
Pasukan TNI mulai merangsek kearah Batu Malang, pasukan yang di bawa oleh Yusuf mulai mendekati rumah yang menjadi tempat penyanderaan Dr Rafailah
dan Jendreal Arsean. “Pimpinan saya melihat ada pergerakan besar sedang mengarah kemari dengan kekuatan penuh sepertinya” imbuh salah satu pasukan Ryan. “Hmmm… Biarkan Dadang yang menghancurkan mereka”
jawab Ryan. Sementara
itu lima anggota kopasus mulai masuk ke dalam rumah tersebut untuk menyelamatkan Dr Rafailah.
“Maung Bodas, amankan area di sebelah barat dan timur, bersihkan area tersebut dari musuh” perintah Wolfgang. “Roger that” jawab Maung
Bodas. Kemudian Ia pun mulai beraksi menjatuhkan musuh-musuh, keahlian menembak Maung Bodas sangat menakutkan,
Ia adalah pemenang dalam kompetisi menembak antar militer di seluruh dunia. “area barat dan timur clear” ucap Maung Bodas.
“welldone” ucap T-Rex. “Cepat selamatkan jendral, sebelum live streaming mereka
dimulai” ucap lion king. Kelima anggota kopasus tersebut langsung bergerak
masuk ke rumah tersebut dari arah barat dan timur.
Sementara itu, pasukan separatis mulai menyiapkan
persenjataan mereka dan membuat perimeter untuk pertahanan, markas mereka yang berada diatas pegunungan
memberikan mereka keleluasaan untuk menyerang ataupun bertahan dari gempuran
musuh yang akan mereka hadapi segera. “Buat jebakan dengan radius tiga ratus meter dari
sini, jangan
lupa persenjatai dengan artileri” ungkap salah satu pemimpin pasukan separatis,
“cepat taruh artileri disini.” Persiapan untuk live streaming sudah hampir
selesai, Arsean tertunduk dilantai dengan tangan terikat dan kepala ditutupi
oleh kain hitam. “Cepat sebelum mereka merusak semua.” Ucap Ryan. “Bagaimana
semua persiapan untuk live sudah siap?” Tanya Ryan kepada bawahannya yang bagian
IT, “Siap pimpinan, persiapan sudah mencapai 90% untuk live ke seluruh dunia”
jawab bagian IT tersebut. “Percepat, kita tidak bisa menunggu terlalu lama, saya takutnya musuh sudah berada di depan pintu kita,
jika semuanya terlalu lama” perintah Ryan. “Siap pimpinan” jawab bawahannya.
Di markas TNI, Jendral Gunarto sedang mengadakan
pertemuan dengan petinggi TNI. “Saat ini kopasus sedang berada di batu malang,
infonya sedang melakukan latihan” imbuh Gunarto, “namun saya tidak percaya, Letkol
Raffi tolong siapkan pasukan setan” perintah gunarto kepada Raffi “Siap
jenderal”. (Pasukan setan TNI adalah Batalyon Infanteri 31lima/Garuda Salah
satu satuan yang masuk dalam kategori pasukan elit infanteri TNI AD). “Mayjen Irvan, tolong siapkan Divisi Infanteri 2 untuk
__ADS_1
bersiap” perintah Gunarto kepada Mayjen Irvan. “Siap Jenderal laksanakan perintah” jawab Irvan.
(Divisi Infanteri 2 adalah Satuan tempur militer terbesar, dengan kekuatan
penuh bermarkas diSingosari, Malang). “Saya akan menyiapkan Yonkav 4/Serbu
bersiap berangkat ke Malang besok pagi.” Ucap Gunarto (Yonkav 4/Serbu adalah
satuan bantuan tempur (satbanpur) pasukan Kavaleri dibawah Komando Kodam
III/Siliwangi). Mari
kobarkan Api pertempuran dan biarkan menyala untuk malam ini menyinari kota Malang.
Indonesia saat ini terpantau sedang bergejolak, pasukan milter bersiap untuk bertempur, semua
persenjataan beserta kendaraan militer seperti tank, arteleri, pesawat tempur semuanya keluar dari
markasnya masing-masing. Seluruh mata di dunia melihat ke Indonesia melalui
saluran berita yang
ditayangkan di
masing-masing negaranya. Namun ada beberapa Negara yang tersenyum dengan
kekacauan yang terjadi di Indonesia dan membantu menyuplai persenjataan untuk
kelompok separatis. Namun mereka bermain sangat rapi dan bersih sehingga tidak terlacak
bahwa negara mereka lah yang sebenarnya yang membuat Indonesia kacau
persenjataan kepada kelompok separatis. Namun pergerakan bersih mereka sudah
terendus oleh team intelejen Indonesia, saat ini BIN (Badan Intelejen Negara)
sedang mengekstrak data-data yang mereka dapatkan untuk dijadikan barang bukti
untuk membawa Negara-negara tersebut ke pengadilan International.
