Jasmine

Jasmine
Ungkapan


__ADS_3

...Aku berdoa ini bukan mimpi...


...Aku berharap ini adalah pasti...


...Clarissa Jasmine...


Happy Reading 😘😘😘


Alvaro menatap kedua bola mataku lekat dan berucap dengan tegas.


"Aku mau mulai semuanya dari awal sama kamu, aku mau coba untuk menerima dan sayang sama kamu mine" ucap alvaro tegas, dengan mata tajam yang menatap lembut kearah mataku.


Aku menahan senyumku, pipiku pasti sudah merona sekarang. Untung saja hanya lampu tidur yang menyala.


"Kamu yakin al hmm maksudku gimana perasaan kamu ke perempuan yang kamu cintai itu ?, aku ga mau cuma jadi pelarian atau pelampiasan aja" tanyaku dengan tatapan sendu.


Alvaro sedikit kaget dan tertohok atas kalimat yang diucapkan jasmine. 'benarkah ini cuma pelarian, benarkan ini cuma pelampiasan' batinnya berseru. Cukup lama terdiam, akhirnya alvaro menjawab tegas


"Yakin !" Jawabnya tegas menatap lurus ke mataku. "Kamu itu perempuan yang berbeda mine, kamu mencintaiku dengan caramu sendiri, kamu tidak pernah mengeluh walaupun aku tidak pernah merespon secara langsung isi hati kamu, kamu mau menerima semua sikap dan kekurangan aku tanpa protes" lanjutnya lagi dengan wajah serius.


Aku tersenyum samar mendengar ucapannya.


"Tapi kenapa tiba-tiba?" Tanyaku penasaran.


Alvaro mengangkat bahunya seraya menggeleng tidak mengerti.


"Aku juga bingung sejak kapan ini dimulai, aku selalu tidak suka kalau kamu bersikap acuh kepadaku, aku selalu menunggu perhatian kamu walau sekeceil apapun itu. Dan aku gak suka kamu pergi tanpa memberitau aku dan cuek kepadaku. Aku rasa mulai sayang sama kamu mine" jawabnya serius.


'secepat ini'


"Apa jaminan kalau kamu serius ngomong ini ke aku, bisa aja kan ini hanya emosi sesaat kamu" aku menatap tak kalah serius kearahnya.


"Aku gak bisa kasih kamu jaminan apapun mine, aku juga gak mau ngejanjiin apapun ke kamu" sahut alvaro.


"Terus gimana aku bisa yakin sama omongan kamu ?" Tanyaku lagi.

__ADS_1


Alvaro mengecup keningku sekilas kemudian menatapku lekat


"Aku hanya manusia biasa mine, aku bisa saja melakukan kesalahan tanpa aku sadari. Aku mungkin juga menyakiti hatimu tanpa aku sengaja, tapi aku minta satu hal sama kamu. Tolong tetap disampingku apapun yang terjadi, jangan pernah berfikir untuk meninggalkanku dan beri aku kesempatan untuk memperbaiki apa yang harus aku perbaiki. Jangan pernah pergi sebelum aku yang memintanya" uarnya panjang lebar.


"Bagaimana jika aku tidak sanggup, aku hanya wanita biasa al yang khatam terhadap rasa sakit al" ucapku lirih.


"Aku akan tetap mempertahankan kamu mine, kamu sudah menjadi bagian dari hidupku. Ingat kamu adalah istriku sekarang, kamu tercipta dari tulang rusukku. Akan ada yang hilang dari diriku saat kamu pergi. Bantu aku mine, bantu aku untuk belajar mencintaimu sama besar seperti kamu mencintaiku" ucapnya serius.


Aku memeluk tubuhnya erat


"Aku akan sabar menunggu rasa itu tumbuh dihatimu al, aku akan belajar menjadi istri yang baik dan sempurna dimata kamu" jawabku tersenyum manis.


Alvaro balas memelukku tak kalah erat. Nyaman, hangat saat aku berada dalam dekapannya.


"Kita akan sama-sama belajar ya mine" ucapnya sambil mengecup lama pucuk kepalaku.


Aku menangis terharu mendengar ucapannya, sungguh ini adalah hal yang paling membahagiakan dalam hidupku. Rasanya lengkap sudah cintaku tidak bertepuk sebelah tangan, mimpiku dan anganku sudah menungguku didepan mata.


"Aku sayang kamu al, sayang banget sama kamu" lirihku sambil menangis terharu dipelukannya.


Alvaro menangkup pipiku, menghapus air mata bahagiaku dan menatapku sayang.


Kami berdua tersenyum, alvaro mengikis jarak diantara kami kemudian memiringkan kepalanya.


Aku menutup mataku saat merasakan hembusan nafasnya didepan bibirku.


Lalu dia ******* bibirku lembut, menggigit pelan membuatku membuka jalan agar lidahnya bisa masuk untuk menjelajahi mulutku. Kami saling bertukar salvia, nafasnya mulai memburu ******* lembut itu berubah menjadi lebih menuntut. Kami berdua menggerang disela-sela ciuman panas itu, saling menikmati dan membiarkan hasrat kami turut bermain disana.


Aku mendorong bahunya pelan saat pasokan udaraku menipis. Masih memejamkan mata menikmati ciuman darinya yang belum pernah kerasakan sebelumnya.


Alvaro menghapus jejak salvia yang tertinggal dibibiru, aku membuka mataku menatap matanya dan sangat jelas tersirat gairah besar disana. Detik selanjutnya dia tersenyum mesum kepadaku. Membuatku salah tingkah.


"Aku mau kamu, sekarang mine"


'sialan kenapa seksi bener dah bini gw'

__ADS_1


Aku tersenyum tersipu sambil mengangguk malu, menundukkan kepalaku.


'mungkin ini sudah saatnya aku menyerahkan mahkotaku untuk alvaro'


Aku menggigit bibir bawahku gugup, masih menunduk malu tanpa berani menatap matanya.


'ck, ngebet banget gw ******'


Alvaro mengangkat daguku menatapku lekat makin membuatku semakin salah tingkah.


"Jangan digigit bibirnya, nanti luka" sambil mengusap bibirku dengan jempolnya


"Bolehkan ?" Tanya alvaro memastikan.


Aku mengangguk kaku, lalu detik selanjutnya dia menidurkanku dikasur dan kembali ******* bibirku rakus, sebelah tangannya dengan berani masuk kedalam tanktop ku meremas dadaku lembut.


"Ahhh al..."


'aduh ternyata begini rasanya' ada rasa geli dan nikmat bersamaan saat tangannya meremas dadaku.


...


...


...Alvaro Aldebaran...


...


...


...Clarissa Jasmine...


Gimana ? Masih mau lanjut ?


Siapa yang penasaran...

__ADS_1


Ditunggh vote dan comment kalian 🥰🥰🥰


^^^Salam Sayang 😘😘😘^^^


__ADS_2