Jodohku Seorang Idola

Jodohku Seorang Idola
Positif


__ADS_3

"Mas Jay, bisa ambilkan alat tes kehamilan di lemari?" Kata Shella dengan wajah sendu.


Jay langsung berdiri menuju lemari mengambil benda pipih yang dimaksud dan memberikan benda itu tanpa mempedulikan wanita ramping yang berada disamping Shella.


'' Kakak tes dulu yah... aku tunggu disini".dengan tulus Titha menunggu hasil tes urine madunya itu.


5 menit kemudian Shella keluar memperlihatkan hasilnya..


" Gimana?😃 " Titha penuh harap.


" Garis 2 Ta... '' Memperlihatkan hasilnya ke Titha dan Jay yang tadinya muka datar sekarang terlihat tersenyum.


Titha langsung memeluk madunya dengan tulus,padahal itu akan menjadi boomerang buat rumah tangganya.


" Selamat Kak,,, jaga kandungannya yah...".


Shella melepas pelukan Titha dan menghampiri Jay..


" Mas, kamu akan menjadi seorang ayah... "( Shella memeluk Jay dan pertama kalinya Jay membalas pelukan istri ke dua'nya itu).


" kayaknya kamu mengira kalau ini anakmu"... batin shella


Titha meninggalkan kamar mereka dan kembali ke kamarnya. dia turut bahagia dengan kehamilan madunya itu.tanpa berfikir negatif dia pun langsung tidur.

__ADS_1


Keesokan hari, Shella mulai bertingkah... dia mengambil kesempatan dengan kehamilannya...


'' Mas,,, aku mau makan bakso yang dimall tapi aku maunya dibeliin sama Titha".


" Kenapa harus Titha, pesan lewat aplikasi aja".


'' Saya maunya begitu tapi dede bayi maunya dibeliin sama Titha".


Jay pun keluar dan mendapati istri pertamanya telah siap - siap berangkat kerja.


" Shella mau makan bakso di mall tapi harus kamu yang belikan langsung".


" Tapi kak, saya ada jadwal operasi jam 09.00.takutnya jika saya terlambat ".


" Baik Kak... ".


Wanita ramping itu, berlari turun di tangga supaya cepat dan menancap mobilnya menuju mall. 30 menit perjalanan baru tiba di tempat... ternyata mall belum terlalu ramai. penjual bakso nya pun belum buka... dia mulai panik karena jadwal operasi pasien sudah semakin dekat. dia memutuskan untuk menelpon suaminya.


" Kak, gimana ini belum ada penjual makanan yang buka ".


" Tungguin aja sebentar,,, ".perintah suaminya...


'' Bisa nggak kalau saya ke rumah sakit dulu.... paling jam 11.00 operasinya selesai... ''.

__ADS_1


" Sabar dikit ngapa sih"... Suaminya mulai marah dan memutuskan telponnya.


Titha tidak berani melawan perintah suaminya,, dia terus menunggu sampai pukul 09.30 akhirnya kedai itu buka. cepat - cepat dia memesan bakso yang di inginkan madunya itu dan segera pulang... turun dari mobil berlari masuk rumahnya dan minta tolong ke ARTnya untuk menghidangkan bakso buat Shella karena dia harus ke rumah sakit.


Wanita ramping itu berlari keluar rumah dan menancap mobilnya ke rumah sakit... untungnya operasi di undur jam 1 siang karena sesuatu hal.


Hari yang sangat melelahkan buat dokter mungil yang 1 ini.... dia sangat lelah dan sedikit pusing. dia memutuskan untuk beristirahat sejenak sampai jadwal operasi tiba....


Dikediaman Jay family.. seorang Wanita paruh baya mengantarkan semangkok bakso panas ke kamar Jay.


tok... tok... tok... (ketukan pintu).


" Kok, Bibi yang antar? Titha mana?" Jay terlihat tidak senang.


" Maaf Den, tadi Nak Titha buru - buru jadi langsung ke rumah sakit".


" Dasar wanita tidak bertanggungjawab,,,, sini Bibi, biar aku yang bawa".


Sikap Jay berubah total, padahal dia cuma ingin menghukum istrinya atas kepolosannya yang membiarkan suaminya berpoligami.


Tapi kehamilan istri ke duanya membuat dia benar- benar mengabaikan istri pertamanya itu. Seakan-akan keberadaannya tidak dianggap lagi..


...****************...

__ADS_1


__ADS_2