Jodohku Seorang Idola

Jodohku Seorang Idola
Tanggung Jawab


__ADS_3

" Tolong hubungi anak saya " Kata wanita tua terbata - bata dan memberikan secarik kertas bertuliskan nomor handphone.


" Baik Bu, Aku akan hubungi anak ibu tapi Ibu harus bertahan " Kata Jay berusaha menenangkan wanita tersebut.


Seorang gadis muda sedang membersihkan kamarnya dan tiba - tiba tertusuk jarum pentul yang berada di meja.


" Aaa " Jari telunjuknya mengeluarkan sedikit darah.


Der... der... der...


📞 6281246789000


" Nomor siapa ini " Pikir wanita muda tersebut dan mengangkat handphonenya.


" Halo " Ucap wanita itu pelan.


" Halo, apa ini benar anak dari ibu Yuli? " kata Jay memulai percakapannya.


" Iya, ini siapa dan dari mana Anda tau nama ibu Saya" Ucap wanita tersebut.


" Maaf, Ibu Anda kecelakaan dan sekarang ada di rumah sakit Pertiwi".


" Ya Allah, bagaimana keadaan Ibu saya? ".


" Anda ke rumah sakit saja sekarang karena Ibu Anda yang menyuruh Aku untuk menghubungi Anda" Ujar Jay.

__ADS_1


" Baik, Saya akan segera ke sana".


...----------------...


Rumah Sakit


" Ibu .... " Wanita muda yang cukup cantik dan terlihat sangat sederhana berlari menuju ruang ICU.


" Apa Anda Anak dari ibu Yuli? " Kata Jay.


" Iya, Saya anaknya. Bagaimana keadaan Ibu Saya?".


" Kita tunggu Dokternya dulu keluar".


Pintu ruangan pun terbuka dan seorang suster keluar.


" Iya, Saya anaknya Sus" Kata wanita muda itu yang sudah terlihat panik.


" Anda bisa masuk dan Bapak, Anda juga di panggil oleh Ibu Yuli" Ucap Susternya.


Mereka masuk dan menemui wanita tua yang terbaring lemah.


" Ibu.... Hiks... hiks... " Wanita muda itu menangis tersedu-sedu memeluk ibunya.


" Anakku, jangan menangis. Kamu harus kuat nak. Mungkin ini hari terakhir Ibu melihat dirimu" Ucap Ibu Yuli kepada anaknya.

__ADS_1


" Ibu jangan katakan itu. Jangan pernah tinggalkan Aku sendiri Bu, hiks... hiks... hiks... " Tangisan wanita cantik itu semakin pecah mendengar perkataan Ibunya.


Ibu Yuli melihat ke arah Jay yang sudah berdiri dari tadi di samping anaknya.


" Nak, Kami tidak punya keluarga di sini. Jika ibu meninggal, Putri Ibu satu - satunya akan tinggal sendiri. Ibu punya permintaan, Maukah Kamu menikahi Anak ibu?".


" Tidak mungkin Aku menikah dengan anak Ibu. Aku sudah punya Istri yang sangat Aku sayangi dan anak yang masih kecil" Ucap Jay menolak permintaan wanita yang sudah menyelamatkan nyawanya.


" Saya minta tolong nak, nikahi anak Ibu 😢. Setidaknya Putri ibu mempunyai keluarga setelah Ibu meninggalkan Dia".


" Maaf Bu, Aku rela memberikan apa pun buat putri Ibu asal bukan menikahi Dia".


" Ibu jangan katakan itu. Kita tidak akan terpisah. Ibu harus tetap hidup demi Aku, hiks... hiks... hiks... " Wanita itu terus menangis sambil memeluk ibunya.


" Bu Yuli nggak usah khawatir. Aku akan menjaga anak ibu seperti adik sendiri. Dia tidak akan tinggal sendiri karena Aku akan membawanya ke rumah kami". Ucap Jay berusaha menenangkan wanita tua yang terbaring lemas.


" Terima kasih. Ibu sudah bisa pergi dengan tenang".


'' Anakku, ikutlah dengan Dia. Ibu yakin Dia orang baik ". kata Ibu Yuli dengan suara yang sudah hampir hilang.


'' Jangan tinggalin Aku Bu, hiks... hiks... hiks... ".


" Baik - baik yah anakku, jangan menyusahkan orang yang sudah baik sama ka... mu... " Ibu itu pun menghembuskan nafas terakhirnya.


" Ibu...!!! ".

__ADS_1


" Sabar yah dek. Kamu sekarang tanggung jawab Aku". Kata Jay mengusap kepala wanita cantik yang sedang menangisi jazad ibunya.


...****************...


__ADS_2