Jodohku Seorang Idola

Jodohku Seorang Idola
Akting


__ADS_3

" Hai Ta,,,, dari mana? " sapa si madu basa basi.


" Hai,,, cuma jalan - jalan aja".


" Enak yah jadi kamu sudah dibeliin mobil dikasih kebebasan pula"... Shella mulai membuat masalah.


" Alhamdulillah 🙂"... Titha cuma jawab singkat dan naik ke kamarnya.


Saat makan malam tiba, Jay sudah terlebih dahulu berada di ruang makan keluarga.. Titha yang mau duduk disamping suaminya itu tiba - tiba di dahului oleh Shella. Titha cuma geleng-geleng kepala melihat kelakuan madunya dan duduk ditempat yang kosong.


" Ini baru awalnya saja Ta, perjalanan kita masih panjang " Ucap Shella cengengesan dalam hati"...


Hari demi hari mereka lalui dengan penuh drama. seperti biasa Titha selalu jadi wanita dizolimi tapi dia hadapi dengan sabar.


Jay belum sedekat dulu dengan istri pertamanya. dia masih menjaga jarak dengannya...


" Hem mas, bisa antar aku gak ke mall? aku mau belanja nih dan mau nyalon juga". Ajak Shella kepada suaminya di depan Titha.


" Aku gak bisa... aku ada urusan penting hari ini".( menyodorkan kartu Kredit)


" Yah,,,,, kalau gitu aku pinjam mobil kamu ya Ta.. kan kamu cuma ke rumah sakit aja bisa mesen grab. kalau aku, mau belanja jadinya rempong kalau harus nge grab".


" iya pakai aja... ''(Titha mengalah karena tidak mau ambil pusing).

__ADS_1


'' Hmmmm pertama suamimu ku rebut, hari ini aku pinjam mobilmu besok akan ku miliki... 🤪" monolog Shella.


Titha ke rumah sakit naik grab... kepala nya rasanya pusing tapi bisa ditahan karena ada pasien darurat yang harus dia tangani.


" Kayaknya akhir - akhir ini saya stres karena masalah rumah tanggaku... mungkin saya harus bersikap masa bodoh saja, yah itu yang semestinya saya lakukan".... batin Titha diperjalanan menuju rumah sakit.


kesibukannya dirumah sakit membuatnya melupakan masalahnya meskipun cuma sesaat saja.


Sedangkan Shella yang lagi shoping, menghabiskan puluhan juta membuat sangat punya kartu kredit pijat kepala.


" Ya ampun Shella,, dia belanja apa membuang uang?, Titha saja sudah lama nyimpan black card gak pernah belanja sebanyak ini... ".


Penghuni rumah sudah balik dari aktivitasnya masing-masing kecuali Shella yang masih nyalon... sampai malam tiba, wanita itu baru pulang...


" Beda banget yah sama nak Titha... Kata-kata nya selalu santun.. sedangkan ini kayak mak lampir"... ucap ART paru baya itu.


" Hai mas,,,".( sapaan Shella dicuekin oleh suaminya itu,tiba - tiba wanita itu pura - pura pusing).


" Aduh mas, tolong aku dong.... perasaan ku gak enak nih".


Dengan malas Jay menuntunnya ke tempat tidur...


" Mas, bisa panggilin Titha gak, diakan seorang dokter ".

__ADS_1


Jay segera keluar kamar dan membuka kamar istri pertamanya.wanita ramping itu sempat kaget karena kurang lebih sebulan suaminya itu menyapanya.


" Ada apa kak? ".


" Shella sakit" ( cuma kata itu yang diucapkan pria itu dan segera keluar).


"Sakit rasanya tapi saya harus kuat " Batin wanita itu dan segera keluar untuk cek kesehatan madunya itu.


"Assalamu'alaikum " membuka langsung pintu kamar suaminya.


Titha yang berstatus dokter itu segera memeriksa madunya...


"semuanya normal.... kayaknya kakak harus tes urine dulu.... beli alat tes kehamilan aja supaya lebih jelas.. atau apa kakak bulan ini sudah dapet? "


" Maksudnya "... Shella pura - pura bertanya.


" Siapa tau aja kakak hamil".


Jay langsung mengangkat kepalanya yang tadinya fokus ke handphone.


" Oh kebetulan tadi aku iseng - iseng beli karena memang rencana mau tes besok pagi soalnya sudah sebulan belum haid... ". Ucap Shella mulai akting.


" Hem kena kalian...." Batin shella kemenangan.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2