
Hari mulai gelap Rarapun sampai di rumahnya. Tiba tiba Rehan menghubunginya memberikan kabar kalau dia sedang berada di luar kota dan kembali sekitar beberapa hari kedepan.
“Dah ya Yang, jaga kesehatan ya” Ujar Rehan sembari memberi kecupan online
“Iya Sayang, I love U” Jawab Rara tersenyum
Kemudian Rara keluar dari mobilnya dan masuk kedalam rumah. Diapun segera membaca buku yang dia dapatkan dari pria tua.
“Mengusir Roh Kegelapan” Ucap Rara membaca buku itu
Rarapun membaca buku tersebut dengan serius, tibalah dia pada halaman cara menyembelih dan hewan apa yang harus disembelih.
Rarapun terkejut membaca buku itu kemudian dia menoleh kearah Pufy. Diapun mengurungkan niatnya dan menutup buku tersebut dengan dilema.
Beberapa menit kemudian meja dapurnya berbunyi dengan sangat keras seperti ada yang memukulnya, diapun terkejut mendengarnya.
Bug bug bug bug *Bunyi pukulan meja dengan perlahan
Rarapun menghampiri dapurnya dengan sangat perlahan kemudian sedikit melirik kearah meja dapurnya. Dia melihat sosok makhluk wanita yang sangat besar berwarna merah sedang memukul mukul meja dapurnya.
Rara pun menahan teriak dengan detub jantung yang sangat kencang, dengan ketakutan yang dia rasakan Rarapun perlahan mundur untuk pergi meninggalkan dapur.
__ADS_1
Saat beberapa langkah, iblis tersebut menghentikkan ketukkannya. Hingga membuat Rara juga berhenti melangkah. Tanpa berfikir dia langsung menoleh kearah belakang dan berlari dengan kencang menuju kamarnya.
Beberapa menit kemudian langkahan kaki terdengar menuju kamar Rara
Bug Bug Bug Bug Bug *Pintu kamar di gedor
Rara menahan pintu tersebut dengan tubuhnya. Lama semakin lama suara ketukan itu semakin kuat dan kencang, hingga Rara berteriak.
“Aaaa tinggalkan aku sendiri” Teriaknya kemudian menangis histeris
Suara ketukan itupun berhenti, tiba tiba dari kolong pintu kamarnya terlihat bayangain hitam yang masuk, hingga membuatnya takut dan sedikit mundur. Bayangan hitam itupun melewati tubuh Rara.
Dengan detub jantung yang kencang dan tubuh yang gemetaran Rara terdiam di tempat dan tidak ingin menoleh kearah belakangnya.
Rarapun terkejut ketika melihat dua tangan mengerikan menyentuh kedua pundaknya.
Rara… Rara… Rara… *Bisik iblis itu kepada Rara
Iblis itupun menarik tanganya dari pundak Rara, dengan ketakutan yang luar biasa Rara memberanikan diri untuk menoleh kearah belakang dengan sedikit bergetar.
Tiba tiba iblis itu memasukkan tangannya ke dalam mulut Rara hingga seluruh tangan iblis itu masuk kedalam mulut Rara. Ukuran iblis tersebut dua kali lebih besar dari tubuh Rara.
__ADS_1
Haaa… *Suara iblis tersebut
Kau milikku *Lanjutnya berbisik
Kemudian iblis tersebut menarik tangannya dari dalam mulut Rara dengan cepat. Lalu Rara terbangun dari tidurnya, diapun segera menuju toilet untuk memuntahkan sesuatu.
Sesampainya ketoilet Rara dengan sulit mengeluarkan muntahnya, hingga seekor kumbang keluar dari mulutnya.
Uhok *Suara batuk Rara
Setelah melihat kumbang tersebut, Rara kemudian mual kembali dan memuntahkan segerombolan kumbang terbang dan ribuan ulat yang masih hidup, Rarapun terkejut melihat muntahnya hingga membuat dia mundur.
Wanita tua pemilik kalung tiba tiba muncul tepat berada di belakannya membawa sebuah tongkat dengan satu mata yang tercungkil akibat perbuatan Rara sebelumnya.
Ketika Rara menoleh kebelakang wanita tua itu menancapkan tongkatnya kearah mata Rara lalu memutar mutarnya hingga mengeluarkan darah yang sangat banyak.
“Aaaa” Teriak Rara kesakitan
Rarapun melihat mata wanita tua itu lalu mencongkelnya menggunakan tangan kanannya hingga membuat matanya keluar.
Rarapun mencabut tongkat yang menancap dimatanya kemudian membuangnya dan diapun terbangun dari tidurnya. Rara mengalami Mimpi di dalam mimpi.
__ADS_1
Dengan kelelahan Rara menuju toilet untuk membasuh wajahnya yang penuh dengan keringat.