Kepala BIN Letjen Rizky telah mendapatkan nama petinggi di negara-negara yang mana punya hubungan dengan kekacauan sedang terjadi saat
ini di Indonesia. “kumpulkan semua data-datanya, setelah semua
selesai akan saya hancurkan orang-orang itu dengan tangan saya sendiri” ucap
Letjen Rizky dengan tegas yang membuat semua orang yang ada di ruangan tersebut
ketakutan dengan aura membunuh yang dikeluarkan oleh Letjen Rizky. Sebagai
kepala BIN, Letjen Rizky harus bisa menghalau kejadian-kejadian yang akan
mengakibatkan negaranya hancur. Namun untuk kejadiaan ini, dia kecolongan
karena sangat rapinya permainan Negara-negara tersebut dalam menyuplai senjata
dan kebutuhan lainnya untuk kelompok separatis. Sehingga membuatnya emosi.
__ADS_1
Sementara itu di Malang, Yusuf dan pasukan TNI mulai mendekati lokasi rumah yang dijadikan tempat
untuk menyekap Dr Rafailah dan Jendral Arsean. Yusuf memberikan instruksi untuk
berhenti dengan tangannya, dengen memberi simbol kepalan tangan ke atas. “Kita berhenti disini,
kita bagi menjadi beberapa regu” perintah Yusuf membagi pasukan menjadi beberpa regu, untuk
memudahkan mobilitas dalam pertempuran. Sementara itu lima anggota kopasus, Maung bodas
mengawasi dari atas pohon untuk mengawasi gerak gerik pasukan musuh. “T-Rex,
arah jam tiga ada lima musuh mendekat” ucap Maung Bodas. “Roger” jawab T-Rex.
“Biarkan mereka lewat, jangan membuat gerakan sedikitpun, Maung jangan kamu tembak musuh biarkan mereka
melewati kami”
perintah Lion King kepada T-Rex dan Maung. Sementara itu kuya dan Wolfgang sudah melumpuhkan
musuh yang sedang berjaga dan posisinya sekarang sudah di depan jendela kamar
Dr Rafailah yang sedang di sekap.
Di persimpangan jalan yang jauhnya sekitar dua
kilometer dari markas kelompok separatis, sudah ada sekitar lima ratus pasukan
musuh yang siap untuk melakukan penyergapan besar terhadap pasukan Yusuf. “sebentar lagi pasukan
musuh sampai di persimpangan jalan sini, persiapkan diri kalian” ucap Dadang.
Sementara itu Yusuf yang sudah mendekati lokasi persimpangan menduga ada sesuatu yang ganjil lalu mengangkat tangannya memberi tanda untuk berhenti.
“siapkan drone untuk mengintai lokasi didepan” perintah Yusuf. Drone-drone
mulai terbang menuju kearah persimpangan jalan, “tembak jatuh drone-drone itu”
perintah Dadang. Kemudian drone-drone yang diterbangkan oleh pasukan Yusuf telah di tembak jatuh oleh musuh. “Drone sudah dilumpuhkan
pimpinan” ucap salah satu pasukan musuh. Namun mereka tidak mengetahui bahwa
Yusuf tidak hanya menerbangkan drone namun mengirim RC melalui darat untuk
mengintai, karena drone-drone itu hanya sebagai pengalihan. “Letnan,
diperkirakan ada sekitar lima ratus pasukan musuh didepan” ucap salah satu
pasukan team pengintai. “Bagus, kita serang dari tiga sisi. Kamu bawa dua puluh
orang dan serang dari sisi utara, kamu bawa dua puluh orang dan serang dari
sisi selatan, sisanya ikut saya serang dari depan sini. Kita hancurkan
pertahanan musuh.” Perintah Yusuf. “Siap Letnan, laksanakan perintah.” Jawab pasukan TNI serempak.Pertumpahan darah antar saudara akan segera
terjadi, namun kejadian yang lebih mencengangkan akan segera terjadi di ibukota,
__ADS_1
sejarah yang akan mencatat sebagai sejarah kelam di era modern yang akan
terjadi di Indonesia. Akan ada ibukota baru di Indonesia.