Kalung Ter KutuK

Kalung Ter KutuK
Hari ke Tujuh


__ADS_3

Dengan semangat Rara meninggalkan rumah Pak Tua itu. Tepat pukul 06.00 pagi dia sampai ke rumahnya dan langsung membasuh dirinya yang penuh dengan darah ketika membawa pria tua itu.


Tiba-tiba rumah Rara terlihat begitu gelap. Tiba-tiba angin yang sangat dahsyat menghampiri rumah Rara, sehingga mengakibatkan semua pintu maupun jendela terbanting.


Mendengar hal itu Rara langsung terkejut dan menutup pintu toiletnya, Rara berpikir bahwa semua sudah selesai ternyata iblis itu masih menginginkan jiwanya.


"Apa itu Bukankah sudah selesai " Ujar Rara dengan gemetar.


Rara pun berinisiatif untuk keluar dari toilet itu. Perlahan Rara membuka pintu untuk mengintip keluar toilet dan tidak ada seorangpun di sana tetapi semua barang-barang Rara yang berada di dapur hancur berantakan akibat hembusan angin.


Tiba tiba pintu depan Rara digedur oleh sepasang suami istri yang bernama Cristin dan Joe. Sepasang kekasih ini sempat berpapasan dengan Rara kala itu. Karena mendapatkan firasat yang buruk tentang Rara merekapun memutuskan untuk berkunjung kerumah Rar.


Rara pun segera mengenakan bajunya untuk keluar dari toilet dan kemudian secara perlahan Dia menuju ruang tamu.


Duk duk duk. Suara geduran pintu yang sangat kuat berulang-ulang


Rara pun dengan cepat menuju pintu itu. Tiba tiba iblis itu tepat berada di belakang Rara. Joe dan Kristen pun mendobrak pintu masuk tersebut.


"Dobrak Joe, dobrak Joe cepat dia membutuhkan bantuan kita" Ucap Christine dengan kencang.

__ADS_1


Rara pun yang terpaku dengan iblis yang memanggilnya, dia tidak dapat berbuat apa apa. Tubuhnya terpaku terhadap panggilan dari iblis itu.


Rara pun perlahan menuju iblis itu. Ketika Terus mendobrak akhirnya Joe dan Kristen berhasil masuk ke dalam rumah Rara. Mereka melihat Rara menuju iblis itu.


"Berhenti" Ujar Christine


Angin yang sangat kencang menerpa rumah Rara. Sontok panggilan itu membuat Rara berhenti berjalan menuju iblis itu. Secara perlahan Rara melirik kearah mereka berdua.


"Bapa kami yang ada di Sorga..." Ujar Cristin sembari mengarahkan tangannya ke arah Leiona dan Rara


Iblis itupun berteriak sangat kencang, hingga membuat Joe terlempar keluar rumah.


"Walaupun aku berada di dalam kegelapan, aku tidak akan takut! Sebab Engkau bersama dengan aku" Teriak Cristin membacakan ayat Suci Alkitab


Iblis itupun berteriak lagi kearah Cristin hingga dia terlempar kearah pintu rumah Rara kemudian terjatuh kelantai.


Rara berjalan kembali perlahan menuju iblis itu hingga berada di dalam pelukannya, kedua tangan iblis itupun memegang tubuh Rara.


Hahaha Tawa iblis itu dengan kelihatan seluruh giginya

__ADS_1


Tiba tiba tubuh Cristin melayang keudara, Cristin terlihat lemah dan kesakitan ketika tubuhnya terbanting. Joe yang masuk dari jendela langsung memegang tubuh Cristin.


"Di dalam nama Bapa Putra dan Roh Kudus..." Teriak Joe mengarahkan tangannya kearah Iblis itu


"Leiona!! Aku mengutuk engkau, Kuperintahkan engkau untuk kembali ke Neraka..." Teriak Joe sangat kencang


Aaarhhh Teriak Leiona


Crstinpin berhenti melayang dan dipeluk oleh Joe.


"Kau tidak apa syang" Ujar Joe


Crsitinpun sedikit sadar dan berkata


"Wanita itu, wanita itu" Ujarnya


Tiba tiba Rarapun sadar dri ilusi dari Iblis itu. Tiba tiba muncul lubang yang penuh dengan api terbuka tepat di belakang Rara. Sepasang tangan menarik kaki Rara kedalam lubang api tersebut hingga membuat dia terjatuh.


Joepun berlari menuju Rara dan melompat untuk meraih tangan Rara. Joe tidak dapat menari Rara Muncul banyak tangan di wajah Rara hingga tarikan itu membuat Rara tidak tertolong dan masuk ke dalam lubang tersebut. Lubang itupun kembali menutup bersamaan dengan masuknya Rara ke dalam lubang api tersebut.

__ADS_1


Selesai.


__ADS_2