
Suasana Kosan sudah mulai ramai. para penghuni sudah bergegas untuk ke rutinitas masing - masing. begitu pun dengan Titha yang harus ke rumah sakit menjalankan tugasnya sebagai seorang dokter.
tut... tut... tut... ( handphone tiba - tiba berdering)
Halo, Assalamu'alaikum Mama( Titha menjawab telpon dari Mamanya) "
"Wa'alaikumussalam Nak, gimana kabarmu? ( Tanya seorang ibu paru baya kepada Titha. yah, dia Ibunya)".
" Alhamdulillah baik, mama dan papa sehat? ( tanya Titha) ".
" Papa lagi sakit nak, kamu harus balik ke Sulawesi secepatnya 🥺( Kata Mamanya) ".
" Apaaaa, kemarin waktu Titha nelpon baik- baik saja. kok tiba - tiba bgini sih mah( Titha tanya balik dengan nada panik) ".
" Iya nak, kemarin Papa memang sakit cuma papa bilang gak usah bilang sama kamu nanti kamu cemas dan tidak konsentrasi dengan kerjamu( kata Mama Titha) ".
" Sekarang Papa dimana?, apa sudah dibawah ke rumah sakit?😢😢😢 ( tanya Titha lagi)
Iya Nak, kami sudah ada dirumah sakit.
" Baik Ma, segera saya balik ke Sulawesi ( menyudahi telpon dan mulai membuka aplikasi untuk memesan Tiket malam ini) ".
tut... tut... tut.... ( telpon berdering lagi)
"Halo Kak Jay"
__ADS_1
" Halo bu dokter, kok suara kamu srek srek? kayak orang habis nangis( tanya Jay dengan nada cemas) ".
" Iya Kak, saya harus balik ke Sulawesi malam ini juga. Papa saya sakit dan sedang dirawat dirumah sakit ( jawab Titha) ".
" Kasian Papa kamu dek,,, yang sabar yah. papa kamu pasti sembuh apa lagi kalau sudah ditangani oleh anaknya,dokter yang hebat( berusaha menenangkan Titha lewat telpon)".
"Trima kasih Kak atas perhatian nya🥺( kata Titha)".
" Tiket kamu jam berapa? ( Tanya Jay lagi ) ".
" Jam 9 Kak.
"Ok, tunggu saya yah dikosan. nanti saya antar ke Bandara( Pinta Jay) ".
Tut... tut... tut... ( handphone Titha berdering)
" Halo Kak ( Titha menjawab telponnya) ".
" Saya di depan yah,, tidak enak masuk ke kamar kamu. banyak orang yang liat( kata Jay dan menyudahi telponnya) ".
Titha pun keluar dari kamar Kosannya menuju mobil Jay.
" Kok kamu bawa koper? memang mau tinggal lama? 😯( Tanya Jay dengan wajah panik)".
" Iya Kak, saya sudah Ijin sama direktur Rumah sakit. nanti balik kalau Papa sudah benar - benar sehat ( kata Titha) ".
__ADS_1
"Ta, cepat balik yah🥺( bujuk Jay dengan wajah melemas) ".
" Tidak ada alasan Kak untuk balik lebih cepat. bisa saja saya tidak balik lagi ke sini 🥺 ( kata Titha dengan nada sedih) ".
(Jay, membalik badannya ke arah Titha)
" Ta, ajari Saya Agama mu( pinta Jay kepada Titha) ".
" Apa Kak? ( Tanya Titha dengan nada keheranan) ".
" Iya, saya mau belajar tentang Agama mu.saya ingin kamu membimbing ku sampai hati saya benar - benar siap untuk menjadi muallaf ( kata Jay dengan serius).
dilain sisi,Titha sangat terharu mendengar perkataan Jay yang ingin menjadi muallaf.
" Pasti Kak,,,, kalau kakak ikhlas pasti kakak bisa ( dengan nada yang bahagia, Titha memandangi wajah Jay yang berada di Sampingnya) ".
sesampainya di bandara dia langsung turun ke mobil.
" Ta, jangan lama yah. kabari saya terus 🥲. nanti kakak menjemput mu ditempat ini🥺( kata Jay yang tidak rela melepas Titha)
" Baik Kak "( Titha pun pergi dan hilang dari pandangan Jay?) ".
Jay kembali ke Apartemen dan ingin segera tidur tapi matanya enyah untuk tertutup. wajah Titha selalu ada di pikirannya.
" Ta, saya pasti akan merindukan mu "( pikir Jay dan dia pun terlelap) ".
__ADS_1