JANGAN DIBACA!!

JANGAN DIBACA!!
eps.15


__ADS_3

Rey begitu kesal karena daniel tiba - tiba menghilang.


"kenapa kau pergi hah!"bentak rey pada daniel.


"aku bosan rey..disana perempuannya


seram - seram ada yang ini.ada yang itu,


lama - lama aku bisa gila!?"ujar daniel frustasi.


"ya..salah kau sendiri"ketus rey menghela nafasnya.


"sayang...apa kau ingin makan?"tanya alina tersenyum.


"tidak!aku mau kekantor masih ada urusan yang harus aku kerjakan"jawab rey memasang wajah tanpa ekspresi.


"kau jahat sekali...aku menawarkanmu


baik - baik tapi kau menolaknya secara mentah"


tutur alina menatap sendu wajah rey.


"maksudku aku masih--"


"ya..sudah pergilah bekerja!aku tahu kau sangat sibuk jadi tidak ada waktu untukku"potong alina menghadap jendela.


Rey menghelakan nafasnya.


"baiklah aku akan makan pesananmu"tutur rey.


"sungguh sayang?baiklah kau harus makan ini nasi goreng spesialku..."ujar alina menyuapkan satu sendok nasi goreng kemulut rey.


setelah itu satu sendok lagi, satu sendok lagi sehingga mulut rey penuh dengan nasi goreng.


"kau mau membunuhku atau mau menyuapiku?"tanya rey sedikit kesal memasang wajah masam.


"hehe...sorry sayang aku terlalu senang"Alina terkekeh.


"Rey...kau sangat tampan nak...kalau kau marah"puji mama mey.


"betul mah...daniel setuju"timpal daniel.


"tapi bagiku kaulah yang paling tampan dalam hidupku"gumam lisa dalam hati sambil memerhatikan wajah daniel lebih intens.


"kau kenapa melihatku terus?"tanya Daniel.


"Apa aku melihatmu...No!mana mungkin aku melihatmu jangan ke gr an deh daniel"jawab lisa mengelak.


"kalau bukan melihatku!apa kau tadi melihat dinding atau melihat lukisan itu!"ketus daniel.


"ish..kau ini sangat menyebalkan"lisa menggerutu tak henti-hentinya.


*****


Sesampainya divilla mereka berkumpul diruang keluarga.


terlihat seorang perempuan datang kearah mereka wanita yang begitu cantik, anggun dan seksi.perempuan itu menghampiri rey yang sedang duduk dekat dengan alina.


"Aurel....."pekik rey terkejut melihat aurel yang tiba - tiba menggenggam tangannya.


semua orang yang ada disana mata mereka tertuju pada aurel yang duduk dan menggenggam tangan rey.begitu juga alina emosinya semakin meluap.


"lepaskan tanganmu dari suamiku"ketus alina menepis tangan aurel.


"suami...siapa suamimu?"tanya aurel sembari tersenyum sinis pada alina.


"Lisa sepertinya perempuan ini amnesia"tutur alina mengedipkan mata pada lisa, Lisa pun mengangguk seakan mengerti maksud alina.


"iya..alin kau benar dia sepertinya amnesia!"Lisa mendekati aurel.


"siapa yang kalian bilang amnesia?"tanya aurel kesal atas sikap lisa dan alina.


"kaulah yang amnesia!"jawab alina tegas.


"sayang..."panggil aurel menggelayut manja pada rey membuat alina semakin kesal.


Alina menarik rambut aurel lalu menampar wajahnya,"plakk..."


"Aaaww..."teriak aurel memegang pipinya yang memerah akibat tamparan alina yang cukup keras.aurel hendak membalasnya namun lisa langsung menangkap tangan aurel yang hendak menampar balik alina.


"lepaskan tanganku perempuan gila"pekik aurel


"siapa yang kau bilang gila hah!"bentak lisa.


"kalian berdua yang gila!asal kalian tau rey menganggap pernikahan ini hanya mainan"Aurel kembali ditampar oleh alina.

__ADS_1


"jaga bicaramu perempuan tidak tau diri!"


"kau tau kau perempuan murahan yang hanya ingin merebut semua milik orang lain!"bentak alina semakin menajamkan matanya.


