Kalung Ter KutuK

Kalung Ter KutuK
Bab 22


__ADS_3

Setelah Rara tertidur maka Pria tua tersebut mempersiapkan segala sesuatu yang dia perlukan, Pagi harinya Pria tua itu pergi ke tempat pengembala kambing untuk membeli seekor kambing yang masih hidup. Pria tersebut juga tak luput membeli bahan bahan yang ingin dia beli dipasar.


Setelah beberapa jam di luar, diapun kembali kerumah untuk mempersiapkan apa yang dia perlukan, Setelah puluhan tahun mempelajari ilmu hitam, akhirnya dia mengeluarkan penjaga yang dia miliki, ada sekitar 20 makhluk jin yang hadir di ruangan yang sudah ditentukan Pria tersebut.


Kendaki demikian ke 20 makhluk itu tidaklah mampu melawan Iblis yang dia hadapi, karena Pria tersebut tidak mengetahui bahwa Iblis yang dia hadapi memiliki ribuan makhluk Roh jahat di dalam tubuhnya.


Dari siang hari hingga sore hari Pria tua itu terus membaca mantra untuk menguatkan penjagaan dirinya. Ke 20 Roh yang dia panggilpun berkumpul dan mengambil posisi untuk mempersiapkan diri.


Setelah seharian tertidur, tepat pukul 8 malam, Rara terbangun dari tidurnya dan melihat dirinya sudha berada di atas kasur yang dikelilingi oleh taburan garam. Rarapun sedikit terkejut dan bingung.


“Kau sudah bangun?” Tanya Pria tua itu di depan pintu Rara


“Apa yang kau lakukan kepadaku, jam berapa ini” Tanya Rara dengan mata yang masih mengantuk


“Aku memberikan sedikit obat tidur kepadamu, agar tubuhmu dapat mempersiapkan diri untuk melakukan pengusiran, segeralah mandi dan pakailah pakaian yang ada di meja itu” Ujar Pria tersebut

__ADS_1


“Pukul berapa ini” Tanya Rara


“Satu jam lagi kita akan memulai ritual kita” Jawab Pria tua tersebut


“Ha?” Ujar Rara terkejut


Rarapun pergi menuju toilet untuk membasuh tubuhnya, tanpa Rara ketahui satu sosok penjaga Pria tua tersebut, mengikuti Rara dari belakang. Roh penjaga milik Pria tua tersebut tidaklah mampu melawan Iblis yang menginginkan Jiwa Rara, tetapi mereka mampu menjaga Rara dari Roh Wanita tua dan Roh hitam yang mengganggu dan menyiksa Rara.


Setelah beberapa saat membrsihkan tubuh, Rarapun keluar dari toilet Rarapun menuju Pri tua yang sudha menunggunya di dalam sebuah ruangan yang sudah dipersiapkan sebelumnya.


“Untuk apa kambing ini Pak?” Tanya Rara


“Silahkan duduk “Pinta Pria tua tersebut


“Air dan minyak ini merupakan simbol Jiwa dan tubuh yang kamu miliki, Air ini melambangkan jiwa, sedangnkan minyak ini melambangkan tubuh, Celupkan kedua tanganmu kedalam masing masing cawan ini secara bergantian” Ujar Pria tua itu

__ADS_1


“Tepuk wajah kamu, dan diamkan sejenak” Pintanya lagi


Kemudian Pria tua itu membunyikan lonceng kecil yang sudah dia sediakan dalam sekali sentuh.


Ting…Ting…Ting… Suara Lonceng dengan dentuman yang lambat


Pria tua itupun mengambil sebuah golok yang tajam di bawah meja yang sudah dia siapkan sebelumnya, kemudian dia meletakkan golok itu diatas meja sesudah dia mengoleskan air dan minyak.


“Untuk apa golok ini Pak?” Tanya Rara


“Aku akan membacakan mantra, ketika kambing ini terlihat gelisah, potonglah kepalanya dan letakkan diatas bara api yang ada di tengah tengah meja ini” Ujar Pria tua tersebut


“Tetapi api ini sangatlah kecil” Ujar Rara


“Tujuan dari hal tersebut adalah memanggil Iblis yang menginginkan jiwamu Rara. Iblis itu akan muncul diatas meja ini” Ujar Pria tua tersebut

__ADS_1


“Kuatkan dirimu dan jangan takut, Bapak sudha mempersiapkan 20 penjaga untuk menjaga kita” Ujarnya lagi


“Tepat pukul 21 malam kita akan memulai ritual kita” Ujar Pria tua tersebut lagi


__ADS_2