
" Dok, Gimana Sahabat Kami ? " Ujar Yolan terlihat cemas melihat Dokter yang baru saja keluar dari ruang operasi.
" Operasi berjalan lancar, Bayi selamat dan berjenis kelamin laki - laki tapi.... " Jawab Dokternya dan ragu untuk melanjutkan kata - katanya.
" Tapi apa Dok? " Ke enam pria yang menjaga Titha sangat khawatir mendengar ucapan Dokter yang belum selesai.
" Ibu Titha kritis dan Bayi harus menjalani proses inkubator karena dia lahir prematur" Ucap Dokter tertunduk.
" Tapi sebelum operasi, Titha baik - baik saja 🥺'' Kata Yolan yang terlihat sangat sedih.
" Iya, Dokter Titha kelebihan darah putih. Kita bantu dengan Doa semoga Dia bisa melewatinya". Kata Dokter pasrah.
" Kalau memang rumah sakit ini tidak bisa menyembuhkan Dia, Kami akan membawanya keluar negeri secepatnya " Ujar Yolan sedikit emosi.
" Tenang Bro. Kami tau kamu sangat menyayangi Titha, Kami pun begitu tapi Dokter sudah berusaha'' Kata Vey menenangkan Sahabatnya.
" Titha tidak boleh tiada. Aku akan membawanya ke Singapura malam ini juga" Yolan bersih keras menyelamatkan wanita yang paling Dia sayangi.
__ADS_1
" Ada apa ini? " Jay tiba - tiba muncul.
" Bro ... Titha ... 😠" Vey memeluk Jay.
" Ada apa dengan Istriku? " Ucap Jay khawatir.
" Bro, Katakan apa yang terjadi dengan istriku? kenapa kalian terlihat sedih? " Jay mulai panik melihat sikap para sahabatnya.
" Titha Kritis... Dia kritis ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜" Yolan memeluk Jay dan mereka menangis tanpa memperdulikan kalau itu tempat umum.
" Tidak mungkin. Istriku wanita kuat. Dia pasti bisa melewati semuanya. Kalian tidak usah khawatir. Kesayangan kita tidak selemah itu" Jay mulai bicara seperti orang tidak waras.
" Sayang, Kamu harus tetap hidup demi Aku, bayi kita dan Orang - orang yang menyayangi kamu. Aku tidak akan mengijinkan kamu untuk pergi meninggalkan Kami" Ujar Jay menggenggam jari jemari Istrinya.
Yolan beranjak dari tempat duduk dan keluar dari rumah sakit. Dia meminta kunci mobil kepada salah satu sahabatnya.
" Kamu mau ke mana Bro? " Tanya salah satu dari temannya.
__ADS_1
" Aku mau keluar, sebentar saja. Kalau ada apa - apa segera hubungi Aku" Ujar Yolan dan berlalu begitu saja.
Tidak jauh dari rumah sakit, ada sebuah mesjid besar. Yolan berhenti di depan bangunan tersebut. Dia turun dari mobil dan memandangi bangunan yang sangat besar dan terlihat mewah.
" Aku tau, Aku bukan pengunjung setia _ Mu. Aku juga tau, Aku tidak boleh sentuh tempat ini. Tapi di depan bangunan suci ini, Aku meminta sesuatu bukan untuk Diriku. Aku meminta pada _ Mu sebuah kehidupan buat Dia yang terbaring lemah tak berdaya. Dia yang selalu bersujud kepada _ Mu dan Selalu memuji _ Mu. Berikan Dia kesempatan hidup bahagia bersama keluarga kecilnya. Aku mohon Pada _ Mu Tuhan. Jika Engkau mengabulkan permintaanku, Aku janji Akan menjadi pengikut Nabi Muhammad" Ucap Yolan dengan penuh keyakinan di depan Mesjid.
Der... der... der...
📞 Jojo
" Halo Jo, ada apa? " Tanya Yolan panik.
" Bro, Bos kesayangan sudah sadar. Dia sudah melewati masa kritisnya ".
" Benarkah? Aku segera ke sana" ujar Yolan dan kembali memandangi Bangunan besar tersebut.
" Kini Aku tau. Doa yang tulus akan dikabulkan oleh _ Mu. Aku pasti segera mengunjungi rumah suci ini '' Ucap Yolan tersenyum bahagia dan segera mengemudikan mobilnya ke rumah sakit.
__ADS_1
...****************...