
Di sebuah cafe,seorang wanita hamil dan **** sedang menikmati makanan dan minuman seorang diri. Tapi ternyata ada dua bola mata yang meninjaunya.
" Hai, Have you been waiting long?" Sapa seorang pria bule.
Wanita itu cuma pasang wajah judes dan menyodorkan amplop coklat yang berisikan uang. Pria bule tersebut membuka dan melihat isinya.
" Wao,ternyata suamimu seorang milyader.500 juta tidak ada artinya buat dia,hahaha..."
" Stay away from me" Ucap wanita itu dan meninggalkan pria bule yang ganteng itu.
Back Story'
" Apa? 500 juta dalam seminggu!" Jay kaget mendengar telpon dari pihak bank dan ingin mengetahui untuk apa uang sebanyak itu dia tarik.
" Lisa,setiap hari kamu bersama Shella. Apa dia selalu belanja barang branded?" Tanya Jay kepada asisten istrinya tersebut.
" Dalam Minggu ini, nyonya tidak pernah belanja barang branded tuan. Paling kalau keluar rumah cuma ke cafe dan pulang" Jawab Asistennya itu.
" Apa kamu gak salah? soalnya dalam seminggu ini pengeluarannya melebihi limit".
" Maaf tuan,kalau itu saya gak tau.tapi saya selalu mendengar nyonya bicara sama seorang pria dan nyonya selalu terlihat ketakutan" kata asistennya dan Jay mulai curiga dengan ucapannya itu.
" Pasti ini pria yang dimaksud oleh Lisa'' Batin Jay yang memantau dari tadi.
__ADS_1
Tidak sampai disitu saja. Dia juga mengikuti pria bule itu.sampai dia benar - benar memastikan tempat tinggal pria itu.
Lain halnya dengan Titha yang benar - benar merasa jenuh karena tidak ada kegiatan. Dia hanya duduk,diam, ngemil dan main handphone.
" Bosan juga kalau berdiam diri dikamar" Monolog wanita hamil muda itu.
Tok ... tok ...tok ....( suara ketukan pintu).
Titha segera membuka pintu.
" Untung kakak datang. Tadinya saya mau keluar jalan - jalan soalnya bosan dikamar terus".
" Enak aja mau keluar.memang kamu nggak ingat kejadian yang menimpamu beberapa Minggu yang lalu?" Kata Yolan yang sedikit memarahi Titha.
" Pokoknya kamu nggak boleh keluar sendirian.mulai hari ini akan ada bodyguard yang akan selalu menjaga kamu".
" Loh, kok pakai bodyguard segala Kak. Saya nggak usah dikawal 🤣" Titha mulai bercanda,sampai - sampai Yolan menyentil jidat sahabat kesayangannya itu.
Yolan bahagia melihat wanita yang di depannya itu tertawa lepas. Wanita yang benar - benar sangat kuat menghadapi kejamnya perlakuan penghuni dunia.
" Kakak, temani Saya jajan yah. Saya pengen makan gado - gado pedas" Pinta Titha kepada sahabatnya.
" Pesan ajalah. Nggak usah keluar".
__ADS_1
" Saya maunya makan di sana. Kayaknya ini kemauan debat deh".
" Ya udah,tapi cari tempat yang agak sunyi. Takutnya para fans berkerumun".
" Liat aja nanti. Pokoknya tempat yang saya pilih, tidak boleh ditolak" ucap Titha bersikap tegas.
" Iya Nyonya cerewet " Kata Yolan dan keluar dari apartemen.
Setelah berganti kostum, Titha menyusul Yolan yang sudah menunggu dimobil.
" Wanita sederhana namun terlihat elegan.meskipun perut sudah mulai buncit tapi tidak mengurangi kecantikannya" Batin Yolan yang melihat Titha berjalan keluar dari Apartemen.
Mereka pun mencari tempat penjual gado - gado. Cuaca yang sangat panas dan kendaraan yang benar - benar padat tidak membuat semangat Titha yang ingin sekali makan makanan manis dan pedas.
15 menit perjalanan akhirnya mereka sampai dan memesan makanan yang dimaksud.
" Jangan makan yang terlalu pedas.nanti kamu mencret" Yolan memperingati sahabatnya.
" Tapi ini enak loh kak. Pedasnya pas😁" Ucap Titha padahal makanannya benar - benar pedas.Terlihat di bibirnya yang sudah merah sejak memakan gado - gado tersebut.
Yolan cuma bisa diam melihat wanita itu makan dengan lahap.
...****************...
__ADS_1