
" Biasa makan beginian nggak?" Tanya Titha yang menyiapkan kapurung makanan khas dari Sulawesi.
" Cara makannya gimana?" Jawab salah satu sahabat Jay.
" Pakai sendok aja Kak, lebih enak" ( sambil menyiapkan makanan tersebut ke piring masing - masing).
Semua masih asing dengan makanan olahan tepung tapioka. Biasanya memakai sagu murni tapi cuma ada tepung tapioka saja.
" Nggak boleh di sisa yah, soalnya saya buat dengan penuh kasih sayang dan ini kayaknya kemauan Dedek Bayi deh" Ucap Titha kemudian melahap makanan tersebut.
Mereka pun mencobanya ternyata makanan itu rasanya tidak terlalu buruk.
" Ini makanan aneh tapi enak. Pedas dan kecutnya pas " Ucap Joshua yang sangat menikmati makanan khas Sulawesi tersebut.
" Ingat jangan terlalu makan yang pedas - pedas" Ucap Yolan yang melihat Titha kepedasan.
" Ini nggak pedas kok Kak. Iya kan Joshua" Titha melirik Joshua yang sudah nambah 2 piring.
" Benar, ini pedasnya cuma level 2 aja" Ucapnya dengan santai
Semua sangat menyukai makanan yang di buat Titha. Makanan sederhana tapi rasanya kalah dengan buatan chef restoran ternama.
__ADS_1
Makan malam selesai, Tiba saatnya mereka duduk santai sambil ngobrol. Titha pun muncul dengan membawa sebuah pirex yang berisikan kue puding coklat susu.
" Kayaknya Bu Dokter pandai memasak deh. Sering - sering yah panggil kita ke sini makan" Ucap salah satu member.
" Bisa - bisa Aku bangkrut kalau mengundang kalian terus ke sini" Canda Jay yang angkat bicara.
Semua tertawa mendengar ucapan sahabatnya tersebut.
" Ngomong - ngomong , Kalian kok belum pada beristri ? " Titha membuka pembahasan baru.
" Nah ini baru pertanyaan benar. Ayo jawab, kayaknya ini juga bawaan Dede Bayi. Iyakan Sayang" Jay menyambung pertanyaan istrinya.
" Cari satu aja susah. Ini langsung mau dua😜" Titha meledek sahabat kesayangannya.
Lagi - lagi mereka semua tertawa terbahak-bahak. Titha pun pamit ingin istirahat.
" Maaf yah, Saya mau istirahat dulu. Kalian lanjut aja ceritanya ".
" Tidurlah duluan. Nanti Aku menyusul" Kata Suaminya mengusap pundak istrinya.
" Jay, Jaga istrimu. Jangan sampai kejadian tempo hari terjadi lagi" Ucap Yolan serius.
__ADS_1
" Memangnya ada kejadian apa? Tanya salah satu temannya.
" Bulan lalu, Titha kecelakaan. Dia sengaja di tabrak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Untungnya cuma di serempet aja jadinya kandungannya selamat tapi kepalanya waktu itu sempat di operasi" .
" Apa kamu tahu yang mencelakai Istriku?" Tanya Jay yang tegang mendengar perkataan Sahabatnya.
" Iya, Aku langsung ke Mall untuk meninjau CCTV. Kalian boleh liat sendiri pelakunya " Yolan menyodorkan handphonenya.
Alangkah terkejutnya Jay saat mengetahui si pelaku tabrak lari. Dia sangat geram menyaksikan kejadian tersebut.
" Sialan kamu Shella. Ternyata selain pembohong kamu juga seorang kriminal".
" Maka dari itu, Kamu nggak boleh lengah. Karena diluar sana tidak aman buat wanita polos seperti Istrimu" Kata Yolan memperingati sahabatnya.
" Itu pasti Bro. Kalau bisa, Dia nggak usah kerja di luar rumah. Kan tabunganku cukup untuk tujuh turunan" Tegas Jay diselingi candaan.
" Lebih baik begitu, apalagi Dia lagi hamil muda. Aku baca di internet kalau perempuan lagi hamil muda, masih sangat rawan" Kata Yolan.
" Iya, Aku juga sampai lupa mengajaknya untuk kontrol ke Dokter. Padahal Aku penasaran dengan perkembangan Bayi kami".
...****************...
__ADS_1