
" Sayang, bisa nggak kalau kamu berhenti kerja. Atau kalau nggak mau berhenti, cukup buka klinik aja... " Ucap Jay.
" Hem, kayaknya nggak bisa deh Kak. Izinin Saya yah untuk kerja. Kan Kakak sudah liat hasil USG. Bayi kita sehat jadi nggak ada alasan untuk berhenti kerja. Lagian ini cita - citaku dari kecil untuk menjadi seorang dokter".
" Tapi rumah sakit tempatmu kerja terlalu jauh. Atau bagaimana kalau kita dirikan rumah sakit. Kamu bisa jadi kepala rumah sakit nantinya ".
" Terlalu banyak biaya Kak kalau mau bangun rumah sakit''.
" Nggak apa - apa sayang. Besok Aku akan bicarakan dengan Asisten ku supaya dia urus semuanya".
" Kakak baik sekali. Kalau nanti rumah sakitnya selesai kita bisa menolong orang - orang yang tidak mampu berobat ".
" Ini hadiah buat Kamu dan Bayi kita sayang".
" Terima kasih Kak".
" Eits ini nggak gratis loh".
" Apa? Jadi saya harus bayar. Tabunganku aja gak bisa beli semen apalagi mau bayar biaya bangunan".
'' Siapa juga yang bilang kamu biayai bangunannya. Kan itu hadiah buat kalian sayang" Jay memegang pipi Istrinya dengan gemas.
" Jadi? "
" Jadi, Layani Aku saja sayang. Si botak pengen di celup - celup".
__ADS_1
" Si botak, hahaha... Kakak ada - ada aja" Titha berusaha menghindari tapi Jay sangat kuat jadinya Dia menarik istrinya dengan lembut.
" Dosa loh menolak keinginan Suami" Titha pun luluh dan terjadilah permainan ranjang di siang bolong".
✉️ Yolan
" Maaf Bro, hari ini Aku mau ke Singapura. Mau nyari Istri 😂. Jaga istrimu baik - baik. Jangan biarkan Dia keluar rumah sendirian" Isi pesan Yolan.
" Hati - hati Bro. Jangan lupa bawa ole - ole 😄".
" 😆😆😆😆" Akhir chat mereka.
Malam tiba, suasana mulai hening. Hanya suara kendaraan yang lalu lalang.
" Kakak ... kakak ... bangun... " Titha membangunkan Suaminya.
" Saya lapar, mau makan nasi goreng ".
" Ayo kita turun, kita bangunkan Bibi untuk membuatnya ".
" Bukan buatan Bibi ".
" Kalau gitu, Aku aja yang buat sayang''.
" Bukan juga buatan Kakak".
__ADS_1
" Terus buatan siapa sayang? ini juga sudah pukul 11.30. Mana ada warung yang buka ".
" Mau buatan Kak Yolan " Titha bersikap manja di depan suaminya.
" Sayang, Ini sudah jauh malam loh. Lagian Yolan kesayangan mu nggak ada di Jakarta. Dia ke Singapura dan mungkin dia masih di pesawat sekarang" Ujar Jay yang membuat Titha kecewa.
Titha langsung kembali ke tempat tidurnya dan menutup matanya. Dia sangat kecewa dan butiran bening membasahi bantalnya.
" Hei, Jangan nangis dong sayang. Kita buat sendiri yah. Kasian Dede bayinya kelaparan " Bujuk Jay ke Istrinya.
Titha masih setia dengan diamnya dan Jay pun bingung melihat sikap Istrinya.
" Halo, Bro. Lagi di mana? " Jay terpaksa menelpon sahabatnya.
'' Ini baru tiba di Singapura. Bukan kah disitu sudah tengah malam? ngapain nelpon kayak nggak ada waktu besok aja".
'' Maaf nih Bro. Ini Adik kesayanganmu merindukanmu. Masa malam - malam gini Dia mau makan nasi goreng".
" Gampang kan, tinggal suruh Bibi buatkan atau buat sendiri. Kasian tuh Istrimu kelaparan".
" Masalahnya Dia mau makan nasi goreng buatanmu. Sekarang Dia mogok bicara dan menangis tanpa suara. Aku jadinya bingung harus berbuat apa".
" Kalau gitu, besok Aku balik karena Aku nggak punya pesawat pribadi untuk balik lagi ke Jakarta".
" Berarti Aku harus siap - siap begadang nih untuk membujuk Dia supaya menunggu sampai besok. Istirahatlah Bro, Maaf nih sudah merepotkan".
__ADS_1
...****************...