
"Kakak, boleh nanya nggak?" Titha sedikit ragu untuk menanyakan hal yang satu ini.
" Sejak kapan kamu izin kalau mau bertanya sama aku?'' Yolan meledek wanita cantik itu.
" Hehehe.Kak, gimana kabarnya kak Jay 🥺".
Yolan langsung menatap wanita itu keheranan karena selama 4 bulan lamanya, baru kali ini dia menanyakan suaminya.
" Kamu kangen yah sama Jay?".
" Biar gimana dia masih suami dan ayah dari anak yang saya kandung🥺".
" Apa kamu masih mencintainya sedangkan dia sudah menyakiti perasaan kamu".
Titha langsung meneteskan air mata dan Yolan tidak tega melihat Sahabat yang disayangi bersedih.
" Hei,jangan nangis. Dede bayi juga akan sedih jika ibunya sedih" Yolan berusaha membujuk wanita mungil itu.
" Iya Kak. Saya cuma kasian sama bayiku. Dia akan lahir tanpa ada ayahnya".
" Hus jangan katakan itu.Kamu anggap aku ini siapa? aku tidak akan membiarkan kalian hidup susah. Anak mu adalah tanggung jawabku" Tagas Yolan yang membuat Titha semakin terharu.
" nggak bisa begitu kak. Suatu saat kakak juga akan memiliki keluarga baru".
" Aku janji, nggak akan menikah sebelum kalian hidup bahagia ".
" Kakak😭" Titha menangis di depan Yolan. Ingin rasanya pria itu menyandarkan wanita itu di dadanya namun dia mengurungkan niatnya karena mereka bukan muhrim.
" Ta,sudah dong nangisnya. Nanti cantiknya hilang loh" Yolan mulai menghibur Titha.
" Terima kasih kak" .
__ADS_1
" Aku laper nih.Seharusnya dari rumah sakit kita langsung cari makan.Tapi kamu malah mau langsung pulang" Pria ganteng itu mengalihkan pembicaraan mereka.
" Maaf kak. Saya nggak enak sama kakak".
" Kamu mau makan apa?"
" Bakso pedas 😁".
" Jangan suka makan yang pedas - pedas, nggak baik buat kesehatan ".
'' Iya deh.sausnya dipisahin aja".
" Oke,kita pesan lewat grab food aja".
Situasi dirumah Jay mulai panas. Pasangan suami istri yang baru menikah 4 bulan lamanya kini berselisih paham. Jay yang sejak pulang dari rumah sakit mengurung diri diruang kerjanya dan Shella menggedor - gedor pintu ruangan tersebut.
" Mas, Please buka pintunya. Kita harus selesaikan masalah kita ini".
( Jay cuma diam dikamar).
" Mas, ini anak mu".
Jay tiba - tiba membuka pintu dan Shella yang tadinya bersandar di pintu ikut terjatuh.
" Aw, sakit'' Shella merasakan sakit diperutnya dan mengeluarkan darah.
Jay panik dan segera membawa istrinya tersebut ke rumah sakit terdekat.
" Siapkan kamar operasi" Dokter memerintahkan ke perawat karena Shella sudah pendarahan.
__ADS_1
" Maaf Pak,istri anda harus segera di operasi. Ibu dan Bayinya harus diselamatkan " Kata dokter.
" Apa sudah bisa dok bayinya dilahirkan?"
" Sudah bisa pak, hasil pemeriksaan kami bayinya sudah sempurna. Meskipun baru 7 bulan".
" Baiklah dok".
1 jam berlalu.Kini Shella telah menjalani operasi.
" Selamat pak, ibu dan bayi selamat. Tapi karena bayinya baru 7 bulan jadi harus di inkubator".
"Terima kasih dok" Jay tidak merasa senang sama sekali.sudah jelas bayi itu bukan anaknya".
Shella dipindahkan ke ruang perawatan. Dia pun sudah sadar dari obat biusnya.
" Shella, katakan itu bayi siapa?''.
" Itu,bayi kita sayang".
" Nggak mungkin. Dia saja lahir di usia 7 bulan sedangkan pernikahan kita baru 4 bulan".
Tanpa sepengetahuan Shella, Jay melakukan tes DNA.
Keesokan harinya, Jay segera meminta hasilnya. Betapa terkejutnya saat dia membaca hasilnya.
" Ternyata benar, anak itu bukan darah dagingku. Kamu jebak aku Shel" Monolog Jay dengan raut wajah yang sangat marah.
" Shella ....!" Jay mendatangi wanita itu dan melemparkan hasil tes DNA nya.
" Mas, Aku bisa jelasin. Aku sangat mencintaimu dan bayi itu akan menjadi bayi mu juga" Shella menangis di depan Jay berharap mendapat simpatik darinya tapi hasilnya nihil. Jay malah mengeluarkan kata yang tidak ingin Shella dengar.
__ADS_1
" Mulai hari ini, Aku talak kamu.Kita bercerai. Aku akan mengirim barang - barang kamu ke rumah sakit ini dan segera mengurus surat perceraian kita''.
...****************...