
5 hari berlalu tanpa ada kejadian yang mengesankan antara suami istri yang baru menikah... kecuali hari pertama tapi itu cuma akal - akalnya Shella.
Dilain tempat Wanita berjilbab yang sangat merindukan suaminya tak henti - hentinya mengecek handphonenya. dia berharap ada sapaan dari pujaan hatinya tapi ternyata suaminya benar - benar melupakannya.
Jay sudah tidak betah tinggal di luar negri. dia ingin segera pulang. shella pun meng iyakan karena misinya sudah berhasil.
" Tunggu sebulan yah mas, aku akan mengejutkan mu dengan kehamilanku" Ucap Shella dalam hati.
Perjalanan yang begitu melelahkan,,,, kini mereka telah tiba di Jakarta...
12 jam bukan waktu yang lama... mereka sangat lelah. tepat pukul 13.00 pasangan baru itu telah sampai dirumah. istri pertamanya masih dirumah sakit dan mama Jay sudah kembali ke kotanya...
Jay memilih tidur begitu pun dengan Shella... cukup lama mereka tertidur dan akhirnya Titha pun pulang dari rumah sakit.
" Bibi, suami ku udah balik yah"...
" Iyah nak,,,, tadi siang mereka tiba... ".
dengan raut wajah bahagia,, dia berlari naik ke kamarnya tapi berhenti di depan pintunya...
" Ketuk gak yah.... "( Monolog wanita berjilbab itu yang sudah sangat merindukan suaminya).
__ADS_1
cukup lama dia berdiri depan pintu kamar suaminya namun niatnya dibatalkan. takut mengganggu mereka.
Titha berbalik badan ingin ke kamarnya tapi tiba - tiba pintu kamar suaminya terbuka. dia langsung berbalik badan dan ternyata itu suaminya... dengan refleks memeluk suaminya.
" Kakak sehat? "... ucap wanita ramping itu.
" Hem... " Jawab singkat suaminya yang cuma berdiri tanpa membalas pelukan istrinya itu.
Titha langsung melepaskan pelukannya. dia merasa sikap suaminya benar - benar sudah berubah...
" Oh maaf Kak,,, saya cuma merindukanmu".
( Air Matanya sudah hampir tumpah tapi cepat - cepat dia meninggalkan suaminya itu).
" Maafkan aku sayang, rasa benci ku sama kamu hanya semata-mata ingin memberikan mu sedikit pelajaran kalau tidak semuanya harus di iyakan apalagi menyangkut masalah rumah tangga... ".
Dikamar,,, tak henti - hentinya dia meratapi nasibnya... dia ingin segera keluar dari zona tidak nyaman itu...
Habis shalat Ashar dia keluar rumah... mau pamit sama suaminya tapi niatnya di urungkan. jadi dia cuma pamit di ARTnya.
Seperti biasa tempat yang dia datangi adalah pantai. tempat pelampiasan kekecewaannya...
__ADS_1
15 menit perjalanan menuju tempat itu... di sana tidak terlalu ramai karena memang bukan hari libur... tapi di sana terlihat seorang pria yang tidak asing... pria yang selalu mengenakan masker dan topi... Titha mendekati pria itu....
"Hai kak Yolan... "
" Heeee,,,,, jangan bilang kamu ke sini karena ada masalah... " ucap pria tinggi itu.
" Apa sih Kak.... saya cuma boring aja dirumah.... suamiku juga gak mau ikut jadi saya jalan sendiri" ( Wanita itu bersandiwara seakan akan semuanya baik - baik saja).
Mereka bercerita dan bercanda gurau.... Yolan menikmati pemandangan di depannya yang selalu dirindukannya.... senyumnya,,,, gerakan tangannya yang jika bercerita jari - jarinya ikut bergerak...
" Ta, apa kamu bahagia dengan Jay? ".
" Hem, iya kak. aku sangat menyayanginya... ".
Dikediaman Jay family.... pria yang baru selesai mandi turun ke bawah dan melihat diluar mobil istrinya tidak ada.
" Bibi, Titha mana yah? kok mobilnya gak ada.
" oh anu den,tadi dia cuma bilang mau keluar".
" Aku yakin kamu lagi menghindari suasana rumah,,, '' monolog Jay
__ADS_1
...****************...