"kata Lisa masuk kedalam rumah itu.


"waalaikumsalam"jawab Alina turun dari tangga setelah membangunkan mama Mey.


"siang mah,"sapa Rey.


"siang juga Rey dan semuanya"jawab mama mey.mereka semua menuju kemeja makan.

__ADS_1


"wah,, makanannya enak sekali!"tutur Daniel mengambil nasi dan lauk pauk nya.


handphone Alina pun berdering, Alina melihat nama yang tertera diteleponnya.


"tak ada nama,"gumamnya.


"halo,,"ucap Alina.


"halo dengan mbak Alina keluarga dari pasien bu Alissa?"tanya seorang suster.


"iya dengan saya sendiri."


"mbak alina bu alissa sedang mencari mbak, ia selalu memanggil nama mbak"seru suster itu.


"baiklah sus, saya akan kesana"Alina mematikan teleponnya dan ia langsung mengambil tas jinjingnya.


"semuanya saya permisi ingin kerumah sakit!"pamit Alina kesemua orang yang ada dimeja makan.


"tunggu,"mama Mey menyusul Alina yang berada didepan pintu.


"ada apa bi?"tanya Alina.


"kamu mau kerumah sakit?ngapain kamu kesana nak?"tanya mama Mey.


"ibu saya sedang dirawat dirumah sakit bi"jawab alina.


"baiklah bibi ikut ya"pinta mama Mey.


mama Mey pun mengambil tasnya.


"mama mau kemana?"tanya rey.namun dihiraukan mamanya.


Alina dan mama Mey sedang menuju kerumah sakit untuk menjenguk ibunya Alina.


"Mau kemana mereka?"tanya Daniel.


"katanya tadi ingin kerumah sakit"jawab Lisa.


"aku tahu!"teriak Lisa mengejutkan Rey dan daniel."tak usah berteriak telingaku bisa sakit nanti"ketua Daniel.


"kau tahu apa?"tanya Rey.


"ibu Alina sedang dirawat dirumah sakit,"jawab Lisa dan menunjukan lokasi rumah sakitnya pada Rey.


Rey pun menambah kecepatan mobilnya sehingga ia cepat sampai.


"ayo kutunjukkan ruangannya."rey, Lisa, dan daniel menuju keruangan dimana ibu Alina dirawat.lisa membuka pintu ruangan tersebut


dan mereka pun masuk.


"hai bibi"sapa Lisa dan memeluk ibunya Alina.


"Lisa bagaimana keadaanmu nak?"tanya ibu nya Alina kelisa.


"Lisa baik-baik saja Bu"


"ibu, ibu gak apa-apa kan?"tanya Alina


ia sangat mengkhawatirkan ibunya.


"ibu gak apa-apa alin, kamu jangan khawatir'ia mencium kening Alina.


"Alina ini siapa?"tanya ibu alina.

__ADS_1


"Oo,, ini bibi Meyriska dan ini putranya Rey dan daniel"jawab Alina sambil tersenyum.


"namaku Mey sekaligus calon besan kalian,"


ibu Alina terkejut sangat terkejut.


"apa calon besan?"tanya ibu Alina.


"iya bu"


"aku dan Rey akan menikah Minggu depan!"tutur alina.ibunya tak percaya ternyata ada yang mau menerima anaknya menjadi seorang istri.karena dalam pikiran ibunya, tak akan ada orang yang menikahi putrinya karena mereka telah menjadi orang miskin.itulah yang dipikirkan oleh ibunya Alina.


"gimana kamu setuju kan kalo anak kita menikah?"tanya mama Mey bahagia.


"baiklah ibu merestui hubungan kalian berdua"jawab ibu alina dengan sangat gembira.


Alina memeluk ibunya dengan sangat erat.


"bagaimana kalian bisa memutuskan untuk menikah yang ibu tau Alina gak pernah dekat sama satu orang pun?"tanya ibu.alina bingung harus menjawab apa.


"iya Bu, aku dan Alina bertemu saat mobilku tiba-tiba mati dan dia yang menolongku."


"disanalah aku mulai menyukai Alina"sambung rey lagi.alina menatap Rey dengan tatapan sinis.rey yang melihat Alina menatapnya dengan tatapan sinis, ia pun membalas Alina dengan tatapan tajamnya seakan ingin menerkam seseorang, Alina pun seketika ketakutan.


"kapan kalian akan menikah nak?"tanya ibu Alina lagi.


"Minggu depan bu Alissa!"jawab mama Mey dengan sangat gembira.


"Apa Minggu depan!cepat sekali!"jawab ibu Alina terkejut.


**Minggu depan kemudian**


"ada apa ini kenapa aku menjadi gugup?"tanya Alina menanyai dirinya sendiri.


"sebentar lagi acara nya mau dimulai Alina,"tutur Lisa saat itu sangat bahagia.


"ya, ini semua karenamu! kau menjebakku agar menikah dengan laki-laki galak itu!"ucap Alina dengan nada marah.


"galak?kenapa kau bilang pak Rey laki-laki galak"tanya lisa.


"ya, dia memang sangat galak kalau marah aku jadi ketakutan melihatnya,"Alina bergidik ngeri bila melihat Rey marah.


"tidak alina, pak Rey tidak galak dia mempunyai sifat lembut juga dibalik sifatnya yang galak itu."lisa menenangkan Alina.


"baiklah acara sebentar lagi mau dimulai jadi kau harus bersiap-siap!"sambung Lisa.


"terimakasih Lisa, kaulah sahabatku yang paling baik!"jawab Alina dan mereka berdua pun saling berpelukan.


.


.


.


.


.


jangan lupa kasih like vote dan komentarnya ya temen-temen.


Salam dari Rey dan Alina🤗😘


bye-bye sampai ketemu keepisode berikutnya....

__ADS_1


__ADS_2