Jodohku Seorang Idola

Jodohku Seorang Idola
Dokter Kandungan


__ADS_3

Malam ini, Jakarta di guyur hujan dan badai. Titha yang tidak menyukai cuaca dimalam hari itu,mulai gelisah. Dia berharap badai cepat berlalu supaya bisa tidur nyenyak.


📞 Kak Yolan


Alhamdulillah, setidaknya ada teman ngobrol meskipun lewat handphone.


" Halo Kak, tau aja kalau saya butuh teman ngobrol" Ucap Titha cengengesan.


" Pasti kamu takut".


" Iya Kak, soalnya hujan disertai petir jadi ngeri dengarnya".


" Nggak usah takut. Kasian kan calon dede bayi ikut ketakutan ".


" Ini perkara sulit kakak. Perasaan takut tidak bisa hilang begitu saja".


" Coba kamu nyanyi,pasti akan mengimbangi suara hujan dan petir".


" Saya nggak bisa nyanyi kakak. Taunya lagu wajib aja,hahaha".


" Yah nyanyi itu aja. Katanya mengidolakan penyanyi K-Pop nyatanya nggak bisa nyanyi, hahaha" Yolan ledek sahabat kesayangannya itu.


" Kalau gitu, kakak aja yang nyanyi supaya saya bisa lupa sama suara petir nya''.


" Putar musik aja kalau gitu bumil. Ribet amat luh jadi orang".


''Nggak afdol kakak. kayaknya ini keinginan Dede bayi deh, hehehe".

__ADS_1


" Dede bayi lagi? paling mama bayi yang ngarang. Tidur sana, jangan begadang. Besok siang saya jemput untuk kontrol bekas operasi dikepala kamu".


" Siap kakak, by ...".


Titha mengakhiri telponnya dan mencoba untuk memejamkan mata.


"Shella, kok kamu nggak pernah kontrol ke dokter kandungan?" ucap Jay yang membuat wanita itu tersedak air minum.


" Anu mas, soalnya kandungan aku baik - baik saja. Aku nggak ada keluhan kok".


" Besok siang aku akan mengantar kamu.Lagian aku gak ada jadwal kegiatan besok".


" Aku pergi sama Lisa aja. Mas istirahat aja dirumah".


" Tidak ada alasan. Pokoknya besok aku yang akan mengantar kamu''.


" Kalau aku di antar oleh mas Jay, bisa - bisa ketahuan kalau kehamilan aku ini sudah jalan 7 bulan. Gimana nih" pikir Shella mulai gelisah.belum lagi masalahnya dengan mantan pacarnya yang selalu mengganggunya.


12 jam berlalu.Kini waktunya Shella kontrol tapi Jay membawa ke klinik bukan rumah sakit.Takut ada yang mengetahui kalau dia punya istri selain Titha.


Di sepanjang perjalanan, Shella merasa tidak nyaman. Dia takut ketahuan kalau yang di kandung bukan anak Jay.


'' Titha😯" Jay melihat sosok istri pertamanya di sebuah mobil yang tidak asing.


" Apa yang aku liat itu Titha atau cuma mirip aja.tapi mobil itu kayaknya mobil Yolan " batin Jay.


" Ada apa mas?" tanya Shella yang melihat suaminya terlihat kebingungan.

__ADS_1


" Nggak apa-apa kok''.


Kini mereka telah tiba disebuah klinik kecil. Mereka antrian seperti pengunjung lainnya.Giliran Shella pun tiba dan alangkah terkejutnya Jay saat dokter mengatakan usia kandungan istrinya.


" Selamat pak, calon bayinya sehat.dia berjenis kelamin perempuan ".


" Memang sudah bisa terlihat yah Dok di usia kehamilan yang baru 4 bulan" ucap Jay.


" Loh, kan usia kandungan istri anda sudah jalan 7 bulan".


" Dokter pasti salah.kami baru menikah 4 bulan"


" Iya dok, pasti ada yang salah" Shella ikut membela dirinya.


" Maaf pak, Aku nggak mungkin salah. Istri anda akan melahirkan kurang lebih 2 bulan lagi".


" Baiklah dok,kami permisi ".


Di perjalanan Jay berfikir keras.Sedangkan Shella mulai ketakutan karena Jay terlihat sangat marah.


" Mas,ini adalah anakmu".


" Kalau memang itu anakku berarti dia akan lahir 5 bulan lagi".


Mereka pun terdiam. Hanya suara klakson kendaraan yang menghiasi perjalanan mereka.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2