Kalung Ter KutuK

Kalung Ter KutuK
Hari Kedua


__ADS_3

Pagi hari telah tiba, terbangun pukul 03.00 pagi akibat dari mimpi membuat Rara enggan untuk tidur kembali. Wajah Rara yang begitu cantik tidak terlihat lagi. Rasa sesal dan takut menyelimuti hidupnya.


Termangun didalam hayal sembari memakan makanan kaleng untuk sarapan, membuat dia nyaman. Air matanya tak dapat terbendung menetes perlahan hingga bercampur dengan makanan kaleng yang dia makan.


Untuk menenangkan diri, Rara pergi kesuatu tempat, barangkali diluar sana dia menemukan jalan keluar selain harus mengorbankan hewan peliharaannya, Pufy.


Karena lelah mencari hingga sore hari, dia memilih untuk pergi ke sebuah restoran kue.


"Mbak brownis coklat baluri susu coklat ya" Ujarnya dengan pelan memesan ketika seorang pelayan menghampirinya


Kemudian dia membuka laptop yang dia bawa dan mencoba untuk mencari tau di browser.


"Cara mengusir iblis" Ujar Rara sendiri


Tak lama sedang membaca artikel, makanan yang dia pesanpun tiba.


"Trimakasih mbak" Ujar Rara sembari melohat laptop membaca artikel

__ADS_1


Tetapi pelayan itu masih tetap berdiri di sebelah mejanya. Diapun melihat pakaian dari pelayan tersebut, sangat aneh dan kumuh, perlahan dia melihat wajah pelayan itu dari bawah, tiba tiba pelayan tersebut melemparkan pesananya dan memukul mulut Rara menggunakan nampan yang dia pakai. Hingga mulut Rara robek sampai ke telinga.


Dengan bergegas Rara menutup laptopnya dan melemparnya kearah kepala pelayan tersebut. Hingga pelayan itu tersungkur kebelakang. Wajah pelayan tersebut rata berwarna hitam hingga tidak dapat dikenali. Kemudian dia melepaskan nampan yang menancap dimulutnya, ketika dia ingin melempar nampannya, diapun tersadar dari halusinasinya.


Nyaris saja dia melempar seorang pelayan yang mengantarkannya kue menggunakan nampan yang dia rampas.


"Maaf mbak, Maaf mbak" Ujar Rara


"Mbak gimana sih!" Jawab pelayan


Tiba tiba kue yang dibawa pelayan tersebut bergerak seperti bergerak sendiri. Karena penasaran diapun mendekatkan wajahnya kearah kue tersebut bermaksud mencari tau apakah ada hewan di bawah kue tersebut.


Ketika diperhatikan dengan seksama kue tersebut mengeluarkan cairan darah dan sebiji mata dengan ekspresi penuh dendam. Rarapun berteriak karenanya.


Kemudian dia megambil laptopnya dan membantingkannya kearah kue tersebut. Hingga semua orang yang berada di tempat itu terkejut melihat perilakunya.


"Arggghh aku muak!" Teriak Rara

__ADS_1


"Jangan kalian tanya aku sedang apa!" Teriaknya lagi


"Dia yang memulainya, dia yang memulainyaaa!" Teriak Rara dengan kencang


Karena pelayan restorsn takut, dia meminta seorang security menghampirinya dan memintanya untuk segera keluar dari restoran tersebut.


Dengan sangat berantakan diapun menyetujuinya dan mengambil laptopnya yang hancur karena dibanting.


"Jangan sentuh aku!" Teriaknya kepada Security ketika hendak memintanya keluar restoran


Diapun keluar dengan tergesa gesa menuju mobilnya. Sesampainya di mobil Rara sedikit depresi, hingga dia menangis penuh dengan penyesalan. Sesekali dia memukul setir mobilnya dan berteriak.


Diapun menuju rumahnya dengan sangat perlahan, dengan tatapan kosong Rara hampir saja menabrak seorang pejalan kaki.


"Pelacur murahan! Kau akan mati! Kau akan mati! Hahaha Hahaha" Teriak pejalan kaki itu seakan dia tau masalah yang dihadapi Rara


Rara yang melihat kejadian itu membuat dia terkejut dan heran, tanpa pikir panjang diapun menginjak gas mobilnya dengan sangat kencang. Karena belum ajalnya apalagi Iblis menginginkan jiwanya. Setiap mobil yang ingin dia tabrak, dapat terelakkan oleh mobil yang ingin dia tabrak. Sesampainya di rumah karena rasa ngantuk yang dia alami. Diapun tertidur di sofa.

__ADS_1


__ADS_2