"haha...apa kau kesal akan ucapanku yang tadi!


tapi ucapanku yang tadi adalah fakta alina"ujar aurel tertawa meledek pada alina.


"Lebih baik kau keluar!"teriak rey dan menarik tangan aurel lalu menyeretnya keluar dari villa.


Aurel tak berhenti mengumpat setelah diusir dari villa milik papa nathan.


"Ahh....sialan tuh perempuan"teriak aurel.


Villa Alexander.....


"bagaimana dia tahu kalau aku ada disini"rey memaki anak buahnya yang tidak berguna.


"kalian bodoh sekali!perempuan satu itu aja kalian gak becus nanganinya!?"teriak rey pada anak buahnya.


"sudahlah rey...yang penting dia udah pergi"tutur mama mey menenangkan rey yang memaki anak buahnya.


"kak rey...kakak jawab jujur apa betul yang dikatakan oleh aurel tadi?!"tanya alina sembari menghapus air matanya.


Rey sejenak terdiam dia bingung harus menjawab apa


"tidak!itu tidak benar"jawab rey.


memang dulu rey menganggap pernikahan ini hanya sebuah mainan tapi kenapa seiringnya waktu rey menganggap pernikahan ini pernikahan yang sesungguhnya Dimata hukum dan agama.


"sungguh?!"alina meragukan jawaban dari rey.


"memang benar aku menganggap pernikahan ini hanya mainan tapi sekarang aku menganggap pernikahan ini pernikahan yang sesungguhnya!karena dalam hidupku tak ada kata pernikahan!?"Rey menjelaskan semuanya.


"baiklah aku menerima semua jawabanmu"tutur alina sembari mendudukkan tubuhnya diatas sofa.


"sejak kapan kau mempunyai keberanian untuk menampar seseorang?"tanya rey.


"sejak tadi..."jawab alina sambil tersenyum.


"Oh..."seru daniel.


"itu saja jawabanmu?"tanya alina pada daniel yang sibuk dengan ponselnya daniel hanya mengangguk.alina menghela nafas lalu pergi menuju kamarnya.


"wanita itu memang menyebalkan!aku harus hati - hati nanti dia merebut kak rey dariku"gumam alina.


"sedang apa my crazy wife?"tanya rey sembari membaringkan tubuhnya diatas kasur.


"sedang memikirkan sesuatu sayang...."jawab alina sambil tersenyum.


"kak... bagaimana kalau perempuan itu merebutmu dariku?!"tanya alina membaringkan tubuhnya disamping suaminya itu.


"tidak akan pernah!aku sudah membencinya sejak dia menyelingkuhiku"jawab rey datar.


"kenapa kau bertanya seperti itu?apa kau mulai suka kepadaku?"tanya rey sambil tersenyum meledek pada alina.


"apa menyukaimu!mana mungkin aku menyukai singa yang sangat galak"ketus alina.


"haha...mengerjaimu sangat menyenangkan"gumam rey.


Akhirnya mereka berdua tertidur didalam kamarnya alina tidur memeluk tubuh kekar Rey.


*****


Alina yang sudah bangun terlebih dahulu dari rey langsung bersiap - siap untuk membantu mama mey dan yang lainnya memasak untuk makan malam.


"sore mama, sore lisa, sore bibi"sapa alina yang memasang wajah cerianya.


"alina ini masakannya gimana?"tanya Lisa yang pusing dengan masakannya yang amburadul.


"kau ini selalu saja!"Alina mulai membantu Lisa mengerjakan tugasnya.


"baiklah sudah selesai"ucap lisa kegirangan karena baru pertama kalinya ia memasak didapur.


"aromanya harum sekali nak,"puji mama Mey.


"terimakasih bibi"jawab lisa.


sedangkan daniel yang sibuk dengan laptopnya kini mencari aroma makanan yang membangunkan selera makannya.


"Hem...aroma apa ini lezat sekali"tutur daniel.


dan akhirnya dia sampai didapur yang penuh dengan makanan.


"wah....lezat sekali kue itu"ucap daniel.

