
Cukup lama Titha melakukan perjalanan. wangi khas Kampung halamannya tercium oleh hidung mungil dokter cantik yang ramah.
" Selamat pagi Kota kelahiran ku, kampung halamanku yang indah, bersih dan nyaman. jauh dari polusi udara dan kebisingan ( monolog Titha menghirup udara segar) ".
Pagi - pagi sekali Titha sudah bersiap - siap untuk ke rumah sakit. tempat Papahnya dirawat...
" Assalamu'alaikum Mama papa( menyalami ke dua orang tuanya dan memeluk mereka) ".
" Gimana keadaan Papah? ( tanya Titha kepada seorang dokter yang baru - baru saja masuk memeriksa Papahnya) ".
" sudah mulai membaik ( jawab dokter tersebut) ".
__ADS_1
" Dok, boleh saya lihat catatan rekam medis Papahku? ucap Titha kepada dokter itu''. namun dokter itu bingung, untuk apa dia minta catatan rekam medis nya.
Maaf dok, saya juga seorang dokter cuma saya kerjanya dirumah sakit Jakarta ucap Titha lagi.
Oh, maaf saya tidak tau. silahkan anda membacanya. dokter itu menyodorkan lembaran kepada Titha.
"hmmmm, cantik juga. kayaknya masih single 🤭 ucap dokter pria ini dalam hati".
Nak, umurmu kan sudah 25 Tahun.apa kamu tidak ingin menikah? tanya Papah Titha
Menikah sama siapa Papah...!!!!! Orang belum punya dambaan hati. ucap Titha dengan nada candaan... 😆
__ADS_1
Kalau kamu mau, Papah punya calonnya. dia menyukaimu. kata Papahnya lagi.
haaaaaa, siapa Pah?😯 ucap Titha keheranan.
Dokter Indra. dia menyukaimu dan ingin menikahimu. kata Papahnya lagi. tapi Pah, saya belum siap untuk menikah. saya masih ingin menikmati masa muda tanpa ada ikatan dan gangguan ucap Titha dengan nada manjanya. pikirlah baik - baik nak. papah mama sudah Tua. kami ingin melihat anak kami punya pasangan sebelum kami benar-benar berpindah ke dunia lain 🥲 kata Papahnya. Papaaa,,, kok bilangnya begitu. kasih saya kesempatan yah Pah. InshaAllah tidak lebih dari umur 27 tahun... saya akan siap menikah sesuai keinginan papah mama. ucap Titha sambil memeluk ke 2 orang tuanya. disamping itu, ternyata dipintu sudah ada dokter Indra yang mulai melemas dan kecewa karena mendengar perkataan Titha yang belum siap untuk menikah. Titha, boleh saya bicara sebentar? ucap dokter Indra yang sudah masuk ke ruangan Papahnya dirawat. hmmmm, iya dok kata Titha. Ta, saya sudah dengar semuanya tapi apa kamu mau menjadi kekasih ku? sampai kamu benar- benar siap untuk saya petistrikan. ucap dokter muda itu. Maaf dok, saya tidak bisa menjalin hubungan yang seperti itu. pacaran bisa menguras pikiran dan lagian saya harus balik lagi ke Jakarta, kata Titha dengan sopan. baiklah jika itu keputusan mu. saya tidak bisa memaksamu untuk menyukaiku... 🥺ucap dokter ganteng dan masih muda itu. dok saya permisi yah. saya harus packing barang- barang Papah saya ucap Titha meninggalkan dokter Indra.
hari ke 5 dirumah sakit, Papah Titha sudah membaik. dia sudah bisa pulang ke rumah.
Papah, boleh saya balik ke Jakarta? tanya Titha kepada Papahnya.
Loh, kok cepat. seminggu lagi yah nak baru Papah bolehin... Ucap Papahnya. baiklah Pah, kata Titha. mereka sudah sampai dirumah.. Titha memasuki kamarnya yang sudah lama dia tinggalkan.... ughhhh capeknya,,,,, dia mulai mengacak-acak handphone nya. "eh, ada IG dari kakak Jay😃 kata Titha dalam hati".Titha pun berinisiatif untuk menelpon Jay..... Halooooo Kakak,,,, 😃😃😃😃 Titha memulai percakapan nya. sedangkan Jay dengan suara seraknya langsung terbangun karena mendengar suara Titha... Kamu di mana Dek, kok gak ngasih kabar.chatku pun tak di bales. ucap Jay... Maaf Kak, lagi ngurusin Papah tapi papah sudah balik kerumah. dia sudah sehat... 🙂
__ADS_1
syukur lah kalau gitu. trus kapan balik ke Jakarta? Kangen Nih🤭🤭🤭🤭 ucap Jay dikejauhan. ah Kakak ada - ada saja. minggu depan kalau gak ada halangan baru bisa balik Kak,kata Titha. oh baik lah dek, sehat - sehat yah disana. dan ingat kabari saya kalau sudah mau balik... I Miss U😊, ucap Jay. baik Kakak, daaaa.... 😁 ucap Titha dan mengakhiri telponnya.