Jodohku Seorang Idola

Jodohku Seorang Idola
Keinginan Mertua


__ADS_3

"Bibi......!!!" Teriak seorang wanita di depan kediaman Jay Family.


" Iya, sebentar ".ART Jay tersebut berlari membuka pintu..


" Eh Nyonya... selamat siang"...


" Lama banget sih buka pintu nya. anak sama mantuku mana? ".


" Mereka masih kerja nya. biasanya Jam 3 mereka baru balik.. ''.


Ibu paruh bayah itu menuju kamar yang biasa dia tempati setiap datang ke rumah anaknya itu.


waktu berputar dengan cepat, pasangan suami istri itu pun sudah kembali. mereka ketemu pasa depan rumahnya...


" Hai sayang.... " Jay langsung menyapa istrinya yang baru saja turun dari mobilnya.


" Hei..." ( cium pipi kanan dan kiri).


Mereka masuk ke rumahnya yang sudah dibuka oleh ARTnya itu.


" Maaf Den, nyonya besar datang dan dia sekarang ada di atas".


Seketika perasaan mereka jadi karuan... terlebih Titha yang tadinya wajahnya terlihat bahagia langsung berubah sendu.


" heeeeiiii anak - anaknya mama... kalian sudah datang. mama dari tadi menunggu kalian".


Ke dua pasangan ini mendatangi mamanya... dan berpelukan..


" Ma, kami mandi dulu yah... soalnya sudah lengket banget nih keringat".Titha pamit ke mertuanya...

__ADS_1


" Baiklah nak,, setelah mandi kalian langsung turun yah... ada yang ingin mama bicarakan sama kalian".


Jay menggandeng tangan istrinya menuju kamar mereka.


" Sayang, mandi bareng yuk.... " ajak Jay ke istrinya.


" Kakak aja duluan... kalau mandi berdua jadinya lama... masuk cepat "..


" Baiklah 😘"..


Rutinitas mandi telah selesai.. mereka pun turun menemui mamanya. teh sudah di siapkan oleh ARTnya...


" Sini - sini duduk dekat mama".


" Papa gak ikut ma" Tanya Jay.


seketika dada mereka rasanya sesak...


" Ma, Aku gak akan nikah lagi. Aku sudah cukup bahagia dengan istriku sekarang. tanpa anak pun gak jadi masalah".


" Kamu gak kasihan sama mama.. teman - teman mama sudah pada jadi nenek. lagian kamu anak satu - satunya mama... 😢. aku ingin kita punya keturunan nak".


" Mama aku sangat mencintai istriku jadi jangan paksa aku untuk mengikuti maunya mama".


Titha diam membisu mendengar perdebatan ibu dan anak itu.


'' Nak mantu,, gimana pendapat kamu? "


" Saya terserah kak Jay aja ma, kalau dia mau berpoligami saya bisa apa".

__ADS_1


" Nah tuh kan, istrimu saja tidak masalah... ayolah Jay turuti perkataan mama kali ini aja... ".


"Tidak mama,,,,, " Jay meninggalkan mamanya dan menarik tangan istrinya menuju kamar mereka.


Seketika Jay memeluk erat istrinya itu,, sekuat kuatnya Titha menahan air mata. dia berupaya tidak kelihatan sedih dengan kejadian ini.


" Kakak,,, saya gak apa - apa kok.. kan kita gak pisah. yang penting kakak adil..🙂.keturunan itu kan perlu... jadi kamu pikirkan sekali lagi yah" Istrinya mengelus elus pipi suaminya itu.


'' Saya gak mungkin menduakan mu sayang🥺".


" Berbagi itu indah,,, " Titha mulai bercanda depan suaminya padahal hatinya bagai teriris silet.


Jay lagi - lagi memeluk istrinya dengan erat...


" Maafkan keputusan gila mama yah sayang... saya yakin kamu terluka tapi kamu tidak menampakkannya''. Monolog Jay dalam hati..


Setelah makan malam, lagi - lagi mamanya menagih keputusan mereka...


"Jay,,,, ikuti kemauan mama yah...?... Saya janji ini tidak akan dipublikasikan. cukup keluarga kita aja yang tau... ".


Titha menggenggam tangan suaminya dan memberikan isyarat, menggerakkan kepalanya tanda iya..


" Aku gak ingin menyakiti istriku ma, tapi istriku menyetujui keinginan mama"..


" jadi kamu juga setuju? "... Mama akan mencarikan istri terbaik buatmu...


Mereka pun kembali ke kamarnya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2