__ADS_1


"tapi disana ada alina,Lisa dan mama.bisa - bisa kenapa pukul aku kalau ketahuan mengambil semua makanan ini.tapi kalau menunggu makan malam tiba itu sangat lama!"Daniel terus berfikir sampai mendapatkan ide.


Daniel masuk kedalam dapur dan mengambil secangkir air lalu meminumnya.


"mama,"sapa daniel sembari tersenyum pada mama mey.


"Daniel ada apa denganmu nak?kenapa kau pucat sekali?"tanya mama mey khawatir pada Daniel.


"daniel gak apa - apa ma..mama terusin aja masaknya"ucap daniel.


"tidak!apa kau lapar mama ambilkan makanan untukmu ya,"mama Mey mengambil makanan yang ada didapur itu dan memberinya pada Daniel.


"ayo nak, makanlah kau sangat pucat mama takut kau kenapa - kenapa"mama mey setia menunggu daniel makan dimeja makan.


sampai akhirnya daniel selesai makan dan mencuci tangannya.


"kenyang sekali!jangan panggil aku daniel kalau tidak bisa memakan semuanya"tutur daniel senyum penuh kemenangan.


Daniel mempunyai ide dia masuk kedalam kamarnya dan memakai bedak untuk membuat bibirnya dan wajahnya agar tampak sedikit memucat dan mama Mey paling khawatir kalau melihat anaknya dengan wajah pucat.


"haha....aku sangat kenyang sekali"ucap daniel sembari memangku laptopnya lagi dan kembali sibuk pada pekerjaannya.


Lisa yang kembali kedapur begitu terkejut saat makanannya tinggal setengah.


"bibi..."panggil lisa.


"Ada apa nak?"tanya mama mey yang sibuk mengupas buah.


"kenapa makanan yang kubuat tinggal segini?"tanya Lisa.


"mama berikan pada daniel.mama khawatir sekali karena wajah daniel tiba - tiba memucat dan lemas mama takut dia sakit"jelas mama Mey pada Lisa yang mukanya sedikit ditekuk.


"baiklah bibi..."Lisa membuka kulkas dan menuangkan sirup jeruk lalu meminumnya sampai habis.


******


"kak rey bangun......"teriak alina membuat rey terbangun dari tidurnya.


"ada apa kenapa kau berteriak?"tanya rey setengah tersadar.


"tidak apa-apa..aku hanya membangunkan kak rey saja untuk makan malam"jawab alina santai tanpa dosa.


"astaga!cuman itu saja kau harus berteriak dan mengejutkanku"ucap rey mengambil handuknya dari tangan alina lalu masuk kamar mandi membersihkan tubuhnya.


"cuman untuk makan malam saja dia harus sampai berteriak begitu! dasar wanita menyebalkan"gerutu rey tak henti-hentinya.


dimeja makan semua orang berkumpul dan menikmati semua hidangan yang ada disana.


"Hem...makanan ini begitu lezat"tutur daniel.


"sungguh ini lezat?"tanya Lisa gembira.


"iya ini sangat lezat dan enak!kenapa kau begitu gembira?"tanya daniel mengerenyitkan dahinya.


"karena itu masakanku"jawab Lisa.


Daniel pun tersedak dan Lisa dengan cepat mengambil air putih lalu memberinya pada daniel dan daniel langsung meneguknya.


"masakanmu?ish...aku tidak mau memakan masakan perempuan sepertimu"ucap daniel lali menghentikan makannya.


"Daniel kau tidak boleh seperti itu"tegur papa Nathan.


"iya daniel kau ini suka sekali menyakiti hati perempuan!"timpal Rey.


"iya kak...kau menyakiti hati sahabatku"sambung alina.


"memang kau ini daniel.kau tidak menghargai masakan Lisa yang susah payah dia masak untuk kita!"timpal mama Mey.


semua orang memojokkan daniel semua perkataan keluarganya bagai bom atom yang meledak dalam hidupnya.


"ya..ampun semua malah menyalahkan aku hanya karena satu perempuan"Daniel menghela nafasnya dengan kasar lalu kembali memakan makanannya.lisa kembali gembira saat daniel kembali memakan makanannya.


.


.


.


.


.


.


Like, vote dan komennya ya🤗❤️

__ADS_1


author butuh dukungan dari kalian....!


__ADS_2